Teaming PMPL SEA Play-Ins yang dilakukan oleh dua tim asal Vietnam yakni 4NIX dan ETP masih menjadi bahan obrolan para fans PUBG Mobile di seluruh Indonesia. Aksi kedua tim tersebut jelas merugikan peserta lainnya.

Hal itu kemudian membuahkan serangan siber dimana-mana khususnya ‘cyber-bullying’ para fans tim-tim Indonesia ke semua tim asal Vietnam, termasuk tim D`Xavier. D`Xavier merupakan tim juara PMPL Vietnam.

D`Xavier juga merupakan salah satu top tier team di Vietnam bahkan di scene kompetitif global yang tidak ada sangkut paut dengan kedua tim tersebut. Kapten mereka, Rabiz meminta para fans yang masih tersulut amarah untuk tidak menyerang timnya.



Diserang para fans Indonesia karena isu teaming PMPL SEA, D`Xavier Rabiz beri pembelaan

Teaming PMPL SEA
D`Xavier as 2022 PMPL SEA Championship Spring Champion | Kredit: RBJ Esports (Instagram)

Kedua tim yang terlibat aksi teaming PMPL SEA, yakni 4NIX dan ETP sudah dijatuhi sanksi oleh pihak PUBG Mobile Vietnam. Walau telah dijatuhi sanksi, para fans masih melakukan aksi ‘cyber-bullying’ di kanal sosial media tim-tim PUBGM Vietnam, salah satunya D`Xavier.

Kapten tim D`Xavier, Rabiz tidak pernah mendukung aksi ‘teaming’ di dalam PUBG Mobile dan turut mengecam aksi rekan senegaranya itu. Kepada PUBG Mobile Indonesia dirinya mengaku benar-benar kecewa atas kejadian (teaming) tersebut.

“Saya sangat menyayangkan tindakan tercela yang dilakukan oleh kedua tim Vietnam tersebut. Apapun alasannya, saya pribadi sangat mengecam tindakan teaming,” ucap Rabiz (diterjemahkan ke dalam versi Bahasa Indonesia).

Lebih jauh, ia pun sangat menyesalkan adanya tindakan yang kurang baik dari para fans Indonesia yang turut menyerang D`Xavier atas kejadian tersebut. Ia menegaskan jika timnya adalah tim yang jujur dan sportif.

“Banyak penggemar (Indonesia) yang meluapkan kekecewaan mereka dengan menyerang (akun sosial media) kami. Saya berharap mereka dapat bertindak lebih dewasa karena D`Xavier tidak terlibat dalam kasus ini,” sambungnya.

Kredit: PUBG Mobile Indonesia

Sebagai tim yang menjadi juara di liga domestik PMPL Vietnam, D`Xavier merupakan salah satu peserta PMPL SEA Finals bersama finalis lainnya. Ia berani menjamin timnya adalah tim yang mengedepankan fair-play di dalam setiap pertandingan.

“Saya pribadi berani menjamin, kalau D`Xavier adalah tim yang mengedepankan fair-play,” pungkasnya.

BACA JUGA : Bigetron RA gagal ke PMPL SEA, Starlest minta maaf ke publik