Shroud membeberkan alasan dan misi besar bersama Sentinels, tim tier 1 Valorant Amerika Utara (NA) yang dijuluki ‘The Kings of NA Valorant’.
Michael “Shroud” Grzesiek adalah sosok legenda hidup FPS yang telah mengumumkan comeback besar ke scene kompetitif Valorant pada Sabtu (9/7) waktu setempat. Ia diketahui sudah hampir 4 tahun tidak kembali ke scene kompetitif usai menuntaskan pengabdiannya bersama Cloud9.
Usai ‘gantung mouse’ atau mengumumkan pensiun dari scene kompetitif, Shroud mengisi kekosongan waktu yang ia miliki dengan menjadi seorang streamer. Kontennya pun beragam, namun yang paling mencolok adalah Player Unknown’s Battleground (PUBG). Namun, ia juga masih mau menyentuh CSGO sesekali walau tidak terlalu.
- Shroud gabung Sentinels, comeback is real!
- Jadwal VCT Masters Stage 2: Kopenhagen, hasil, klasemen dan cara menonton
Kedatangan kembali seorang Shroud ke scene kompetitif Valorant tentu menjadi salah satu berita hangat yang kini tengah menyelimuti scene kompetitif NA. Benar, memang selama ini sang streamer juga telah mengenal Valorant, bahkan memainkannya beberapa kali. Akan tetapi, siapa yang sangka ini adalah satu momentum penting, ‘The King is Back!’.
Di dalam tim Sentinels, ada sosok Shahzeb “ShahZaM” Khan yang merupakan kolega lama Shroud sejak keduanya masih bergelut di scene kompetitif CSGO. Besar kemungkinan, ShahZaM-lah yang kemudian meyakinkan Shroud untuk bisa kembali.

Lantas, apa yang menjadi misi besar dan alasan comeback Shroud sang legenda hidup? Akankah nantinya Sentinels dapat kembalii merebut popularitas mereka sebagai ‘The King of NA’? Simak ulasan khusus dari ONE Esports berikut ini.
Tantangan baru dan rindu berkompetisi, inilah alasan dan misi besar Shroud comeback bersama Sentinels
Usai resmi diumumkan bergabung, Shroud melakukan sebuah interview singkat bersama tim Sentinels dan di sana ia membeberkan alasan dan misi besarnya comeback bersama ‘the Kings of NA’ menuju Valorant Champions LCQ (Last Chance Qualifier), 2022.
Sang legenda hidup berusia 28 tahun tersebut mengungkapkan jika alasan ia bergabung bersama tim Sentinels adalah karena terpacu dengan momentum yang ada. Terpacu dapat diartikan sebagai sebuah momen dimana Shroud merasa ‘terpanggil’ untuk kembali.
“Alasan saya ingin kembali berkompetisi, dan memilih Sentinels adalah karena saya rindu untuk kembali berkompetisi. Valorant adalah sesuatu yang benar-benar baru bagi saya, dan saya ingin melihat apakah nantinya saya bisa terbiasa dengan semua pembaharuan ini atau kembali menjadi seorang streamer seperti yang telah kalian ketahui,” ujarnya.

Lebih jauh, Shroud juga mengungkapkan jika Sentinels mengingatkan dirinya akan timnya Cloud9 pada masa jaya sebelum dirinya memutuskan untuk pensiun. Kita tahu, sebelum pensiun, Shroud masih bisa meraih posisi runner-up ESL ONE Cologne 2017 bersama beberapa pemain ternama seperti Jordan “n0thing” Gilbert, Tyler “Skadoodle” Latham, Jacky “Stewie2K” Yip dan Timothy “autimatic” Ta.
“Mereka (Sentinels) cukup mengingatkan saya akan tim Counter-Strike saya dulunya. Gaya permainan dan pembawaan IGL di dalam tim, serta semua keseluruhan permainan mereka benar-benar mengingatkan saya bagaimana tim itu (Cloud9) dulunya,”
“Intinya semua kepribadian mereka di dalam tim benar-benar mempengaruhi saya bahwa hal tersebut sama persis dengan apa yang saya miliki dulu,” sambungnya.
Seolah ingin memecah keraguan para penggemar terkait apakah ia comeback hanya untuk sensasi sesaat atau benar-benar rindu ingin juara, Ia pun menegaskan bagaimana ia akan kembali memulai dari 0 serta mengungkap misi besar bersama Sentinels nantinya.
“Saya kembali bukan hanya dalam rangka menuju LCQ semata. Saya akan benar-benar berlatih bersama dengan tim kedepannya, saya akan benar-benar fokus bermain Valorant dan akan memfokuskan diri ke sana dan tidak menyentuh hal-hal lainnya,”
“Goal besar saya melalui momentum comeback ini adalah, saya akan lakukan yang terbaik. Saya tidak akan mengecewakan kalian semua para penggemar saya, para penggemar Sentinels juga pastinya, ini adalah janji saya untuk memberikan yang terbaik,” ungkap sang bintang.
Shroud nantinya akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh SicK yakni Controller dalam semua map. Namun tidak menutup kemungkinan ia juga dapat bermain sesuai dengan role yang memang benar dibutuhkan oleh tim pada map tertentu.

Mantan bintang CS:GO tersebut mengungkapkan misi besarnya adalah memenangkan VCT NA LCQ nantinya tapi misi pribadinya adalah bermain baik dan ingin memberikan permainan terbaik untuk penggemar Sentinels dalam panggung besar.
“Saya tidak mau tergesa-gesa dengan semua impian ini, saya berpikir biar saja nanti proses yang akan membuktikan jika beberapa pertandingan yang akan saya ikuti nantinya menjadi saksi penting karier yang tengah saya mulai kembali ini. Saya pastikan, saya akan merebut gelar juara pada saat LCQ nantinya,” pungkasnya.
Susunan lineup Sentinels menuju LCQ adalah sebagai berikut:
1. Shahzeeb “ShahZaM” Khan (IGL)
2. Michael “dapr” Gullino
3. Tyson “TenZ” Ngo
4. Eric “Kanpeki” Xu
5. Michael “Shroud” Grzesiek
6. Hunter “SicK” Mims (inactive)
7. Shane “Rawkus” Flaherty (Pelatih)
BACA JUGA : F0rsakeN ungkap kelemahan tim-tim Valorant di Indonesia