Antimage kembali ke performa terbaiknya. Setelah sempat mengalami permainan yang inkonsisten di awal musim, pemain dengan nama Maxhill Leonardo itu kembali memperlihatkan performa terbaik.
Banyak orang menganggap Antimage sudah habis dan tak akan bisa mengimbangi offlaner lain yang menanjak. Tapi mantan pemain ONIC Esports itu membuktikan bahwa dia masih sangar. Sang pemain bahkan mampu menggendong EVOS Legends saat mengalahkan Bigetron Alpha 2-0, Jumat (8/4).

Bermain tanpa Wann dan REKT, EVOS Legends malah terlihat lebih lepas dan mampu bermain rapi. DreamS dan Cr1te mampu mengemban tugas dua veteran Macan Putih dengan baik.
Namun, satu pemain yang paling pantas disorot adalah Antimage. Menggunakan Paquito dan Thamuz, rotasi yang dilakukan sang offlaner benar-benar berfungsi efektif dan menghancurkan gameplay BTR.
- RRQ Hoshi vs EVOS Legends: Hasil El Clasico sepanjang masa di MPL ID
- Donkey bahas plus-minus strategi rotasi pemain EVOS Legends
Thamuz Antimage terlalu OP
Salah satu hal yang menjadi headline pada laga tadi adalah Antimage yang akhirnya kembali memakai Thamuz, hero signature sang pemain ketika di season 3.

Thamuz di sini muncul awalnya mungkin hanya sebagai counter Dyrroth, tapi dalam ingame Max benar-benar menggila dan menjadi poros inisiasi dari semua pergerakan EVOS Legends.
Ia menang by one dengan Wanwan maupun Dyrroth. Ia pun mampu menahan gempuran damage dari Bigetron di sisi paling depan. Kita dibuat flashback dengan Thamuz terkuat di bumi enam musim ke belakang.
Di sini menjadi ajang pembuktian juga bahwa kemampuan Antimage masih sangat baik jika bermain lepas dan tanpa beban. Modal penting bagi EVOS Legends untuk playoff nanti.
BACA JUGA: 3 alasan EVOS Legends bisa menang dari RRQ Hoshi di El Clasico jilid 2