Alter Ego saat ini tengah berusaha untuk membenahi divisi Valorant mereka usai kegagalan pada VCL ID Split 2.

Hasil yang diterima Alter Ego bisa dikatakan jauh dari harapan besar mereka melenggang ke Ascension di Bangkok, Thailand. Beberapa penggawa dilepas, mulai dari Nanda “Asteriskk” Rizana, Kevin “Eeyore” Gunawan, Delbert “DeLb” Tanoto hingga Adrian “AdrnKing” Setiawan memberi tanda perombakan besar di dalam tim.

Perubahan tersebut akhirnya menyisakan 2 penggawa di tubuh Alter Ego Valorant sekarang yakni Bryan “Kushh” Setiawan dan Fabian “Nakya” Simanjorang.

Alter Ego, AE Nakya, AE Kushh, VCT Challengers Indonesia Split 2, Valorant
Kredit: Valorant Esports Indonesia

Kabar gembira tentang perombakan Alter Ego Valorant akhirnya hadir. GM Alter Ego, Avian “WhyPhy” Luthfi memberi bocoran via akun Twitter-nya.

Lantas, akankah divisi Alter Ego Valorant bangkit dengan roster baru yang lebih berkualitas dan memiliki potensi besar?

BERITA PILIHAN REDAKSI
BOOM Esports rugi besar rombak roster, ada apa?
Team RRQ boyong pemain duelist anyar dari Jepang
Tampilan Valorant Mobile, fitur dan tanggal perilisan

Alter Ego Valorant rombak roster, rekrut bintang muda Malaysia dan Singapura?

Alter Ego, VCT Challengers Indonesia Split 2, VCT 2023, Valorant
Kredit: Valorant Esports Indonesia

Melalui akun Twitter/X miliknya, Avian memberikan petunjuk tentang roster baru Alter Ego Valorant yang akan bertanding di Predator League.

Predator League merupakan turnamen yang mempertemukan beberapa negara di Asia untuk meraih total hadiah uang tunai dan trofi juara.

Petunjuk yang diberikan oleh Avian adalah beberapa gambar bendera di mana terdapat 3 bendera negara Indonesia, 1 bendera Singapura dan 1 bendera Malaysia.

Sebelumnya, Alter Ego pernah memiliki pemain asal Malaysia yakni Ridwan “3nable” Hazi. Namun, belum dapat dipastikan jika pemain Malaysia itu adalah 3nable.

Sementara itu, banyak yang menduga pemain Singapura yang dimaksud Avian adalah Shah “ZesbeeW” Mochtar, mantan pemain Bigetron Arctic.


Namun yang menarik dari semua teori yang bermunculan, di balik dua bendera Malaysia dan Singapura yang disebutkan Avian adalah mantan bintang Kizuna Esports.

Dua mantan bintang Kizuna, Arsyad “Aduka” Sazali dan Henri “Flaring” Forichon menjadi 2 nama utama yang terkait dengan petunjuk tersebut.

Aduka dan Flaring memiliki pengalaman yang matang di scene kompetitif MY/SG di mana Aduka sempat memperkuat TODAK dan Flaring pernah membela Bleed sebelum akhirnya keduanya bermain di Kizuna Esports.

Avian sempat memberikan sedikit petunjuk jika pemain asal Singapura tersebut bermain Controller. Jika benar, itu kemungkinan besar Flaring.

Walau memang belum dapat dipastikan seperti apa roster baru Alter Ego Valorant, namun bila mereka bergabung pasti ini menjadi lineup AE terbaik.

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA : Ultimate agent Valorant Iso padukan ragam unsur game ternama!