Paper Rex berhasil keluar sebagai juara VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger usai mengalahkan tim XERXIA pada babak Grand Final, Minggu (27/3).
Tampil dalam best of 5 series, kedua tim benar-benar bersaing sengit demi membuktikan diri sebagai tim yang terbaik dalam turnamen akbar ini.
Walau sempat mencoba untuk menyamai kedudukan, akan tetapi sayangnya XERXIA harus mengakui keunggulan f0rsaken dkk.
- XERXIA meraih tiket menuju VCT Masters setelah tumbangkan Bleed eSports!
- Nice try BOOM Esports dan Persija Esports!
Lebih jauh, ONE Esports akan mengajak kalian semua untuk mengulas hasil pertandingan Grand Final VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger. Check this one out.
Paper Rex berhasil buktikan diri sebagai penguasa regional APAC
Paper Rex merupakan salah satu tim esports berbasis di Singapura yang terdiri atas pemain-pemain dari Indonesia, Malaysia dan Singapura.
Paper Rex berisikan pemain-pemain berbakat dalam scene FPS yang terlebih dahulu melejit dari game CS:GO. Di dalam tim ini juga ada salah seorang pemain Indonesia Jason “f0rsaken” Susanto yang merupakan adik dari Kevin “Xccurate” Susanto sang legenda FPS Indonesia.
Kiprah gemilang di scene kompetitif Valorant terlihat PRX ketika berhasil lolos ke babak VCT Championship Berlin. Dan kali ini, mereka harus buktikan bahwa mereka adalah penguasa regional APAC sejati.
Memasuki map pertama dalam best of 5 series, Paper Rex berhasil mengawali pertandingan dengan baik. Walau sempat unggul, XERXIA berhasil mengejar ketertinggalan.
Menuju mid-game ke arah late game, XERXIA tampak berusaha keras untuk bisa menyaingi PRX di game pertama ini. Keunggulan mindfreak dkk sangat mendominasi.
Lawan hanya berhasil mendapatkan 4 poin, Paper Rex semakin mendominasi dan berhasil menang dengan skor 13-4 di map Fracture.
Bangkit dari kegagalan sebelumnya, XERXIA mengawali map kedua dengan baik. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini PRX tampak kesulitan menghadapi lawannya itu.
Menuju ke arah mid-game, gap poin antara XERXIA dan PRX pun cukup jauh 7-2. Akan tetapi, dalam beberapa round PRX berhasil kejar ketinggalan hingga 7-5.
Tidak mau kalah kedua kalinya, XERXIA pun berhasil mengcounter berbagai skenario PRX. Keunggulan mereka pun membesar menjadi 10-5.
Di arah late game, PRX walau terlihat buntu sesekali masih mencoba untuk membalikkan situasi. Namun XERXIA, tetap berusaha agar menutup map kedua dengan cepat.
PRX pun masih berusaha mengumpulkan pundi-pundi poin mereka, permainan baik dari Benkai menambah kedudukan menjadi 7-12 dengan keunggulan untuk XERXIA.
Kekompakan yang dimiliki oleh para pemain PRX benar-benar bukti bahwa mereka tidak mau ditaklukkan dengan begitu mudah oleh XERXIA. Mereka terus mengejar ketertinggalan.
Jual beli serangan kedua tim tidak dapat terhindarkan, frags demi frags pun terjadi di arah kedudukan 12-8. Sscary tersisa dari XERXIA menghadapi dua penggawa PRX.
One tap action berhasil melumpuhkan seorang mindfreak, sScary pun berusaha memasang spike untuk memancing lawan keluar.
Menyisakan seorang f0rsaken, aksi defusing pun mencoba untuk dilakukan. Namun, sScary yang sudah mengintai pergerakannya berhasil mendapatkan kill dan mengamankan map kedua untuk XERXIA.

Berlanjut ke map ketiga, PRX kembali membuka game dengan keunggulan di awal pertandingan. Namun, bisa dibilang map ini menjadi malapetaka untuk XERXIA karena sampai ke arah mid-game mereka tertinggal 8-1.
XERXIA benar-benar dibuat tak berkutik, menuju ke arah late game walau tertinggal Boys out of Thailand berhasil mengumpulkan 4 point.
Mencoba menutup map ketiga kali ini, frags demi frags di akhir terjadi. Jual beli serangan tidak terhindarkan, Crws berhasil menghabisi mindfreak untuk memperbesar keunggulan menjadi 5-12.
Berbagai aksi planting yang dilakukan oleh XERXIA tampak cukup berhasil, namun PRX ditengah keunggulan berusaha memikirkan cara untuk menutup map ketiga kali ini.
Dan di ronde ke-19 pun, PRX berusaha bermain lebih agresif alhasil strategi tersebut ternyata berhasil. Tiga frags sekaligus berhasil diamankan dari XERXIA.
Aksi f0rsaken yang “mengamuk” pun membawa berkah bagi PRX yang berhasil menutup map ketiga kali ini dengan skor 13-6.
Memasuki map keempat, kali ini kedua tim sama-sama berusaha ‘step-up’ di awal. Walau saling menambah skor, baik XERXIA dan PRX terus mengejar satu sama lain.
Permainan pun kali ini berjalan sedikit dengan tempo lambat akibat kejar-kejaran skor yang terjadi. Namun, XERXIA perlahan berusaha memperbesar keunggulan mereka.
Unggul dengan kedudukan 11-9, XERXIA terlihat mencoba memberikan pressure demi pressure kepada PRX. Akan tetapi, PRX pun sebenarnya sudah bisa membaca pola permainan lawannya itu.
Berhasil tampil lebih dominan di map keempat kali ini, PRX pun tampaknya harus legowo menyerahkan poin kepada XERXIA. Kemenangan 13-11 membuat series berimbang 2-2 bagi masing-masing tim.
Map penentu kurang lebih sama seperti map keempat, awal pertandingan dimulai dengan aksi kejar-kejaran skor dari kedua tim.
Kendati bersaing sengit di awal pertandingan, namun PRX berhasil tampil lebih unggul menuju mid-game. 9-6 pun menjadi kedudukan sementara.
Pundi-pundi poin kedua tim pun terus bertambah setelahnya, walau sedikit kewalahan XERXIA terus berusaha mengimbangi permainan dari PRX.
Berhasil unggul lebih jauh, PRX pun sudah memegang kunci kemenangan mereka di babak Grand Final kali ini. Round 21 pun menjadi saksi, XERXIA harus mengakui bahwa lawannya lebih unggul kali ini.
Walau sang mega bintang, f0rsaken berhasil tertumbang di awal. Namun, para pasukan PRX dan XERXIA bersaing dengan sengitnya bertukar kill frags demi frags.
Sedikit blunder pun dilakukan oleh Boys out of Thailand, dan PRX berhasil memanfaatkan celah tersebut. Otomatis memastikan kemenangan dengan skor 13-8.

Kemenangan ini pun membuat Paper Rex melangkah ke VCT Masters Reykjavik bersama dengan XERXIA. Juga menjadi kali kedua mereka beraksi di panggung kompetitif internasional Valorant.
Selain tiket, masing masing tim juga mendapatkan uang tunai sebesar US$30 ribu untuk juara pertama dan US$20 ribu untuk juara kedua. Selamat kepada Paper Rex dan juga XERXIA.
BACA JUGA : Panduan bermain agent Valorant Neon: Serba cepat!