Jungler ECHO, Karl “KarlTzy” Gabriel Nepomuceno saat ini menjadi salah satu pemain MLBB terbaik di scene dunia, tak hanya di Filipina. Ia berhasil membawa timnya, menjadi juara M4 World Championship dan terkini, MPL PH S11.

Perjalanan karier seorang KarlTzy atau yang kerap disapa “KarlTusok” cukup berliku. Mantan juara M2 World Championship itu harus melalui proses panjang sampai akhirnya, ia berhasil membawa The Orcas menuju puncak kejayaan.

Bersama KarlTzy, bintang-bintang muda ECHO seperti Yawi, SanFord, Sanji, hingga BennyQt sukses dibina dengan baik. Tak heran, The Orcas melampaui kekuatan seluruh tim-tim yang ada di Filipina bahkan dunia.

ECHO, MPL PH S11, MPL PH, MLBB, Mobile Legends
Screenshot by Cristian WS/ONE Esports

Sukses menjadi juara MPL PH dua kali berturut-turut, S6 dan S11 serta menjadi juara M2 dan M4 ternyata KarlTzy punya pandangan unik terhadap dua kompetisi tersebut. Seperti apa? Simak jawaban KarlTusok berikut ini.


Lebih susah menjadi juara MPL dibanding juara dunia bagi KarlTzy

ECHO, MPL PH S11, MPL PH, MLBB, Mobile Legends
Kredit: MPL Philippines

Perjalanan menuju gelar juara MPL PH S11 bagi ECHO tidaklah mudah. Sempat dijegal oleh RSG Slate PH, ECHO berhasil memulangkan sang juara regular season, BREN Esports dan akhirnya membalaskan dendam kepada The Raiders.

Memasuki grand final, ECHO mengulang nostalgia bersama Blacklist International, rival yang berhasil mereka tundukkan di M4 World Championship. Pada babak grand final, ECHO pun berhasil menumbangkan The Agents dengan skor 4-0.



Usai pertandingan, KarlTzy mengungkapkan perbedaan menjadi juara di MPL dibandingkan dengan menjadi juara di kompetisi dunia, M-Series. Bagi Karl, lebih sulit menjadi juara MPL (lokal) karena lawannya lebih kuat.

“Ya (lebih susah menjadi juara MPL dibandingkan menjadi juara dunia),” ucap KarlTzy dalam interview dilansir dari Tiebreaker Times.

KarlTzy

“Mungkin karena, lawan-lawan kami di sini lebih kuat. Misalnya RSG mereka itu sangat kuat. Kalau dibandingkan di M4, misalnya lawan tim Indonesia, (kami bisa menang) 3-1 seperti itu. Mereka pun bermain tak sampai game ke-5 maka (di MPL) itu adalah pertarungan yang sesungguhnya.”

Ia pun menyampaikan rasa senangnya bisa membawa ECHO merengkuh gelar MPL untuk pertama kali di season ke-11 khususnya bersama rekan-rekannya.

KarlTzy, ECHO KarlTzy, ECHO, MPL PH S11, MLBB, Mobile Legends
Kredit: MPL Philippines

“Pasti senang (bisa juara MPL kembali), karena ini adalah impian mereka (tim) juga. Jadi ini adalah sesuatu yang menyenangkan,” pungkas dia.

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA : Jadwal MSC 2023, format, hasil pertandingan dan cara menonton