BTR Babyla mengungkap cerita menarik dibalik perombakan timnya kini, Bigetron ACE. Sebagai sosok pemain terlama di Bigetron bahkan dulunya dikenal sebagai Belletron ternyata banyak cerita menarik yang publik belum ketahui sama sekali.

Perombakan Bigetron ACE dimulai saat mereka masih menggunakan nama Belletron kala itu. Tim yang dipegang oleh St Michael Chandra bersama dengan rosternya yang terdiri dari Babyla, Kyra, Lea, dan Ashaa memutuskan untuk melakukan perombakan.

Bigetron ACE yang dulu bernama Belletron pun juga diketahui memiliki kekuatan roster di atas rata-rata dan mereka bahkan 2 kali menjuarai PMPL SEA Ladies Championship walau tidak berhasil mendominasi scene kompetitif domestik.



Banyak cerita menarik yang belum diketahui oleh publik mulai dari hadirnya DevilDustt di dalam tim, lalu ada Jessie dan juga Nay serta saudara kembar Babyla sendiri yakni MUTE yang diketahui cukup terkenal bersama ONIC kala itu.

ONE Esports kali ini akan membahas lebih lanjut tentang apa aja sih cerita menarik BTR Babyla dibalik perombakan tim Bigetron ACE dulu hingga sekarang. Check this out.


BTR Babyla beberkan cerita unik dibalik kehadiran DevilDust, Jessie, Nay dan juga MUTE di dalam tim Bigetron ACE

Dalam sebuah konten podcast bersama PUBG Mobile Indonesia dan JuniorJr, BTR Babyla membeberkan cerita menarik dibalik proses restrukturisasi tim Bigetron ACE.

Proses restrukturiasi Bigetron ACE (yang kala itu masih bernama Belletron) dimulai sejak kepergian sosok Lea sebagai salah satu aimstar tim. Babyla mengungkap bahwa Lea memiliki permasalahan kompleks yang cukup berdampak ke tim.

“Lea keluar tim karena keputusannya sendiri, karena satu dua hal dia memilih untuk pergi. Kami sangat peduli terhadapnya bahkan ketika ia menghadapi masalah tertentu. Saya berkata ‘Le, kalau memang kamu tidak bisa lagi lanjut tidak apa-apa, daripada tim begini terus,” ujarnya.

PMVB Season 1 - Belletron ACE
Belletron ACE | Kredit: Bigetron Esports (Instagram)

Diketahui, kini Lea resmi menjadi talent/content creator di Bigetron Esports. Dan Babyla memutuskan untuk mulai mencari pemain lainnya, pilihan jatuh kepada DevilDust diikuti Jessie, MUTE lalu hadirnya Nay di dalam tim.

Devildust - Belletron ACE
Devildust – Belletron ACE | Sumber: Instragram Bigetron

“Kenapa narik Dust? Awalnya tidak kepikiran sama sekali karena performa kami cukup baik usai juara PMPL SEA. Manajer kita, Kopin (Lalice) kemudian bertanya ‘beneran mau narik pemain ini (Dust)?’ alhasil kita obrolin baik-baik dari tiap pemain dan juga Dust. Tim waktu itu masih dipegang oleh koh Mike (St Michael Chandra) semuanya merasa oke dan setuju, ya sudah,” tuturnya.


Berikutnya adalah saudara kembarnya yakni Mutee, ia menyampaikan bahwa ketika kontrak MUTE habis di ONIC. Orang tua mereka berharap bahwa mereka lebih baik bersama dalam satu tim.

“Kalau Mutee itu kontraknya habis di ONIC, dan orang tua kami juga berharap kami bisa jadi satu tim karena mereka bilang ‘sudahlah kalian ini main satu tim saja, biar doanya tidak dibagi dua’,” ungkap Babyla.

Bigetron ACE
BTR MUTE dan Babyla | Kredit: BIgetron Esports (Instagram)

Keduanya pun walau dulu berbeda tim tetap saling support satu sama lainnya, Babyla mengungkap bahwa saudaranya Mutee kerap membahas pertandingan yang mereka jalani bersama.

“Ya sebenarnya walau kami dulu berbeda tim, kami tetap saling support satu sama lain. Misalnya nih ada satu turnamen bareng, terus dia datengin aku dan kita bahas ‘eh tadi gimana?’ gitu,” sambungnya.


Lalu Jessie, mantan pemain andalan tim GRIMZ ini diketahui sempat menjalani trial di ONIC (semasa masih ada MUTE) namun belum sampai teken kontrak, kemudian dia (Jessie) pun ditarik ke tim.

“Jessie itu dibawa sama Cia (MUTE), awalnya kan trial di ONIC. Belum sempat teken kontrak, dan masuk (ke tim) deh,” ujarnya.

Kasus yang sama juga terjadi pada Nay, belum sempat teken kontrak bersama dengan GPX ia memilih untuk pindah ke Bigetron.

BTR Nay - Bigetron ACE
BTR Nay as the newest addition | Kredit: BTR Nay (Instagram)

“Sama (seperti Jessie) Nay juga kurang lebih sama waktu itu kan belum teken kontrak sama GPX karena Covid dan karena Covid lah dia teken kontrak sama Bigetron,” ungkap Babyla.


Jadi lengkaplah sudah background setiap masing-masing pemain dari Bigetron ACE ya teman-teman dimana proses panjang untuk terus regenerasi dari waktu ke waktu tidak semudah yang terlihat dan sesederhana yang kita pikirkan.

Semoga dengan line-up yang cukup kuat dan mendominasi ini dapat membawa kejayaan bagi Bigetron ACE turun temurun dalam scene kompetitif PUBG Mobile ladies Indonesia.

BACA JUGA : VOIN DBKLIK mengamuk di week 2, Roses: “Week 1 kami masih pemanasan”