Pelatih Geek Fam Erpang secara lugas mengakui jika hero MLBB Hilda menjadi masalah bagi pasukannya di Grand Final MPL ID Season 12 yang dimenangkan oleh ONIC Esports dengan skor 4-2, Minggu (15/10) malam WIB.
ONIC sukses merebut tiga game pertama sebelum Geek membalas dua game untuk menunda kemenangan si Landak. Di game keenam ONIC memutuskan memberikan hero Hilda untuk digunakan oleh Kiboy.
Keputusan ini terbukti jitu karena dengan kekuatan Hilda, ONIC berhasil mendominasi Land of Dawn untuk memastikan kemenangan dan gelar juara MPL ketiga secara beruntun.
Hilda dipick jadi penentu kemenangan ONIC

Setelah pertandingan, secara eksklusif kepada ONE Esports pelatih Erpang menyebut Hilda Kiboy menjadi masalah bagi timnya.
“Apakah Hilda jadi masalah? Ya, masalah. Kami sebenarnya dapat menebak pick tersebut. Saya pikir kami bisa menanganinya tetapi di draft-nya susah, jadi nice try,” kata Erpang.
| BERITA TERKAIT |
| Setelah MSC 2023, ONIC Kiboy jadi MVP Finals MPL ID S12 |
| ONIC Esports juara MPL ID S12, three-peat champions pertama dalam sejarah |
Erpang juga menjelaskan alasan pasukan Geek Fam punya mental kuat meskipun dalam posisi tertinggal.
“Kita main nothing to lose. Tim ini terbiasa tertinggal terlebih dahulu. Kemarin di BO5 kami pun sempat tertinggal 2-0,” terangnya.
“Pada posisi ini tidak ada tekanan sama sekali, ketika posisi 3-2 pun kami tetap santai, tidak mau menganggap tekanan berlebihan. Semua game diperlakukan sama.”
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Daftar juara MPL Indonesia: Inilah para penguasa Land of Dawn