Evil Geniuses baru saja mematahkan hati banyak orang terutama di wilayah Asia Tenggara saat mereka mengukuhkan diri sebagai juara dunia dengan mengangkat trofi Valorant Champions 2023 di Los Angeles berkat kemenangan 3-1 atas tim favorit Paper Rex.

Kesuksesan tersebut telah membuat tim wilayah North America (NA) tersebut mengepak koper berisikan hadiah uang sebesar US$1 juta atau sekitar Rp15,2 miliar rupiah.

Keberhasilan Evil Geniuses menumbangkan Paper Rex di partai puncak tidak hanya sekadar balas dendam karena sebelumnya mereka dikalahkan tim perwakilan Asia Tenggara tersebut di final upper bracket, namun terdapat cerita yang lebih besar lagi di balik itu semua tentang sebuah perjuangan menuju kejayaan.


Evil Geniuses tim ‘terburuk’ di North America!

Valorant_EvilGeniuses_potter_ONEEsports-1024x576
Kredit: ONE Esports

Bukan tanpa alasan Evil Geniuses mendapat predikat sebagai tim terburuk North America di VCT League. Tim ini selalu ada di bawah bayang-bayang skuad mengerikan seperti Cloud9, NRG dan 100 Thieves.

Bahkan saat tampil di musim reguler, Evil Geniuses pernah mencatatkan hasil memalukan ketika digunduli 13-0 oleh LOUD, yang menyudutkan pelatih wanita bernama Christine “Potter” Chi.

Di tengah-tengah periode suram, mau tidak mau perubahan harus dilakukan demi mengubah peruntungan dan manajemen tim mengambil pilihan untuk mengangkat pemain cadangan Max “Demon1” Mazanov ke roster utama menggantikan BcJ.


BERITA VALORANT PILIHAN
Pemain pro Valorant Daveeys meninggal dunia di usia 23
Kyedae berikan TenZ hadiah ulang tahun idaman lelaki pecinta anime
Aktor Batman Ben Affleck ungkap agent Valorant favoritnya

Akhirnya, angin segar mulai menghampiri Evil Geniuses setelah pekan keempat musim reguler, tim ini mencatatkan hasil positif bahkan menorehkan kemenangan beruntun termasuk salah satunya dengan menghabisi Sentinels.

Perubahan kekuatan tim tidak lepas dari performa top yang diperlihatkan Demon1 dengan permainan Jett yang menawan yang langsung digandrungi oleh fans.


Keajaiban adalah nyata bahkan untuk Evil Geniuses

Keajaiban, ya kata ini sangat dibutuhkan oleh Evil Geniuses yang mengakhiri babak reguler dengan rekor 4-5 untuk melangkah ke babak selanjutnya dan bersaing di Masters dan Champions.

Bagaimana tidak, nasib perjalanan mereka di kompetisi tergantung pada hasil pertandingan antara 100 Thieves dan MIBR. Andai MIBR menang, tim besutan Potter bakal lolos namun kans tersebut dirasa tipis mengingat 100T adalah tim favorit.

Tetapi apa yang terjadi kemudian, keajaiban itu justru benar-benar terjadi. MIBR sukses menumbangkan 100 Thieves sehingga Evil Geniuses memastikan diri melangkahkan kaki ke babak playoff.


PANDUAN BERMAIN VALORANT
Trik bermain map Valorant Sunset: Lokasi untuk memasang smoke di seluruh spot
Valorant map pool: Semua map di scene kompetitif
Deretan senjata Valorant terbaik, para pemula harus tahu!

NRG jadi rintangan pertama di babak playoff, sebuah tim yang pernah menguliti mereka 2-0 pada pertemuan sebelumnya.

Di atas kertas NRG lebih dijagokan untuk menang tetapi prediksi hanyalah prediksi karena Demon1 berhasil membawa timnya meraih kemenangan 2-1 untuk merangkai pertemuan dengan Cloud9. Tetapi tim terbaik kedua musim reguler ini juga dibuat tak berdaya. Kemenangan milik Evil Geniuses yang memastikan tiket ke Masters dan Champions.


Penampilan perdana di Valorant Masters

Setelah berhasil menumbangkan dua raksasa, Evil Geniuses langsung menatap Masters Tokyo yang merupakan Masters pertama mereka.

Peralihan status dari tim ‘anak bawang’ menjadi tim kuat terlihat jelas di turnamen besar ini dan pengukuhan Evil Geniuses sebagai tim favorit terjadi di laga pertama playoff melawan LOUD, tim Brasil yang pernah mempermalukan mereka dengan skor 13-0.

Di fase ini terjadi balas dendam. Mereka dengan jitu mengalahkan juara VCT America dengan skor 2-0, bahkan menang di Ascent yang diklaim sebagai map terkuat LOUD.

Di akhir turnamen Evil Geniuses memang gagal juara, namun langkah mereka sudah melebihi segala ekspektasi penggemar Valorant terutama mereka yang berada di Amerika Utara.


Evil Geniuses juara Valorant Champions 2023

EG Potter, Evil Geniuses, Valorant Champions 2023, Valorant
Kredit: Valorant Esports Indonesia

Dahulu Evil Geniuses dianggap underdog di Masters namun sekarang mereka melangkahkan kaki ke Valorant Champions 2023 dengan menyandang status sebagai salah satu tim favorit, bukan sekadar penggembira.

Valorant Champions adalah turnamen paling akbar Valorant dan tentu saja menjadi panggung yang sempurna bagi mereka untuk memberi bukti kemampuan dan memang itu yang mereka lakukan dengan menjadi juara.

Sebagai penyempurna, kesuksesan menjuarai Valorant Champions terjadi di Los Angeles yang merupakan kota markas mereka.

Keberhasilan Evil Geniuses di scene esports Valorant tahun ini benar-benar luar biasa, rasanya akan sulit bagi kita untuk menyaksikan perjalanan hebat sebuah tim yang pada awalnya dianggap lemah tak berdaya namun menjadi juara dunia di akhir cerita.


Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: Siapa pelatih wanita yang bawa Evil Geniuses juara Valorant Champions 2023?