M6 World Championship Championship sudah di depan mata, 15 tim peserta sudah mengantongi tiketnya masing-masing, sementara satu tiket terakhir bakal diperebutkan dalam babak Wild Card.
Ajang M Series selalu dinanti-nantikan para penggemar scene MLBB Profesional, karena turnamen ini merupakan kompetisi MLBB paling bergengsi.
Para penantang berbondong-bondong datang dari berbagai belahan penjuru dunia, tujuan mereka hanya satu, yaitu menjadi yang terbaik.
Namun dalam gelaran kali ini, ada sepenggal cerita menarik yang mungkin akan menginspirasi kalian.
Balada M6 World Championship, gagal bukan berarti selesai

Kekalahan adalah kemenangan yang tertunda, pepatah tersebut merupakan gambaran jelas tentang cerita yang tersaji di M6 World Championship.
Dua tim dari region berbeda, Liquid ID dan TNC Pro Team, membawa kisah unik tentang sebuah perjuangan.
Liquid ID, yang sebelumnya bernama Aura Fire, adalah tim langganan papan bawah di MPL ID. Sejak bergabung di musim ketiga, kata gagal sangat akrab dengan mereka.

Namun kini mereka mampu menjadi juara MPL ID, dan di panggung M Series pertamanya, mereka langsung menjadi salah satu kontestan terkuat dalam perebutan juara. Tapi perlu diingat, perlu 12 musim bagi mereka untuk bisa mencapai titik ini.
Di sisi lain, TNC Pro Team, tim yang juga tak asing dengan papan bawah klasemen MPL PH punya ceritanya sendiri.

Di M6 nanti, ada lima mantan pemainnya yang akan berlaga di tiga tim berbeda. Mereka adalah FNOP Kingkong, Aurora Benthings, SRG Kramm, SRG Innocent, dan KBG Saxa.
Dari dua tim dan para pemainnya, kita bisa mengambil pelajaran jika tidak ada jalan yang mudah untuk menggapai sesuatu. Dan kegagalan bukanlah akhir dari perjuangan.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal M6 World Championship, format, hasil dan cara menonton