Map Livik PUBG Mobile sebagai salah satu addition map untuk bonus round PMPL ID Fall tampaknya menuai kritikan dari salah satu analist PMPL, Achmad “El Dogee” Fauzan”.

Map Livik PUBG Mobile merupakan salah satu map baru yang tampil berbeda dari map-map sebelumnya yang umumnya berukuran 4×4, namun Livik hanya berukuran 2×2. Hal itu tentu berdampak terhadap pola bermain para tim-tim PMPL nantinya.

Ukuran map yang sudah jauh berbeda akan mempengaruhi pola dropzone, rotasi hingga hal-hal lainnya dan tentu ini menjadi pertimbangan penting. Termasuk bagi analist PMPL, El Dogee yang merasa bahwa map Livik masih belum memenuhi syarat sebagai map resmi.



Memang, bukanlah fakta baru jika scene kompetitif PUBG Mobile menerapkan sistim 4 map rotasi saat turnamen resmi. Selama ini PUBG Mobile diketahui mengandalkan Erangel, Miramar, Sanhok hingga Vikendi sebagai pilihan map kompetitif. Tampaknya, Livik kali ini diperkenalkan agar popularitasnya tidaklah surut sebagai map baru.

Map Livik PUBG Mobile
Kredit: PUBG Mobile Indonesia

Bagaimana pandangan El Dogee terhadap kehadiran map Livik PUBG Mobile di PMPL ID Fall? Benarkah jika ia punya catatan khusus tentang hal tersebut? Simak ulasan ONE Esports berikut ini.


El Dogee tanggapi kehadiran map Livik PUBG Mobile, beri kritik dan soroti hal tertentu!

Dilansir dari interview Achmad “El Dogee” Fauzan dengan RevivaL TV, tampaknya kehadiran map Livik PUBG Mobile memiliki sisi pro dan kontra dari segi pandangan sang analis.

SAGE TV
Sanskuy dan El Dogee | Kredit: El Dogee (Instagram)

Menurut El Dogee, ia setuju jika Livik hanya menjadi sebuah ‘featured map’ atau tambahan sebagai bonus map di PMPL namun ia tidak setuju jika Livik disetarakan statusnya dengan map lainnya yang lebih besar seperti Erangel atau Miramar.

“Saya pribadi tidak mempermasalahkan kehadiran Livik jika porsinya hanya sebagai map tambahan pada bonus match. Namun jika Livik harus menggantikan Erangel atau Miramar tentu saja saya tidak setuju akan hal tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, Livik masih memiliki beberapa faktor besar yang membuatnya tidak dapat disetarakan dengan map-map lainnya seperti Erangel dan Miramar. Hal itu didasarkan pada unsur kesetaraan bagi para pemain.

Map Livik PUBG Mobile
Kredit: PUBG Mobile Indonesia, RevivaL

Sebagai sebuah map 2×2 yang relatif lebih kecil dibanding map-map senior lainnya, Livik dinilai masih belum layak untuk dijadikan basic map dalam scene kompetitif PUBGM. Alasan kuat di baliknya adalah dari segi rotasi dan kesesuaian besaran map dalam bermain.

“Kesulitan bermain di Livik itu tentu dari segi rotasi, map 2×2 buat rotasi tentu tidak mudah. Apalagi jika para tim/pemain fight ketika melakukan rotasi. Kemungkinan besar untuk dihadang oleh ‘third party’ team pasti lebih besar dan akan menyulitkan para peserta,” pungkasnya.

BACA JUGA : PUBG Mobile x BLACKPINK hadirkan konser virtual di dalam permainan!