XERXIA berhasil mewujudkan impian mereka menuju babak Masters setelah mengalahkan Bleed eSports, pada babak final lower bracket Knockouts VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger (27/3).

Babak lower bracket final benar-benar sungguh krusial, mempertemukan dua raksasa terkuat VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger kali ini.
Bleed harus mengalami nasib kurang baik, setelah kalah dari tim Paper Rex di babak upper bracket final harus bisa berusaha lebih keras untuk melaju ke babak Masters.
XERXIA di sisi lain, berhasil menumbangkan semua lawan di lower bracket, dan siap membawa harga diri Negeri Gajah Putih di dada menuju Iceland.
- Jadwal Knockouts VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger dan hasil pertandingan
- Nice try BOOM Esports dan Persija Esports!
Lebih jauh, kali ini ONE Esports akan mengulas sedikit tentang pertandingan sengit yang terjadi di babak lower bracket final Knockouts VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger. Check this one out.
XERXIA vs Bleed eSports: Harga mati melangkah ke Reykjavik!
Kedua tim baik Bleed eSports juga XERXIA adalah tim yang secara garis besar, sama kuat di atas kertas. Bleed diperkuat oleh beberapa pemain Singapura-Swedia termasuk FPS Veteran, Jacob ‘pyth‘ Mourujarvi.
Sementara XERXIA merupakan tim yang berisikan para talenta muda terbaik Thailand, mulai dari foxz, sushiboys, sScary, Crws dan surf.
Memasuki map pertama yakni Ascent, kedua tim tampak mengawali pertandingan dengan sangat sengit. Balas-balasan skor pun menandakan bahwa lolos ke Masters adalah harga mati bagi mereka.
Hingga ke arah mid-game pun, skor masih sangat berselisih tipis diantara kedua tim ini. Walau sempat memimpin beberapa round, namun XERXIA tidak mau kalah dan segera menyusul.
Momentum pun hadir di round 23 dimana Bleed unggul 12-10 atas XERXIA. Walau deryeon sempat ditumbangkan, 4V5 bukan masalah bagi Bleed.
Terbukti, kemudian pemain-pemain XERXIA berhasil terculik dengan mudah oleh Bleed. Spike dipasang dan satu pemain terakhir yakni surf berhasil dilenyapkan. 13-10 untuk keunggulan bagi Bleed.
Beranjak dari map pertama, XERXIA harus balikkan keadaan. Boys out of Thailand ini pun berhasil memimpin awal pertandingan dengan baik, 2-0 tanpa balas.
Walau berusaha mengejar ketertinggalan, XERXIA tetap menguasai dan unggul menuju ke arah mid-game. Bleed pun terlihat kelabakan kali ini.
Tanpa berhasil memberi perlawanan yang berarti, Bleed benar-benar harus menyerahkan map ke dua kepada XERXIA. Keunggulan berimbang setelah kemenangan 13-4 berhasil mereka raih.
Map penentu tampaknya akan memberi hasil siapakah yang berhasil keluar dari ‘neraka’ yang sudah tercipta sedari awal.
Memulai map ketiga, persaingan sengit kedua tim kembali tersaji, kejar-kejaran skor pun tidak dapat terhindarkan lagi seperti pada map pertama.
Walau dalam beberapa round bleed berhasil memimpin keunggulan sementara, XERXIA tidak akan menyerah dengan mudahnya.
Memasuki arah mid-game, persaingan benar-benar semakin panas diantara kedua tim. Skor 8-7 sungguh menjadi bukti bahwa mereka tidak mau kalah dan harus lolos ke babak Masters.
Bahkan yang menjadi keunikan pada match ini adalah, hingga round 25, skor masih 12-12? OMG! That’s such an awesome outstanding effort from both teams.
Kedua tim ini benar-benar tidak mau kalah siapakah yang akan maju membawa harga diri regional APAC menuju VCT Masters Reykjavik!
Setelah melakukan timout pada round 24, round selanjutnya Bleed esports tampak berhasil menculik salah seorang pemain dari XERXIA namun ternyata semua itu hanya alat yang membawa kesialan bagi Bleed.
XERXIA pun kemudian berhasil dengan mudah mendulang frags demi frags, dan berhasil unggul satu poin dari lawannya.
Mendekati round penentuan, kedua tim pun mencoba bermain lebih secure dan berhati-hati. Akan tetapi, XERXIA terlebih dahulu berhasil menculik pemain dari Bleed.
Sang mega bintang, Pyth berhasil diamankan lalu pemain selanjutnya dari bleed juga berhasil ditumbangkan. 5V3 ini tentu berbahaya, kemenangan XERXIA sudah tersaji di depan mata.
Namun, hal itu ternyata tidak menumbangkan nyali dari bleed. Maxie berhasil menculik 3 pemain XERXIA sekaligus yang semakin meningkatkan tensi pertandingan.
2V2 di moment-moment akhir yang sangat krusial, Crws tersisa seorang diri dengan lenne. Momentum yang sudah dipegang berhasil dimanfaatkan demi kemenangan di depan mata. 14-12 XERXIA berhasil menang.

Kemenangan ini membawa XERXIA berhasil mengamankan slot menuju VCT Masters Reykjavik 2022 dan akan menghadapi tim Paper Rex di babak Final untuk menentukan siapa juara VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger,
BACA JUGA : Mari temui Persija Esports: Senior-senior FPS berkualitas tinggi!