Dari teknik melepaskan energi terkutuk mengerikan dari penyihir Jujutsu cantik yang ditutup matanya, hingga geng motor Tokyo yang dipimpin oleh penjahat, jajaran anime terbaik 2021 berhasil membawa kita ke dunia yang tak terbayangkan.
Banyak dari fans yang tergila-gila dengan shonen anime supernatural “Jujutsu Kaisen” dan baru-baru ini menyukai adaptasi anime Arcane dari Riot Games. Terlepas dari itu semua, ada banyak anime favorit yang muncul sepanjang 2021.
Dari Musim Dingin 2020 hingga Musim Gugur 2021, ONE Esports mencoba memilah dan menyusun daftar anime terbaik 2021 versi beberapa penulis.
Jajaran anime terbaik 2021 versi ONE Esports
Horimiya

Bagi para penggemar anime romcom (romantic comedy), “Hori-san to Miyamura-kun” adalah salah satu anime terbaik tahun ini.
Anime ini mengisahkan dua siswa SMA, yaitu Kyoko Hori dan Izumi Miyamura atau “Horimiya”. Hori secara tidak sengaja mengetahui tentang rahasia Miyamura yang mengarah pada awal hubungan di antara keduanya.
Horimiya akan menghadirkan kisah romantis yang membuat hati penggemarnya berdebar, dengan awal yang manis dan kejenakaan mereka sebagai pasangan dalam menjalin hubungan.
Anime ini juga terbilang cukup ringan untuk ditonton dan sangat direkomendasikan bagi siapapun yang mencari serial komedi romantis dan slice-of-life terbaik.
Gaya seni CloverWorks yang luar biasa adalah faktor utama yang berhasil menghidupkan karakter manga Hero yang dicintai, mengukuhkan Horimiya sebagai salah satu anime terbaik sepanjang 2021.
Bahkan pasangan esports Tyson “TenZ” Ngo dan Kyedae Shymko tampak begitu menggemari anime Horimiya ini, hingga mereka menjadikannya sebagai profile picture di akun Twitter mereka masing-masing.
JoJo’s Bizarre Adventure: Stone Ocean

Apa yang akan Anda dapatkan ketika mencampur band rock cabul dengan kekuatan gaib? JoJo’s Bizarre Adventure alias “Petualangan Aneh JoJo”.
Dibuat oleh Hirohiko Araki, franchise JoJo adalah benteng lama dari manga dan anime yang mendorong batas-batas tentang apa artinya menjadi seorang pahlawan dan penjahat.
Meskipun ini bukan franchise yang paling mudah untuk diikuti, dengan hanya merilis delapan part serta konten berusia 30 tahun, JoJo’s Bizarre Adventure baru saja merilis Part 6: Stone Ocean, yang memperkenalkan protagonis wanita pertama mereka, Jolyne Cujoh.
Plot dari JoJo’s Bizarre Adventure: Stone Ocean ini berfokus pada perjalanan individu Jolyne untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah setelah ditipu hingga masuk penjara.
Selain itu, Anda juga akan mengetahui tentang seluk-beluk dinamika kekuatan JoJo dan penggunaan Stands, manifestasi visual dari jiwa seseorang.
Jika Anda mencari pengalaman JoJo klasik dari desain karakter keren dan adegan aksi yang memukau, JoJo’s Bizarre Adventure: Stone Ocean memamerkan semuanya tanpa pengetahuan yang membingungkan sebagai salah satu anime terbaik 2021.
- Overlord Season 4 dipastikan mengudara tahun depan
- Menimbang kemungkinan munculnya Jujutsu Kaisen Season 2
Tokyo Revengers

Hadir di Netflix baru-baru ini pada 28 Desember, Tokyo Revengers dari Ken Wakui tidak hanya menjadi salah satu manga terlaris 2021, tetapi juga memiliki adaptasi dari anime, stage, dan live action movie dari tahun yang sama.
Faktanya, adaptasi dari Tokyo Revengers live action movie ini sangat bagus, hingga mampu menduduki puncak charts sebagai film live action terlaris di Jepang pada 2021. Baik movie dan anime-nya mendapat pujian karena sepenuhnya mengadaptasinya dari manga mereka.
Premis dari Tokyo Revengers ini sangat sederhana, di mana kehidupan Takemichi Hanagaki tengah berada dipuncak setelah memiliki pacar, sebelum jatuh menjadi sosok biasa yang mudah untuk dilupakan pada hari di mana pacarnya itu meninggal dalam kecelakaan tragis.
Setelah itu, ia kemudian terbangun dan kembali ke masa lalu. Kembali ke masa SMA dan menjalani kehidupan nakalnya 12 tahun yang lalu.
“Revenge” dalam bahasa Jepang memiliki arti mengulang atau mencoba lagi dan itulah yang Hanagaki Takemichi kuasai dengan kemampuannya melakukan perjalanan waktu yang baru ia temukan karena ingin menyelamatkan nyawa pacarnya itu dari masa depan. Namun, tidak semuanya berjalan sesuai rencana.
Soundtrack asli Tokyo Revengers ini juga disusun oleh Hiroaki Tsutsumi, yang juga berkolaborasi dalam OST Jujutsu Kaisen. Kisah Tokyo Revengers yang menegangkan ini berpusat di sekitar subkultur Bōsōzoku pada 1990-an.
Jujutsu Kaisen
Berpusat pada budaya mainstream anime, Jujutsu Kaisen sukses menggemparkan dunia pada 2021. Anime ini sangat dicintai oleh penggemar di seluruh dunia, memulai debutnya berkolaborasi dengan Uniqlo hingga sebanyak dua kali di sepanjang tahun, dan akan segera meluncurkan game seluler barunya yang bernama “Jujutsu Kaisen: Phantom Parade”.
Meski season kedua anime Jujutsu Kaisen ini belum diumumkan, serial manga karya Gege Akutami ini baru saja menayangkan film terbarunya, Jujutsu Kaisen 0, pada Malam Natal di Jepang, yang sudah memecahkan rekor box office.
Jujutsu Kaisen memiliki latar belakang dunia yang gelap, di mana emosi negatif dari manusia menghasilkan “energi kutukan”. Ketika energi kutukan menumpuk, mereka berubah menjadi monster yang tak terlihat, yang pada akhirnya hanya akan merugikan umat manusia.
Di sinilah para penyihir masuk. Dilatih untuk memanipulasi energi kutukan dengan teknik unik, mereka berjuang untuk menghilangkan kutukan di dunia ini dan menyelamatkan umat manusia.
Diproduksi oleh MAPPA dan disutradarai oleh Sunghoo Park, adegan pertarungan di anime Jujutsu Kaisen ini, terutama ketika teknik tingkat tinggi Domain Expansion digunakan, secara visual sangat memukau dan dianimasikan dengan sangat baik.
Tentu saja, tidak ada anime yang bagus tanpa soundtrack-nya. Sebagai salah satu anime terbaik 2021, OST pengiringnya disusun oleh Hiroaki Tsutsumi, Yoshimasa Terui, dan Arisa Okehazama juga sangat dipuji dan layak untuk didengarkan banyak orang.
Arcane

League of Legends Arcane adalah sebuah mahakarya. Bahkan, seorang desainer game legendaris Hideo Kojima juga mengatakan demikian. Pencipta Metal Gear Solid itu mengatakan bahwa “Arcane adalah masa depan dari animasi dan CG”.
Menjadi salah satu anime terbaik 2021, jika bukan yang terbaik, Arcane membutuhkan waktu enam tahun dalam pembuatannya. Dibuat oleh Christian Linke dan Alex Yee, Arcane diproduksi oleh pengembang game Riot Games dan studio animasi Prancis, Fortiche.
Ketika memulai debutnya secara eksklusif di Netflix, Arcane menduduki puncak charts di lebih dari 30 negara, plus rating dari Rotten Tomatoes yang sangat tinggi.
Base on League of Legends sebagai salah satu game MOBA terbesar di dunia, cerita Arcane ini berpusat pada Jinx dan Vi di latar Piltover dan Zaun, dua kota yang ada di universe League of Legends Runterra. Mereka bergabung dengan champion League of Legends lainnya seperti Ekko, Heimerdinger, Viktor, Jayce, dan Caitlyn.
Sebuah cerita yang disuguhkan dengan baik melalui naskah yang ketat dan soundtrack bertabur bintang, serta voice acting keren dari beberapa nama kondang di Hollywood, Arcane bisa membuat penontonnya menangis, jengkel, hingga tertawa, tetapi yang terpenting adalah membuat Anda sangat peduli dengan para champion yang sudah begitu dikenal dan dicintai oleh para pemain League of Legends.