Para pemain Rebellion Zion menjadikan MPLI 2023 sebagai turnamen yang sangat penting bagi mereka untuk bisa perform dan berbicara banyak. Bahkan bisa dibilang, ajang ini bisa menjadi pertaruhan bagi masa depan mereka!

MPLI merupakan turnamen MLBB undangan bagi tim-tim dari region yang dianggap paling maju di dunia. Dengan kata lain, tidak banyak persyaratan yang dibutuhkan untuk bisa bermain di ajang ini, terutama bagi tim-tim dari Indonesia sebagai pemilik slot terbanyak.

Pada edisi tahun ini, tim-tim yang berhasil finis di peringkat enam besar MPL ID S12 langsung mendapatkan hak untuk bisa tampil di MPLI 2023. Artinya persyaratan tersebut jauh lebih ringan ketimbang untuk bisa tampil di MSC atau M-Series.

Bahkan, ada beberapa tim yang memilih untuk melepaskan haknya tampil di ajang ini karena satu dan lain hal. Ada juga tim yang tidak menyertakan roster utama mereka untuk bermain di MPLI.

Rebellion Zion, Winstreak Alter Ego
Sumber: Dhonazan Syahputra/ONE Esports

Namun lain halnya bagi Rebellion Zion. Bagi mereka, ajang ini sangat penting untuk bisa dimenangi, atau setidaknya bisa finis di peringkat yang bagus, karena bisa berhubungan dengan masa depan mereka di dalam tim.

Hal ini diungkapkan secara langsung leh AudyTzy. Sang roamer mengaku bahwa tim sangat bersemangat untuk bermain di MPLI 2023, agar posisi mereka di dalam roster untuk musim depan bisa lebih aman dan menjadi bagian dari rencana pelatih serta manajemen.

“Ambisi di MPLI tentunya semangat untuk membuktikan ke depannya agar tak digantikan (dengan pemain baru). Apalagi banyak pemain muda atau pendatang yang ingin bermain di MPL. Jadi ini adalah ajang bagi kami membuktikan skill,” ucap AudyTzy kepada ONE Esports.

AudyTzy, Rebellion Zion, MPL ID S12, MLBB, Mobile Legends
Kredit: Dhonazan Syahputra/ONE Esports

Di sisi lain, Rebellion Zion merupakan tim yang paling sedikit dipilih atau dijagokan oleh penggemar MLBB dari seluruh dunia. Hal ini begitu terlihat dari hasil fan vote yang dilakukan sekitar dua pekan sebelum turnamen digelar.

Meski demikian, hal tersebut tidak terlalu menjadi pikiran bagi para pemain Rebellion. Mereka hanya fokus kepada diri sendiri untuk bisa perform di turnamen.

“Kami sudah biasa dipandang sebelah mata. Kami cuma ingin memberikan yang terbaik saja di MPLI dan mudah-mudahan dapat hasil yang lebih baik juga,” kata roamer RBL Zion itu.

BERITA TERKAIT
Eksklusif: Sadar diri, ini tujuan Nova Esports di MPLI 2023
Eksklusif: Pengaruh besar Indonesia dan ambisi Xorn bersama Homebois
Last dance EVOS Legends di MPLI 2023

Rebellion Zion punya boosting-an dari patch baru di MPLI 2023

Mobile Legends, Rebelion Zion, MPLI 2023
Kredit: ONE Esports

Demi bisa perform dan bicara banyak di MPLI 2023, tentu saja Rebellion Zion harus mempersiapkan banyak hal, tak hanya latihan tetapi juga mempersiapkan banyak strategi seperti di MPL ID.

Meski hal ini juga akan dilakukan oleh tim-tim lain yang ikut bertanding di ajang ini, tetapi RBL mengaku memiliki boosting-an agar bisa bermain lebih baik lagi dari patch 1.8.30 yang dirilis beberapa hari lalu. AudyTzy mengaku patch tersebut akan banyak membantu mereka.

“Patch baru ini keuntungan buat kami. Entah kenapa, saya juga tak tahu, saat patch healer muncul, saya jadi tak terlalu jago. Pas ada patch ini, kami pasti bisa bermain lebih baik,” ujar pemain bernama asli Zulfikar tersebut.

Menarik untuk dinantikan seperti apa performa Rebellion di MPLI 2023. Mengingat turnamen ini sangat penting bagi mereka, bisa dipastikan mereka akan tampil ngotot dan sangat serius di setiap pertandingan.

Di MPLI 2023, Rebellion berada di Grup C bersama ECHO, EVOS Legends, dan Bigetron Alpha. Melihat calon lawan yang akan mereka hadapi tidak mudah dan juga ingin menjadi juara di ajang ini, jaminan tersajinya pertandingan yang menarik juga menjadi lebih besar lagi untuk disaksikan.

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: Jadwal MPLI 2023, format, hasil dan cara menonton