ONIC Esports mencetak sejarah baru! Pasukan Landak Kuning yang berisikan Severine, MONYET, Shiro, Lmemore dan NcSlasher benar-benar tak tergoyahkan selama VCT ID Stage 2 knockouts.

Dominasi mereka bahkan sudah terlihat sejak babak Group Stage, kini mereka telah menebus kesalahan mereka di VCT ID Stage 1. Pahitnya kekalahan di VCT APAC Stage 1 membuat mereka kini bangkit dan menunjukkan kekuatan mereka yang sesunggguhnya.

Berhasil mengamankan upper bracket, mereka berhasil menumpas sang kuda hitam Bigetron Arctic, dan terkini Alter Ego Esports. Walau sebenarnya tim ONIC G cukup mengantisipasi adanya ‘#tryeffect‘ dari Alter Ego akan tetapi semua itu berhasil ditumpas saja dengan mudah.

BTR Arctic
Bigetron Arctic Valorant Team | Kredit: Bigetron Esports


Akan tetapi perjalanan itu bukanlah satu langkah yang mudah ditempuh oleh Severine dkk, tak jarang di beberapa pertandingan kekuatan lawan hampir menjegal langkah mereka untuk menuju APAC dengan mudah. ONE Esports kali ini akan membahas bagaimana langkah ONIC G menuju APAC dan selangkah menuju gelar juara VCT ID Stage 2? Check this out.


Sikat habis Alter Ego, #tryeffect tidak berlaku bagi ONIC Esports

Usai menuai kemenangan kala berjumpa dengan Bigetron Arctic, ONIC G tampak lebih percaya diri untuk mengamankan jalan mereka meraih tiket menuju APAC. Tak hanya itu, ambisi besar anak-anak asuhan Ryan “Riggs” ini juga adalah menjadi juara VCT ID Stage 2.

ONIC Esports
ONIC G Valorant Team | Kredit: ONIC Esports (Instagram)

Permainan-permainan gemilang kerap telah mereka tunjukkan dalam setiap round baik di Group Stage hingga ke Knockouts. Sontak, ONIC pun mulai merebut simpati semua penggemar VCT ID Stage 2 dan menuai banyak energi untuk bisa menjadi juara.

Bigetron Arctic berhasil ditaklukkan dengan mudah oleh ONIC G, 13-7 pada map Ascent dan juga 13-9 pada map Split. Diketahui, Split merupakan salah satu map andalan daripada ONIC G. Hadapi Alter Ego pada Sabtu (28/5) siang, anak asuhan Kang “TRY” Tae-Wook tersebut optimis bisa menumpas pasukan Landak Kuning demi memperkuat #tryeffect.



Bermain di map pertama yakni Icebox, ONIC tampak berhasil unggul atas AE walaupun tidak terlalu jauh selisihnya. Kekuatan keduanya sebenarnya cukup berimbang, namun perlahan AE mulai menunjukkan perlawanan yang signifikan dan memperbesar keunggulan.

Usai jeda, #tryeffect semakin jelas terlihat pada pemain-pemain AE kala mereka benar-benar unggul jauh atas ONIC. Mencoba bermain lebih aman, nyatanya tidak berhasil bagi ONIC di map pertama kali ini, AE pun kian optimis untuk meraih poin pertama dalam series ini.

Perlawanan dari ONIC pun mulai digencarkan seiring AE hanya membutuhkan 1 poin saja untuk menutup map pertama. Permainan gemilang dari sosok MONYET sangat membantu menaikkan mental dari ONIC di map pertama kali ini.

VCT Challengers Indonesia Stage 2
Alter Ego Valorant Team | Kredit: Alter Ego Esports (Instagram)

Kendati memberi sinyal akan adanya kebangkitan, map pertama pun menjadi milik AE usai permainan yang gemilang dari adrNking. 3 kill bahkan 4 kill yang didapatkan ditutup dengan sempurna oleh Axeluvya. 13-8 untuk AE di map pertama.


Memasuki map kedua, AE tampil lebih pede usai meraih kemenangan di map pertama. ONIC pun tetap berusaha mengimbangi permainan adrNking dkk bila mereka benar ingin meraih juara VCT ID Stage 2 kali ini. Permainan cukup sengit, jual beli serangan pun diperlihatkan oleh kedua tim pada map kedua dan ini menjadi satu hal yang menarik.

Walau sempat bersaing sengit, usai jeda ONIC G tampak lebih bersemangat dan berhasil unggul atas AE di map kedua ini. Somehow, AE terlihat kewalahan kala permainan dari Shiro dkk mulai mendominasi jalannya pertandingan.

VCT Challengers Indonesia Stage 2
ONIC NcSlasher | Kredit: ONIC Esports (Instagram)

Dominasi ONIC tidak terpatahkan, AE tampak bermain lebih menjaga tempo agar mereka bisa membalas di map selanjutnya. Walau axeLuvya berhasil memberi perlawanan di akhir round 19, permainan cerdas dari NcSlasher dan Lmemore menutup map kedua 13-6.


Map ketiga sebagai penentu tampaknya menjadi dejavu bagi kedua tim pada map kedua. Besaing sengit di awal, menuju ke arah mid-game ONIC berhasil mendominasi permainan dibandingkan AE yang tampil kebingungan kali ini.

Beberapa kali ekonomi tim AE berhasil direset oleh ONIC, hal itu tentu membuat mereka sedikit frustasi karena berusaha mengejar ketertinggalan sebelumnya. Kendati tersudut, adrNking dkk masih mencoba memberikan perlawanan.

Peluang untuk menang bagi AE semakin sempit kala round 17 ONIC semakin memperjelas kemenangan di depan mata. Lmemore dan Shiro terus menjadi dua momok menakutkan yang memporakporandakan pertahanan AE. #Tryeffect yang seolah menjadi jimat andalan tampak tidak bekerja menghadapi ONIC sungguh sebuah series yang sengit.

Sempat memberi perlawanan di arah round 22-23, ONIC tampak mencoba mengulur waktu berusaha membaca dan mematahkan pergerakan lawan mereka. Kemenangan pun terlihat di arah round 24, blunder yang dilakukan oleh AE membuat mereka terjebak dan kesulitan dalam 1v2 retake situation. NcSlasher yang berhasil mengamankan 2 kill point, ditutup dengan sempurna oleh Shiro yang menumbangkan Noxxy di round akhir.



Kemenangan ini sebenarnya tidak begitu berimpact bagi kedua tim karena mereka sudah pasti akan melaju ke VCT APAC Stage 2. Akan tetapi, kemenangan ini bagi ONIC merupakan satu langkah besar merengkuh gelar juara VCT ID Stage 2 yang sudah mereka idamkan.

BACA JUGA : Tips Valorant: Pilihan map terbaik untuk Agent Fade