Mari kita bahas semua hal tentang Valorant Agent 25!
Tidak terasa sejak terakhir kali agent bertipe Duelist, Iso diluncurkan kini Riot Games tengah menyusun agent baru yakni “Valorant Agent 25” yang sudah diketahui akan hadir jelang VCT Masters Madrid 2024.
Riot Games sebagai pengembang terus melakukan inovasi demi inovasi mendorong pemain Valorant menjadi kreatif, unggul dan terbaik. Kehadiran agent baru tidak jarang menjadi satu tantangan baru yang harus ditaklukkan.
Kehadiran Valorant Agent 25 memang tidak terduga sebelumnya. Membuka tahun 2024 ini, Riot Games sudah mempersiapkan sang ‘game-changer’.
Walau memang tidak semua agent baru dapat bersaing dan mendapatkan tempat di dalam pool agent para pemain, namun seiring berkembangnya pola permainan tidak ada yang tak mungkin, terlebih di dalam pool agent itu sendiri.
Valorant Agent 25 memang masih mengundang rasa penasaran. Seperti apa bentuk agent baru yang akan hadir?
Tanggal rilis Valorant Agent 25
Sosok agent baru Valorant dikabarkan siap mengubah META para Controller.
Valorant Agent 25 menjadi sebuah penambahan perdana ke dalam roster (agent) di tahun 2024 di mana Riot Games telah memberi petunjuk tentang identitas dan kemampuan dari sang agent baru Controller tersebut.
Debut dari agent ini dijadwalkan pada 24 Maret mendatang, bersamaan dengan hari final VCT Masters Madrid.
Setelah menyaksikan kemampuan penuh sang agent di Masters Madrid, pemain dapat menantikan sang Controller baru pada tanggal 27 Maret, di mana nantinya pada tanggal tersebut patch baru ditambahkan ke dalam game.
Valorant Agent 25 adalah Controller yang dapat berperan sebagai entry fragger

Petunjuk pertama tentang agent berikutnya adalah seorang Controller terdapat pada Player Card Chrysalis dalam Battle Pass Episode 8 Act 1.
Hal tersebut menimbulkan perbincangan, dengan spekulasi bahwa ada hubungan tentang kemampuan smoke dan potensi perkenalan agent Controller baru.

Hal tersebut diperkuat dengan teaser melalui akun X Valorant memperlihatkan tangan agent menyeruak dari smoke berwarna pink/ungu dengan seekor kupu-kupu di ujung jarinya. Pada gambar itu terlihat bahwa Valorant Agent 25 tak hanya memiliki kemampuan soal smoke, namun lebih dalam.
Selain itu sang agent juga berpotensi memberi bantuan visual untuk melihat apa yang ada di balik smoke tersebut.
Dua petunjuk signifikan tentang latar belakang Valorant Agent 25 juga terungkap, dengan perubahan di map Breeze dan Sunset.

Di dekat Attacker’s spawn pada map Breeze, Radio Shack Rudy’s juga menampilkan kupu-kupu terlihat di postingan media sosial Riot Games, dengan poster lainnya.

Selain itu, poster lainnya dengan caption ‘2 Worlds’ ditambahkan ke Attacker Spawn pada (map) Sunset.
Teaser lainnya terlihat di kedua map termasuk sebuah cover perekam vinyl dengan gambar yang mungkin menjadi kemampuan smoke dari Valorant Agent 25.
Petunjuk-petunjuk ini mengisyaratkan bahwa sang Controller bisa saja adalah artist di siang hari dan jadi anggota protokol Valorant di malam hari.
Informasi yang lebih jelas tentang Valorant Agent 25 terungkap di dalam YouTube Short Riot Games dengan Lead Agent Developer, John Goscicki.
Dia menjelaskan bahwa kebanyakan Controller bermain untuk memakai Smoke karena jadi strategi dari tim. Mereka cenderung bermain pasif dari lini belakang untuk memberi utility bagi timnya.
“Anda mau bertarung dengan tim namun tidak dari lini belakang,” ucapnya. “Ini adalah teka-teki tentang apa yang kami pikirkan saat membuat Agent ke-25.”
Berdasarkan penuturan Goscicki, Valorant Agent 25 akan sedikit liar dan siap mengambil resiko, memberi petunjuk bahwa agent Controller baru menjadi entry killer.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Jadwal VCT Masters Madrid 2024: Format, hasil pertandingan dan cara menonton