Misi besar La Flame sebagai pelatih baru Bigetron RA telah terungkap. Bersama dengan tim media Bigetron Esports, ia mengungkap beberapa misi penting sebagai pelatih.

Penunjukkan Doni “La Flame” Saputra sebagai pelatih baru Bigetron RA masih menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar scene kompetitif PUBG Mobile. Perpindahan yang cukup mengejutkan ini adalah salah satu berita besar yang kini masih mencuri sorotan.

Sukses membenahi tim besar seperti Genesis Dogma GIDS pada PMPL ID Season 4 tampaknya berbuah manis bagi coach La Flame dalam perjalanan kariernya sebagai pelatih di PUBG Mobile. Tak hanya saat menangani GD GIDS, kinerja baiknya di SEA Games 2021 pun turut mendorong ketenaran dirinya hingga akhirnya Bigetron resmi menariknya sebagai pelatih.

Bigetron RA - La Flame
Doni “La Flame” Saputra | Kredit: Genesis Dogma (Instagram)


Menjadi pelatih tentu tidaklah mudah, harus ada berbagai misi penting yang perlu dipersiapkan sebagai hal utama yang harus ia benahi dan targetkan. Kita ketahui bersama bahwa, Bigetron RA merupakan tim kenamaan asal Indonesia yang tengah redup namanya.

Memang akan menjadi beban berat bagi La Flame untuk musim berikutnya, akan tetapi ternyata ia sudah mempersiapkan metode baru menangani Bigetron RA. Apakah itu? Simak ulasan selengkapnya dari ONE Esports berikut ini.


Membenahi mindset dan merancang fondasi tim menjadi misi besar La Flame sebagai pelatih baru Bigetron RA

Resmi diperkenalkan kepada publik sebagai pelatih baru Bigetron RA, La Flame menegaskan bahwa ia ingin mengembalikan fungsi penting ‘kebersamaan’ di dalam tim.

Pelatih baru Bigetron RA
Doni “La Flame” Saputra pelatih baru Bigetron RA | Kredit: Bigetron TV (YouTube)

“Saya mau menanam sebuah fondasi baru di dalam tim (Red Aliens) ini, segala sesuatu yang terjadi di tim ini harus dilakukan ‘as a team’ gitu, apapun yang terjadi,”

“Mau kita menang, mau kita kalah, mau kita menghabisi semua lawan, kita lakukan sebagai sebuah tim bukan karena satu orang, dua orang, tapi bareng-bareng,” ujarnya.


Memang, tak bisa dipungkiri usai Microboy meninggalkan tim Bigetron RA. Para pasukan Alien Merah seolah bermain secara individualistis, tak jarang hal itu kemudian menumbuhkan tekanan-tekanan yang kemudian mempengaruhi hasil mereka dalam setiap turnamen.

Bigetron RA
Bigetron Red Aliens | Kredit: Bigetron Esports (Instagram)

Misi ini dirasa penting bagi La Flame karena setiap action harus didasari mindset yang baik dan benar, dan bekerja sebagai sebuah tim haruslah kembali ditanamkan.

“Untuk proses latihan selanjutnya ya tidak akan ada perubahan, namun saya tetap akan membenahi pola pikir mereka, mindset lebih ke arah cuci otak,”

pelatih baru Bigetron RA
Doni “La Flame” Saputra as the new Bigetron RA Head Coach | Kredit: Bigetron Esports (Instagram)

“Kita harus berfokus ke arah mindset, dan menetapkan goals apa saja yang ingin diraih. Tidak secara individual namun bersama, sebagai sebuah tim. Tidak hanya sebatas kemauan, namun goals,” pungkasnya.


Tampaknya, pembenahan mendasar ini diyakini oleh coach La Flame sebagai salah satu ‘missing piece’ yang sempat menghilang dari Bigetron RA ya teman-teman. Kita tunggu saja!

BACA JUGA : 5 pemain terbaik PMVB Season 1, siapa sajakah srikandi tertangguh sejauh ini?