Tangis Facehugger pecah usai AURA Fire gagal melangkah ke babak final MPL ID S10 kala takluk dari ONIC Esports dengan skor telak, 0-3 pada Sabtu, (22/10).

Sebagai sosok yang cukup senior dan memegang peranan sebagai Shoutcaller (Kapten) di dalam tim, ia tentu memegang tanggung jawab yang besar di antara rekan lainnya. Ia merupakan veteran yang cukup memilki banyak pengalaman di dunia MOBA.

Kegemilangan AURA Fire di babak playoff MPL ID S10 sudah dibuktikan sejak match kontra Alter Ego, Rabu (19/10). Kemenangan 3-2 tersebut menjadi bukti nyata kualitas AURA Fire di bawah pimpinan Facehugger.

Menang atas Alter Ego, AURA Fire masih belum bisa menumbangkan kekuatan RRQ Hoshi di babak Playoff MPL ID S10 hari kedua, Kamis (20/10). Mereka harus turun ke babak lower bracket bertemu dengan Bigetron Alpha.



Melumat Bigetron dengan mudah, AURA harus menghadapi ONIC Esports untuk mengamankan tiket ke babak final dan menuju M4 World Championship. Sayang, dejavu MPL ID S9 terjadi dan Facehugger cs harus menelan pahitnya kekalahan.

Usai pertandingan, tangis Facehugger pecah karena ia memikul beban moral yang berat atas kekalahan rekan-rekannya. Apa yang membuat ia begitu menyesali hasil buruk yang diterima oleh AURA Fire? Bagaimana pula respon dari para rekan setimnya?


Gagal bawa AURA Fire ke M4 World Championship, tangis Facehugger pecah usai laga kontra ONIC Esports

Mobile Legends, Tezet, Facehugger, Reza, MLBB, Aura Fire_MPL ID S10
Kredit: ONE Esports

Dalam unggahan yang dibagikan melalui Instagram AURA Esports, Facehugger begitu menyesali kekalahan yang diterima oleh timnya kontra ONIC Esports, Sabtu (22/10). Di sana, sebagai seorang Kapten ia merasa gagal memberikan usaha terbaiknya.

Kekalahan AURA Fire di babak playoff MPL ID S10 merupakan kali kedua sejak MPL ID S9 mereka harus menelan kekalahan dari lawan yang sama yakni ONIC. Di sana, para rekannya tampak berusaha untuk menguatkan sang kapten.

“Kalau ada yang kurang (dari kita) mungkin effort saya (sebagai kapten tim) untuk kalian,” ucap Facehugger sambil menangis.

High kemudian memberikan respon atas apa yang diucapkan ketika tangis Facehugger pecah. Ia tidak menyalahkan sang Kapten atas kekalahan tersebut.

“Terus mau ngapain? Saya sudah pernah bilang, walaupun kamu benar atau salah, saya akan tetap mengikuti kamu, santai saja kapten,” ucap High.

Senada dengan High, rekan-rekan yang lainnya pun berusaha untuk menghibur dan meredam tangis Facehugger pecah sebelumnya.

Mobile Legends, MLBB, Aura Fire, Playoff MPL ID S10
Kredit: ONE Esports

“Kami ketolong karena ada kamu, santai bro santai. Terima kasih… terima kasih,” ucap para pemain AURA lainnya.

Walau kalah, mereka berhasil membuktikan jika AURA Fire bukanlah tim yang mudah diremehkan. Banyak pihak mungkin sempat mengklaim jika mereka tidak layak masuk ke babak playoff hingga membuahkan kejutan-kejutan di babak playoff MPL ID S10.

Semoga dengan kekalahan ini, mereka bisa bangkit untuk hasil yang lebih maksimal dari sebelumnya. Back stronger, Facehugger.

BACA JUGA : Minotaur jungle sukses! Aura Fire makin dekat ke M4