Player EVOS Legends yang sebelumnya pernah membela Bigetron Alpha, Cr1te, mengucapkan permintaan maafnya secara langsung kepada mantan timnya tersebut atas julukan “Kelinci RRQ Hoshi” yang muncul karena dirinya.
Istilah “Kelinci RRQ Hoshi” untuk Bigetron Alpha ini bermula dari ucapan Lemon setelah berhasil membawa timnya meraih kemenangan di salah satu musim reguler pada MPL ID S4 dengan skor 2-1.
Ucapan ini dilontarkan oleh Lemon dalam sebuah sesi wawancara setelah pertandingan dengan tujuan untuk membalas perkataan atau celetukan salah satu player Bigetron Alpha saat itu, 3yy atau yang kini menggunakan IGN Cr1te.

Pada pertandingan tersebut, RRQ Hoshi sempat kecolongan satu game dari Bigetron Alpha sebelum memastikan kemenangan 2-1. Setelah pertandingan, 3yy alias Cr1te menyebut lawannya itu menang hoki dari timnya sebelum dibalas Lemon dengan kata-kata “kami ingin menjadikan BTR kelinci percobaan”.
Sejak saat itu, ungkapan “Kelinci RRQ Hoshi” untuk Bigetron Alpha tersebut masih terus digunakan hingga saat ini. Hal inipun menjadi bumbu tersendiri dari rivalitas kedua tim pada setiap pertemuan mereka hingga saat ini, atau bahkan di masa yang akan datang.
- Thamuz terkuat di bumi comeback! Antimage gendong EVOS Legends
- Tren juara MPL ID berdasarkan hasil El Clasico
Cr1te minta maaf kepada Bigetron Alpha soal istilah “Kelinci RRQ Hoshi”

Pada pertandingan week 8 MPL ID S9 menghadapi Bigetron Alpha, Jumat (8/4/2022), Cr1te kembali dimainkan oleh Zeys sebagai midlaner EVOS Legends menggantikan peran Luminaire dan Wann. Uniknya, ia pun menghadapi mantan timnya tersebut bersama DreamS yang juga pernah membela tim berlogo Robot tersebut.
Pada pertandingan tersebut, kedua player tersebut berhasil mengantarkan EVOS Legends meraih kemenangan dengan skor 2-0. Seusai laga, mereka pun menghadiri jumpa pers dengan awak media.
Pada kesempatan tersebut, ONE Esports mencoba memfasilitasi Cr1te untuk mengungkapkan perasaannya kepada Bigetron Alpha soal julukan “Kelinci Percobaan RRQ Hoshi” tersebut. Ia pun mengaku hingga saat ini masih merasa bersalah dan mengucapkan permintaan maafnya.
“Tentu saja saya merasa bersalah kepada Bigetron. Sampai sekarang saya masih tidak enak juga kepada mereka. Ya, dulu kan saya masih bocah dan spontan saja ngomong seperti itu,” ucap sang player kepada ONE Esports.
“Saya ingin meminta maaf kepada Bigetron untuk julukan tersebut sampai muncul karena saya. Sedih juga sih,” tuturnya.
Setidaknya dengan menyampaikan permohonan maaf ini, perasaan bersalah yang dirasakan olehnya hingga saat ini kepada Bigetron Alpha bisa tersalurkan dan sedikit meringankan beban serta pikirannya. Hal ini juga penting bagi sang player untuk bisa lebih fokus kepada kariernya dan tidak lagi terlalu terbelenggu oleh perasaan bersalah di masa lalu.
BACA JUGA: Jadwal MPL ID Season 9, klasemen, format, hasil, dan cara menonton