Pelatih Team Spirit, Coach Vren, mengungkapkan beberapa hal yang menjadi faktor timnya takluk di tangan Selangor Red Giants (SRG). Pada dasarnya, kekalahan wakil EECA ini bukan disebabkan oleh permainan SRG yang luar biasa.
Team Spirit harus menyudahi langkah mereka di semifinal lower bracket M6 usai takluk dengan skor 0-3 dari SRG di Axiata Arena Kuala Lumpur, Malaysia, pada Sabtu (14/12). Dari tiga game yang tersaji, bisa dikatakan KidBomba dkk tidak dapat berbuat banyak untuk memberikan perlawanan kepada wakil tuan rumah.

Tak hanya dengan melihat skor telak yang tercipta, di setiap game terlihat jelas bahwa SRG selalu mampu tampil luar biasa dan sukses menghadirkan kesulitan berarti bagi Team Spirit untuk mengembangkan permainan. Semua player SRG seakan sudah tahu bagaimana cara menghentikan permainan lawannya, hingga mereka bisa dibilang cukup mulus untuk meraih kemenangan telak.
Hasil ini juga membuat Sekys dkk tak diragukan lagi sebagai tim yang paling layak untuk melaju ke final lower bracket M6. Di fase tersebut, SRG akan berjumpa dengan Team Liquid ID untuk memastikan tiket terakhir ke grand final M6 menghadapi Fnatic ONIC PH.
Meski demikian, anggapan bahwa SRG tampil luar biasa tersebut ternyata ditepis oleh Coach Vren. Dirinya tidak menyebut wakil Malaysia tersebut tampil luar biasa, tetapi Team Spirit lah yang bermain dengan sangat buruk.

“Kami bermain dengan sangat buruk dari satu game ke game lainnya dan saya pikir ini bukan tentang bagaimana cara SRG bermain menghadapi kami, tetapi kami yang tidak bisa menunjukkan permainan terbaik,” ucap Coach Vren setelah pertandingan.
“Saya pikir kami memiliki segalanya (untuk menang), tetapi hari ini kami sendiri yang merusaknya. Ini bukan permainan (terbaik) kami dan tidak ada yang spesial dari tim lainnya (SRG),” tuturnya.
| BERITA M6 LAINNYA |
| Timeline MLBB Esports 2025 terungkap, M7 digelar 2026! |
| RRQ gugur M6, Skylar sedih bahagia |
| Warlord: Di Indonesia, rata-rata kalau sudah jago gak bisa dikasih tahu lagi |
Coach Vren sebut Team Spirit dan semua di top 4 punya peluang sama jadi juara M6

Mungkin, kekalahan yang diterima Team Spirit hingga membuat mereka harus puas finis di peringkat ke-4 M6 ini disebabkan karena mereka harus berjumpa dengan SRG. Selain karena faktor tim tuan rumah, tetapi sang lawan memang tengah menjadi salah satu tim yang sangat dipandang di scene kompetitif MLBB dunia.
Hal ini bukan sesuatu yang dibesar-besarkan. Di sepanjang 2024, SRG sukses menjuarai semua turnamen resmi yang mereka ikut, mulai dari MPL MY S13, MSC 2024, dan MPL MY S14 yang membuat mereka kini berada di Golden Road dan berpeluang menjadi tim pertama yang mampu menyapubersih semua gelar sepanjang tahun di M6.

Ketika ditanya soal siapa lawan di top 4 M6 yang ingin dihadapi untuk bisa membuat Team Spirit melaju ke final upper bracket, Coach Vren mengaku bahwa semua tim di fase ini sama kuat dan idak ada yang dianggap lebih lemah.
“Semua tim di empat besar sama kuat dan semuanya punya kans yang sama untuk juara. Tetapi hari ini bukan harinya kami,” ucap Coach Vren.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal M6 World Championship, format, hasil dan cara menonton