Kejutan besar terjadi di Grup B pada ajang M3 World Championship, di mana ONIC Esports yang begitu diunggulkan justru harus puas finis di dasar klasemen. Di sisi lain, pelatih Mars tahu apa faktor penyebabnya.

Pada pertandingan pertama Grup B M3, ONIC Esports berhasil meraih kemenangan dramatis atas saudara jauhnya, ONIC PH. Kemenangan tersebut menumbuhkan harapan besar bahwa mereka akan menjadi juara grup.

Namun, faktanya berbicara sebaliknya. ONIC Esports secara mengejutkan berhasil dikalahkan oleh Vivo Keyd dan Todak di dua pertandingan berikutnya.

Hal ini membuat mereka harus puas menjadi penghuni dasar klasemen dan tampil di lower bracket playoff M3. Mereka pun akan berjumpa dengan Team SMG di pertandingan pertama playoff.

Mobile Legends, Bracket Playoff M3 World CHampionship
Kredit: Youtube/Mobile Legends: Bang Bang Official


Tak ada lagi BO1, Mars yakin ONIC Esports bangkit di lower bracket M3

ONIC Esports, M3 World Championship, Mobile Legends
Sumber: Muhammad Thalhah/ONE Esports

Dalam wawancara eksklusif ONE Esports dengan Mars, kami mencoba untuk mencari tahu apa sebenarnya yang menjadi permasalahan bagi ONIC Esports di Grup B M3. Mars pun mengungkapkan beberapa faktor yang menjadi penyebabnya.

Salah satu hal yang paling dipercaya Mars menjadi kesulitan bagi ONIC Esports adalah karena pertandingan di fase grup dimainkan dengan format BO1. Meski memiliki kualitas besar, tetapi pada dasarnya ONIC Esports adalah tim yang adaptif atau harus menyesuaikan diri terlebih dahulu dengan kekuatan tim lawan.

Dengan bermain BO1, artinya setiap tim tidak boleh melakukan kesalahan untuk membuka peluang sebesar mungkin meraih kemenangan. Mars pun mengakui bahwa dirinya dan para pemain ONIC Esports telah melakukan kesalahan hingga membuat mereka takluk.

ONIC Esports, M3
Kredit: Moonton

Kini di lower bracket M3 yang akan dimainkan dengan format BO3 dan BO5, Mars percaya diri ONIC Esports akan bangkit dan bermain lebih baik lagi ketimbang di fase grup. Ia pun menuturkan bahwa target tim sejauh ini tetap sama, yaitu meraih gelar juara.

“Soal percaya bisa bangkit (di lower bracket), tentu saja kami percaya. Kami datang ke sini juga untuk berjuang, bukan karena turun ke lower bracket dan langsung pulang. Walaupun kami tidak memperkirakan masuk lower bracket, kami akan tetap berjuang karena target kami tetap menjadi juara,” ucap Mars.

“Di lower bracket kami sangat yakin karena pertandingan sudah BO3 dan BO5. Tidak ada lagi BO1 yang menurut saya itu menjadi kelemahan kami. Dengan kata lain kini telah berkurang hambatan kami dan percaya bisa lebih lancar, meski di lower bracket,” tuturnya.

Menarik untuk dinantikan seperti apa performa ONIC Esports di lower bracket M3 yang baru akan dimulai pada Sabtu (11/12/2021). Kita tentu berharap segala yang terbaik bagi Tim Landak untuk bisa menunjukkan performa terbaiknya dan mengharumkan nama bangsa.

BACA JUGA: Jadwal M3 World Championship, prize pool, pembagian grup, hasil pertandingan