ONIC Esports memang harus finis di dasar klasemen Grup B M3 World Championship. Namun dengan hanya tergelincir ke lower bracket di babak playoff nanti, artinya peluang Drian dkk untuk meraih prestasi di kejuaraan dunia tersebut belum berakhir.

Setelah sukses mengalahkan ONIC PH, secara mengejutkan ONIC Esports harus tumbang di tangan Vivo Keyd dan Todak. Di mata pelatih Mars, hal ini terjadi karena pertandingan berlangsung dengan format BO1, di mana setiap tim harus bermain tanpa melakukan kesalahan.

MLBB, ONIC Mars, ONIC Esports, MPLI 2021
Kredit: Instagram/mars.fakhre

Bagi Mars, BO1 menjadi salah satu kelemahan bagi timnya karena menilai ONIC adalah tim yang adaptif dengan kekuatan dan permainan lawan. Hal ini membuat BO1 menjadi salah satu kelemahan Drian dkk.

Kini di babak playoff, pertandingan awal di lower bracket akan dimainkan dengan format BO3 sebelum nanti berubah menjadi BO5. Di mata Mars, hal ini bisa menjadi kesempatan bagi ONIC Esports untuk menunjukkan kemampuan mereka yang sesungguhnya.



ONIC Esports akan menjadi momok menakutkan di lower bracket

Mobile Legends, ONIC Esports, M3 World Championship
Kredit: Instagram/ONIC Esports

Sejatinya, bermain di lower bracket pada awal babak playoff adalah kesempatan bagi setiap tim untuk menemukan permainan terbaik mereka menghadapi lawan-lawan yang relatif lebih mudah. Namun, apa jadinya jika ada satu tim yang begitu difavoritkan ada di dalamnya?

Hal inilah yang terjadi di lower bracket M3, di mana ONIC Esports sebagai salah satu unggulan terbesar, sudah akan berada di sana sejak awal. Secara tidak langsung hal ini akan membuat gentar setiap tim yang turun ke lower bracket karena berpeluang untuk berjumpa dengan mereka.

Di ronde pertama lower bracket M3, ONIC juga akan berjumpa dengan salah satu tim yang cukup diperhitungkan karena tampil di ajang tersebut sebagai juara MPL MY Season 8, Team SMG.

Apakah bagi Team SMG, pertemuan ini adalah sebuah berkah mengingat ONIC Esports kini tengah under perform? Jawabannya bisa “iya” dan “tidak”. Namun mengingat kualitas yang dimiliki ONIC Esports, seharusnya hal ini adalah sesuatu yang tidak diharapkan oleh Team SMG.

Mobile Legends, Team SMG, MPL MY Season 8

Selain bagi Team SMG, keberadaan ONIC Esports di lower bracket ini tentu akan membuat mereka was-was. Hal ini juga ikut dibenarkan dan diamini oleh Mars kepada ONE Esports.

“Bisa dibilang iya sih seharusnya (tim-tim di lower bracket gentar oleh ONIC). Pasalnya di atas kertas, mereka juga pasti berpikir bahwa kami adalah tim kuat, punya skill, team work bagus, dan punya player bertalenta. Bukan tim baru atau yang tidak memiliki apa-apa,” ucap Mars kepada ONE Esports.

Kita tentu berharap ONIC Esports dan juga RRQ Hoshi bisa sama-sama menunjukkan performa yang luar biasa di sisa gelaran M3 ini demi memenuhi harapan komunitas Mobile Legends di Indonesia untuk membawa gelar juara dunia kembali ke Tanah Air.

BACA JUGA: Jadwal M3 World Championship, prize pool, tim peserta, pembagian grup, hasil pertandingan