Mid laner Team Vamos, Warlord, mengungkapkan apa perbedaan berkarier atau bermain di MPL MY dibanding MPL ID. Pasalnya sebagai player Indonesia, pemain bernama lengkap Rizky Agustian itu memiliki prestasi yang lebih baik ketika bermain di Negeri Jiran.
Warlord bukanlah nama baru di scene esports MLBB. Dirinya sudah bermain di MPL ID sejak Season 5 bersama Bigetron Alpha. Setelah itu, dirinya bergabung dengan RRQ Sena dan cukup kesulitan untuk bisa menembus roster Hoshi.

Jelang Season 11 dimulai, Warlord memutuskan untuk hengkang ke MPL MY dan bergabung dengan HomeBois. Sempat gagal juara di musim pertama, tetapi dirinya mampu menjadi yang terbaik di MPL MY S12 dan mengantarkan tim lolos ke M5 World Championship.
Sempat kembali ke MPL ID jelang Season 13 bersama EVOS Glory, lagi-lagi Warlord gagal bersinar dan kembali memutuskan hengkang ke Malaysia bersama Team Vamos di MPL MY S14 yang berisikan beberapa rekan setimnya di HomeBois dan sukses menjadi runner-up dan tampil di M6.
| BERITA M6 LAINNYA |
| Warlord: M6 dan M5 serupa tapi tak sama |
| RRQ Hoshi kalah lagi dari TLID, tidak berkembang sejak MPL ID S14? |
| Sebesar apa peluang All Indonesian Finals di M6? Ini kata Khezcute |
Terlahir untuk MPL MY, Warlord ungkap alasan utamanya

Perjalanan karier Warlord ini seakan menunjukkan bahwa sang pemain memang “terlahir untuk MPL MY”. Anggapan ini pun sempat dilontarkan ONE Esports kepada sang pemain setelah pertandingan menghadapi Team Spirit, di mana langkah Team Vamos terhenti di knockout stage M6.
Kepada ONE Esports, Warlord mengungkapkan beberapa faktor yang membuat dirinya dianggap “terlahir untuk MPL MY” dan bisa bersinar bersama HomeBois dan Team Vamos. Faktor utamanya adalah rekan setim yang tidak jauh berbeda di dua tim tersebut, dan ia sangat nyaman bersama mereka.

“Mungkin karena saya lebih suka dengan trio mid di tim ini bersama Xorn dan Chibi. Selain itu orang-orang di sini lebih enak untuk diajak ngomong dan ketika mereka dikasih tahu, hanya ada sedikit yang keras kepala,” ucap Warlord kepada ONE Esports.
“Soalnya di Indonesia, kalau sudah merasa jago (rata-rata) tidak akan bisa dikasih tahu lagi,” tuturnya.
Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan Warlord bersinar di MPL MY lebih disebabkan oleh faktor kenyamanan bermain bersama rekan satu tim. Hal ini yang mungkin belum pernah didapat sang pemain selama berkarier di Indonesia.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal M6 World Championship, format, hasil dan cara menonton