Seperti telah kita ketahui bersama bahwa EVOS SG kembali berhasil menjadi juara di ajang MPL SG Season 2. Kemenangan ini menjadi back to back bagi mereka, sekaligus mempertahankan status sebagai satu-satunya tim yang pernah menjadi juara di ajang tersebut.
Perjalanan EVOS SG menjuarai MPL SG Season 2 ini juga terlihat begitu mulus, di mana mereka berhasil menjadi juara musim reguler dengan raihan 16 poin. Setelah itu di babak playoff, mereka juga begitu mulus menapaki upper bracket dengan menjadi juara setelah sukses mengalahkan RSG SG di grand final dengan skor 4-1.
Dengan kata lain, EVOS SG bisa dikatakan benar-benar mendominasi persaingan yang ada di MPL SG Season 2. Namun ternyata, ada banyak kendala yang dihadapi para pemain di sepanjang musim.
Kendala pertama adalah hengkangnya Pokemon, Girl, Swoop, dan Dagger dari tim pasca MPL SG Season 1. Hal ini tentu membuat EVOS SG dihadapkan dengan tugas berat dalam membentuk tim baru demi mempertahankan gelar MPL Singapura.
Selain itu, situasi pandemi saat ini juga membuat para pemain EVOS SG kesulitan untuk berlatih atau bertanding di satu tempat yang sama. Hal ini tentu akan menghadirkan distorsi bagi para pemain dan pelatih dalam hal berkomunikasi agar permainan mereka bisa lebih lancar.
Hal ini diungkapkan oleh eks player dan kapten EVOS SG yang kini telah beralih menjadi manajer tim, Soul, dalam sesi interview jelang ONE Esport MPLI 2021. Segala situasi dan kendala yang dihadapi timnya ini membuat perjuangan mereka di MPL SG Season 2 jadi lebih berat dari sebelumnya.

“Saya bisa katakan bahwa perjalanan kami sangat berat. Kami hanya memiliki sedikit waktu untuk latihan karena situasi Covid di Singapura sedikit meningkat dan membuat kami tidak bisa bertemu dan berlatih bersama di fasilitas latihan seperti di Season 1. Hal ini membuat kami kesulitan,” ucap Soul kepada ONE Esports.
“Selain itu kami juga memiliki pemain yang berusia 19 tahun yang harus menghadapi ujian nasional dan itu sangat penting bagi mereka. Jadi semua itu membuat kami sangat sedikit memiliki waktu untuk latihan bersama,” tuturnya.
- ONE Esports MPLI 2021: 5 pemain terbaik yang patut diantisipasi
- Prediksi META populer di ONE Esports MPLI 2021
Banyak kendala membuat gelar MPL SG Season 2 terasa lebih manis bagi EVOS SG

Meski ini merupakan gelar kedua EVOS SG di MPL Singapura, keberhasilan tersebut terasa begitu manis dan mebggakan bagi organisasi. Dengan roster baru yang jauh lebih muda dan menghadapi banyak permasalahan, mereka tetap mampu menunjukkan diri sebagai yang terbaik.
Soul sebagai manajer tim pun mengungkapkan hal ini kepada para pemain setelah memastikan gelar juara dan mengaku sangat bangga atas pencapaian tersebut.
“Saya sempat mengucapkan kepada tim saya bahwa semua ini sangat luar biasa, terutama setelah keberhasilan Potato menjadi MVP musim reguler, rookie terbaik (untuk Gear) dan MVP grand final (Adammir), membuat segalanya menjadi begitu sempurna,” kata Soul.
Dengan keberhasilan EVOS SG melalui segala kesulitan yang ada dan menjadi yang terbaik di MPL SG Season 2, hal ini membuat mental bertanding mereka berada dalam kondisi prima dan dipercaya akan menjadi bekal yang bagus bagi mereka saat bertanding dan bersaing di MPLI 2021.
BACA JUGA: Jadwal MPLI 2021, tim peserta, bracket dan format turnamen