Persija Esports berhasil taklukkan para penggawa kebangsaan Australia, Bonkers dalam laga penentu Grup B VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger Group Stage, Minggu (20/3).
Kabar gembira kembali hadir untuk para penggemar scene kompetitif Valorant Indonesia. Kali ini, tim kebanggaan kita semua berhasil menyusul langkah BOOM Esports menuju babak Knockouts.
Walau harus berjuang melewati banyak momen-momen krusial dan dramatis, akhirnya Persija Esports berhasil taklukkan segala rintangan dan dampingi Paper Rex sebagai wakil dari Grup B.
- Jadwal VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger Group Stage, hasil dan klasemen pertandingan
- BOOM Esports tumpas habis Grup A dan melaju ke Knockouts VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger
Lebih jauh, ONE Esports akan membahas perjalanan dari Persija Esports dalam VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger. Yuk kita simak selengkapnya.
Pasang surut perjalanan Persija Esports menuju babak Knockouts VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger
Sebagai salah satu tim yang diunggulkan, Persija Esports berisikan para veteran-veteran di dalam dunia FPS mulai dari mantan penggawa BOOM Esports, Bigetron Astro hingga XCN Esports.
Tim yang berisikan nama-nama seperti Asteriskk, Eeyore, famouz, Flynchh, dan juga Roseaufy merupakan pesohor Indonesia dalam dunia FPS mulai dari jaman CS:GO.
Keberhasilan mereka di bawah nama “Boy With Love” pada kualifikasi regional VCT Indonesia Challenger beberapa waktu yang lalu membuat mereka diakuisisi oleh Persija Esports.
Memulai perjalanan pada Group Stage, Persija berada pada Grup B yang berisikan Paper Rex, Bonkers dan juga Fancy United Esports. Dibanding mereka, Paper Rex memang lebih diunggulkan banyak pihak.
Namun sebagai tim yang harus membela nama negara dan juga harapan besar mereka menembus VCT Masters Reykjavik, Persija tidak boleh terintimidasi.
Melalui match pertama dengan baik, Persija menang atas Bonkers dengan skor 2-1. Pada Map Haven mereka harus takluk dengan skor 13-7, namun di map berikutnya mereka menang mudah 13-3 di Breeze dan 13-2 di Bind.
Namun, perjalanan tidak begitu mulus ketika mereka bertemu sang penantang berat yakni Paper Rex. Walau berhasil memberi perlawanan, tetap saja mereka harus menyerah di hadapan f0rsakeN dkk.
Tampil memainkan seluruh map, mereka takluk di Fracture dengan skor 10-13 namun berhasil membalas di Breeze dengan skor 14-12. Sayang mereka tetap harus akui keunggulan Paper Rex, takluk di map Icebox 5-13.
Pada babak penentuan, Persija kembali dipertemukan dengan Bonkers. Tampaknya, para penggawa kebanggaan Indonesia ini sudah berjodoh dengan rekan-rekan jauh dari negeri Kangguru tersebut.
Seolah mengalami dejavu pada pertemuan pertama, di map pertama mereka terlihat kesulitan menghadapi Bonkers. Persija kemudian takluk dengan skor 17-15 di Bind.
Beranjak dari kekalahan di map pertama, Persija dan Bonkers kembali menyuguhkan match yang sengit. Overtime demi overtime pun harus jadi penentu, namun mereka unggul 15-13 atas Bonkers di map kedua yakni Fracture.
Memasuki map terakhir, baik Persija maupun Bonkers tampaknya sangat-sangat berambisi untuk bisa melenggang ke Knockouts.
Akan tetapi, kunci kemenangan yang sudah dimiliki oleh Persija membuat mereka mampu membalikkan situasi sulit di map ketiga dan berhasil menang atas Bonkers di map Haven dengan skor yang sama 15-13.
Dengan hasil baik ini, Persija pun resmi dampingi Paper Rex sebagai perwakilan Grup B. Dan juga, mereka berhasil menyusul BOOM Esports ke babak Knockouts nantinya.
Wah, semakin seru dan semakin panas ya teman-teman. Kini hanya tersisa ONIC G yang harus memastikan langkah menuju babak Knockouts sebagai perwakilan dari Indonesia.
Apakah nantinya, para pasukan Landak Kuning berhasil mengikuti keberhasilan sang Serigala dan juga The Jak? Kita tunggu saja! Dukung terus #INDOPRIDE berjaya.
Ikuti terus ONE Esports di Instagram untuk berbagai berita, perkembangan turnamen, highlight, tips&trick dan berbagai konten Valorant menarik lainnya.
BACA JUGA : Mari temui Persija Esports: Senior-senior FPS berkualitas tinggi!