AURA Esports tampaknya sedang dalam fase re-build yang cukup serius. Kendati demikian, mereka tetap menampilkan performa baik.
Bermain tanpa sosok pelatih adalah salah satu keuntungan/kerugian tersendiri bagi sebuah tim. Sejak sepeninggal Alexander “Entruv” Putra, AURA pun bermain autopilot.

Autopilot berarti setiap pemain bersama dengan manager merancang bangun skema permainan mereka sendiri tanpa adanya sosok ahli/experties seperti pelatih.
- Jadwal 2022 PMPL ID Spring Finals dan hasil pertandingan
- Konsisten dan dominan, NFT Esports menjadi juara league phase 2022 PMPL ID Spring
Hal itu pun begitu berimbas atau berdampak besar terhadap perkembangan AURA PUBGM. Apalagi di musim ini, mereka bermain tanpa sosok Jeixy.
Ketiadaan seorang figur IGL ternama juga memaksa keadaan dimana AURA mengambil keputusan dimana NoMercyy harus menggantikan Jeixy.
Hal itu tentu menjadi kesulitan tersendiri AURA harus menyesuaikan diri dengan kondisi dilematis ini, bagaimana tanggapan JaydeN? Check this out.
AURA Esports tanpa pelatih, JaydeN: “Semua pemain harus terus belajar dan improve”
Ditemui pada saat media interview 2022 PMPL ID Spring, sosok Jason “JaydeN” Kurniawan adalah salah satu pemain senior AURA Esports.
Dari sekian banyak pemain yang sudah datang dan pergi, ia terbukti masih setia bersama AURA hampir selama 3 tahun terakhir.

Menanggapi pertanyaan ONE Esports terkait bagaimana kondisi tim yang harus bermain tanpa sosok seorang pelatih, JaydeN mengungkapkan mereka harus beradaptasi.
“Bermain tanpa pelatih ya, tentu kita harus bisa beradaptasi lagi terhadap gameplay kita masing-masing baik secara individu ataupun tim,” ujarnya.
Ia pun mengungkapkan bagaimana perjuangan AURA Esports bertempur dengan lineup baru, semua itu merupakan proses yang tidak mudah.
“Kalau dibilang performa kita kurang bagus itu ya bukan karena kita tidak punya pelatih, melainkan kita tampil dengan line-up baru, kita harus bentuk mental mereka, mindset,”

“Mengenai target di musim ini kita tidak mau terlalu jauh, intinya kita tetap berusaha sebaik mungkin untuk bisa lolos dari fase reguler ke finals,” sambungnya.
Membahas tentang kehadiran sosok Raka “Starboy” Gaman sebagai seorang manajer pun dinilai oleh JaydeN belum bisa menyamai sosok Entruv.

“Raka dan Entruv itu tentu adalah dua sosok yang berbeda, tapi tetap beri masukan yang baik impact yang baik. Semua pemain intinya harus sama-sama belajar, mau improve dan tidak ada yang saling mengklaim siapa yang dominan,” pungkasnya.
AURA Esports berhasil finis di posisi ke-15 pada klasemen akhir fase Country League 2022 PMPL ID Spring, semoga nantinya permainan mereka semakin membaik di finals.
BACA JUGA : Babak baru Bigetron ACE: Akankah ‘ratu PUBGM’ semakin berjaya?