Bigetron ACE siap tampil baik di final PMVB Season 1 menurut salah satu penggawa mereka, Meutia “Mutee” Maharani pada Jumat (24/6).

Bigetron ACE sebagai salah satu tim unggulan juara PMVB Season 1 berhasil memberikan permainan terbaik mereka di pekan pertama dan kedua PMVB bahkan sempat menjadi pemuncak klasemen dan menggeser dominasi dari rival mereka Alter Ego DIONE dan juga ONIC Axe.

Selama beberapa pekan menjalin rivalitas yang kian sengit di dalam dan di luar permainan, Bigetron ACE melemah di pekan ketiga. Permainan mereka seolah melempem dan sungguh mengecewakan bahkan para penggemar menduga bahwa hal tersebut adalah ‘rekayasa’.



Sang pelatih, Jeffry Hariwijaya bahkan mengungkap kepada ONE Esports bahwa situasi yang terjadi pada Bigetron ACE di pekan ketiga adalah murni penurunan performa dan bukanlah sesuatu yang direkayasa atau disengaja dan terkesan ‘settingan’.

Pelatih Bigetron ACE - Jeffry Hariwijaya
Jeffry Hariwijaya as Solo PUBGM Coach SEA Games 2021 Vietnam | Kredit: Jeffry Hariwijaya (Instagram)

“Menurut saya kondisi tim (Bigetron ACE) seperti itu ya bukanlah settingan pastinya. Jika memang tim sedang dalam performa yang kurang baik ya memang kurang baik, kalau jelek ya jelek aja,” ungkap sang pelatih.

Lantas, bagaimanakah Mutee menanggapi hal tersebut? Dan bagaimana mereka menghadapi babak final nantinya? Simak ulasan ONE Esports berikut ini.


Bigetron ACE melemah di week ketiga, Mutee janji timnya siap tampil lebih baik di final PMVB Season 1

Ditemui dalam media interview PUBG Mobile Indonesia, Meutia “Mutee” Maharani memberi tanggapan terkait performa timnya, Bigetron ACE.

Bigetron ACE
BTR Babyla dan Mutee | Kredit: Bigetron Esports (Instagram)

Menurut Mutee, performa mereka di pekan 3 sangatlah buruk bukan dikarenakan faktor liburan yang mereka lakukan disela masa libur/rehat PMVB selama sepekan. Ia mengungkap bahwa saat itu timnya memang kurang latihan, dan beberapa tim lain sudah mengubah strategi.

“Ya pertama kalau untuk performa kita di week 3 kemarin memang mengecewakan. Tapi sebenarnya itu bukan karena faktor kita liburan atau gimana, kan itu juga itungannya bonding,”

“Selama rehat sepekan kemarin itu kita sama sekali tidak ada latihan, kita tidak menjalani scrim, dan saat itu (week 3) juga strategi lawan sudah banyak berubah. Misalnya tim A rotasinya biasanya begini jadinya begini, tim B biasanya main seperti ini kemudian jadi seperti ini,” ujarnya.

Terkait persiapan menghadapi final, Mutee menjelaskan bahwa timnya sudah menemukan letak kesalahan mereka dan yakin siap memberikan penampilan terbaik di babak final PMVB Season 1 serta optimistis bisa menjadi juara.

PMVB Season 1 - Bigetron ACE
Bigetron ACE ready for PMVB S1 | Kredit: BTR Mutee (Instagram)

“Untuk persiapan kita di final, kita sudah mempelajari semua kekurangan termasuk yang dari week 3 juga kita sudah benahi,”

“Intinya kita sudah belajar banyak dari berbagai kesalahan yang ada di fase liga kemarin dan optimistis di final bakal all-out dan memberikan penampilan yang terbaik,” pungkasnya.

BACA JUGA : Pelatih Bigetron ACE ungkap jasa seorang Kent di dalam kariernya