RSG SG atau tim Resurgence berhasil merengkuh gelar juara pada gelaran MPL Singapore Season 3, Minggu (1/5). Mereka menumbangkan tim langganan juara yakni EVOS SG dengan skor yang fantastis yakni 4-1. Prestasi ini bukanlah keberuntungan semata, pada reguler season juga mereka tampil gemilang.
Namun, dibalik keberhasilan sebuah tim tentu didukung oleh para pemain dan juga orang-orang di belakang layar seperti manager tim, pelatih, analyst dan lainnya. Faktor dukungan tersebut juga menjadi api yang melecut diri mereka untuk bisa menampilkan performa terbaik di setiap pertandingan baik fase reguler maupun playoff.
Menjadi juara memang tidaklah mudah, apalagi menumbangkan tim langganan juara sudah pasti menjadi tantangan tersendiri bagi sebuah tim penantang. Hal itu lah yang kemudian menjadi misi tim RSG SG untuk tampil memberikan kejutan di musim kompetisi kali ini.
- RSG PH juara MPL PH S9, bukti regenerasi sempurna MLBB Filipina
- Alasan Kelra menangis setelah Smart OMEGA tendang ONIC PH
Terlepas dari performa baik Diablo dkk, ternyata ada sosok besar dibalik permainan mereka yang demikian gemilang sedari fase reguler hingga fase playoff MPL SG S3. Ya, ternyata sang pelatih alias juru taktik mereka adalah seorang berkebangsaan Indonesia yang juga pernah menjadi pelatih tim MPL ID.
ONE Esports kali ini akan mengulas beberapa hal terkait siapakah sosok juru taktik berkebangsaan Indonesia yang berhasil membawa RSG SG menjadi juara MPL SG Season 3. Check this out.
Inilah Doly “Saint De Lucaz” Van Pelo, juru taktik asal Indonesia dibalik kesuksesan RSG SG juara MPL SG S3
Doly “Saint De Lucaz” Van Pelo merupakan sosok veteran dalam scene kompetitif MOBA terlebih sejak menekuni karier dari permainan DOTA2. SaintDeLucaz dikenal sebagai pemain yang pernah memperkuat tim DOTA BOOM Esports (atau dulu dikenal sebagai BOOM ID) kemudian ia terjun ke scene kompetitif MLBB.
Namun, sebelum memulai karier resminya di scene kompetitif sekelas MPL. SaintDeLucaz terlebih dahulu dikenal dari sebuah acara ajang talent show bertajuk “Esports Star Indonesia” atau ESI. Di sana bahkan ia bertemu rekan sejawatnya yakni Aville mantan pemain DOTA2 yang pernah membela EVOS.
Beranjak dari keberhasilannya dikenal dari acara tersebut, SaintDeLucaz kemudian terjun memulai karier resmi dalam scene kompetitif sekelas MPL. Ia pun bergabung dengan Genflix Aerowolf pada MPL S7 sebagai pelatih. Perjalanan dengan GFLX cukup baik dibawah asuhannya walau tim itu seperti biasanya harus struggle untuk bisa menembus babak Playoff.
Bersama SaintDeLucaz, Genflix berhasil memulangkan RRQ Hoshi di hari pertama babak Playoff MPL ID S7 dengan skor 2-1, hal itu kemudian menjadi buah baik perjalanan mereka di babak playoff. Walau mereka harus turun ke lower dan harus berhadapan dengan ONIC, tim asuhannya bahkan berhasil memulangkan tim Landak Kuning juga.
Terlepas dari perjalanan mereka pada babak playoff MPL ID S7, SaintDeLucaz berhasil mengantarkan Genflix hingga ke posisi 3 klasemen akhir MPL ID S7. Catatan baik itu menjadi bukti bahwa ia adalah sosok pelatih yang cukup kredibel dan berkualitas,

Usai perjalanan berakhir dengan Genflix, sosok SaintDeLucaz pun tidak terlihat lagi di scene MPL ID. Ia bahkan tidak terlihat dan terendus hendak melatih tim manapun. Namun, melalui postingan akun instagram resminya terjawab sudah bahwa ia meniti karier bersama RSG SG.
Perjalanan timnya yang cukup baik sepanjang fase reguler berhasill mengantarkan ke fase playoff MPL SG S3. Walau harus bersaing dengan EVOS SG, niat juara mereka sangatlah besar.
Turun ke lower bracket mereka berhasil tumpas habis semua lawan untuk kembali bertemu dengan EVOS SG di final dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 4-1. Kemenangan tersebut mengantar mereka berhasil menjadi juara MPL SG S3 sekaligus menjadi bukti nyata kualitas SaintDeLucaz sebagai sosok pelatih.
Well, congratulations coach SaintDeLucaz semoga di MSC 2022 nanti buah baik kesuksesan di MPL SG dapat mengikuti RSG SG dalam ajang selanjutnya. Good Game!
BACA JUGA : Clay: Semua saya korbankan demi RRQ Hoshi juara MPL ID S9