Dipersembahkan kepada Anda dalam kemitraan bersama Samsung
Windy Amalia Nabila Puteri atau yang kerap disapa Windy adalah salah satu talent caster yang kerap mengisi berbagai event PUBG Mobile baik di scene kompetitif nasional, dunia hingga ke turnamen komunitas.
Penampilannya yang imut dan rupawan menjadi salah satu yang kerap disukai oleh para penggemar PUBG Mobile di Indonesia. Terlebih, personanya yang selalu ramah, murah senyum dan diiringi kata “Luv Luv” membuat semua penggemar PUBG Mobile terpikat kepadanya.
- Alasan Bigetron RA tidak pakai Analyst, begini tanggapan Luxxy
- PUBG Mobile x Vierratale hadirkan lagu untuk Indonesia di PMPL SEA Fall 2022
Perjalanan kariernya sebagai caster kenamaan di ibu kota saat ini, bukanlah hal yang diraih sekejap mata dan dalam waktu singkat. Berbagai cerita menarik tersimpan di dalamnya, jatuh bangun, kelebihan dan kekurangan yang ia miliki sangat beragam.
Kendati demikian, ia tetaplah Windy yang selalu memikat hati para penggemar PUBG Mobile di Indonesia. Bagaimanakah perjalanan Windy dari awal meniti karier sebagai caster komunitas hingga menuju ke panggung impian di ibu kota? Check this out.
Cerita menarik di balik perjalanan karier Windy sebagai caster top PUBG Mobile: Pendidikan, Komunitas, PMCC dan persona sebagai caster ceria

Sejauh ini di scene kompetitif PUBG Mobile ada beberapa caster wanita ternama seperti Mutiara “DonnaVisca” Donna Visca, Jessica “Jelly” Azali, hingga Windy “Windy” Amalia Nabila Putri. Sebagai caster wanita, penampilan mereka tentu sangat dinantikan.
Dalam konten Bigetalk bersama JuniorJr, Windy mengungkapkan banyak hal seputar background dirinya mulai dari pendidikan, cerita di balik perjalanan sebagai caster dan lainnya.
Di samping kesibukannya sebagai caster, ia adalah seorang Sarjana dari bidang Ilmu Hukum. Ia mengaku jika sebenarnya ia tidak terlalu tertarik menekuni bidang tersebut. Ia lebih mencoba untuk mengikuti jejak sang ibu, di bidang ekonomi.

“Sejujurnya dulu saya mengambil kuliah di fakultas hukum bukan karena minat atau ingin menempuh studi di sana. Akan tetapi, saya melihat jika nantinya saya kuliah di sana akan mendapatkan gelar yang menarik, Windy Amalia Nabila Putri, S.H keren begitu,”
“Kalau harus mengungkapkan minat saya, mungkin di bidang asuransi karena ibu saya bekerja di bidang asuransi,” ucap Windy.
Ia kemudian berkuliah di Universitas Jenderal Soedirman. Sebelumnya, ia sempat tertarik untuk kuliah di sejumlah universitas ternama, salah satunya Institut Pertanian Bogor (IPB).
“Kebetulan, saya keterima di Unsoed (singkat) waktu itu. Selain Unsoed, saya juga berminat untuk kuliah di IPB. Tapi saya ditolak, tidak memenuhi syarat,”
“Saya sadar nilai akademik saya tidak terlalu menonjol,, saya mencoba beberapa bidang seperti Manajemen, bahkan Ekonomi Syariah, tetap tidak diterima, akhirnya ke Unsoed melalui program mandiri di akhir periode pendaftaran,” sambungnya.
Beruntung bagi Windy, ia menemukan jalan menuju kariernya di Unsoed. Ia mengaku dari sanalah ia lalu mendaftarkan diri dalam PUBG Mobile Caster Competition Hunt (PMCC 2020). Berawal dari pekerjaan sampingan di sebuah kafe, ia lalu aktif mengisi event di Purwakarta.
“Jadi caster, (berawal) dari Unsoed. Jika saya tidak berkuliah di sana mungkin saya tidak mendaftarkan diri ke PMCC. Dulu saya memang tidak berminat menjadi caster, akan tetapi ada seorang teman yang terlibat di EO di Purwakarta,”
“Saya ikut (mengisi event) di sana, saat itu saya tidak terlalu sibuk karena hanya mengerjakan skripsi saja. Saya sempat menjadi waitress dan kasir di cafe. Lalu saya ditawari ‘mau tidak nge-cast (di event) dan dari sana saya mendaftarkan diri ke PMCC,” ungkap Windy.
Sebagai caster, Windy ternyata begitu totalitas bermain PUBG Mobile. Selain PUBG Mobile, ia mengaku tidak bermain game lainnya, hanya sebatas game casual.
“Sebelum saya menjadi caster (PUBG Mobile), saya memang sudah terlebih dahulu bermain game (PUBG Mobile)-nya. Serius, selain PUBG Mobile saya hanya bermain game casual saja seperti cooking dash, dan cooking mama, gitu,” tuturnya.
Saat menjalani PMCC, Windy bersaing dengan Ilham “Odiedieu” Dani Zikrullah. Ia kagum dengan cara Odi nge-cast, akan tetapi ia tidak minder dan optimistis hingga akhirnya menjadi caster yang terpilih dari jalur PMCC.
“Odie itu orangnya rileks dengan pembawaannya dari radio, saya menganggapnya sebagai saingan. Tapi saya tetap optimistis, jika saya bisa menang. Dilihat dari caster hunt sebelumnya yang dimenangi oleh cowo, Ojan (El Dogee), Sanskuy,”
“Pasti yang ketiga bisa nih cewe, lalu saya melalui tahap demi tahap hingga level penjurian oleh Bro Pasta, Flo Wolfy dan Ci Jelly,” ucap Windy.
Saat ini, ia berusaha membangun persona positif sebagai caster yang periang dan ceria. Tak menampik fakta, ia memiliki kekurangan dari segi analisis namun ia tetap bekerja keras untuk membuat sesuatu yang cukup menonjol dan mungkin disukai banyak orang.

“Sejauh ini, saya mungkin masih memiliki kekurangan di detail ingame dan analisis. Untuk dari segi karakter, saya sudah cukup membangun citra sebagai caster yang ceria dan periang. Banyak orang seperti Sanskuy misalnya pantun, JuniorJr dengan roasting atau Ojan dengan pengetahuan ingame,”
“Saya berusaha untuk membedakan diri dan belajar untuk bisa menonjolkan karakteristik yang membuat saya memiliki ciri khas yang menonjol diingat oleh para penggemar,” pungkasnya.
BACA JUGA : RESMI: Jayden berpisah dengan AURA Esports