Nasib Sutsujin tak baik-baik saja. Debutan yang namanya baru muncul di MPL ID S10 mendadak menjadi bahan hujatan, karena hasil yang didapati EVOS Legends.

Sang pemain muncul di pekan kedua MPL menggantikan Ferxiic di skuad EVOS Legends. Sosok yang hanya seorang publik dan joki sebelum diresmikan EVOS Legends itu sempat menarik perhatian ketika tampil apik sampai pekan keempat.

EVOS Legends
Kredit: MPL ID

Sayangnya, setelah itu dia menurun performanya, bahkan gagal membawa EVOS Legends lolos playoff. Tak ayal prestasi rankednya yang sempat mengumpulkan 9 ribu poin, kini menjadi sarkasan banyak orang.

Pemain dengan nama Arthur Sunarkho itu pun diturunkan ke EVOS Icon kembali bersama Clover, Tazz, dan Pendragon untuk Piala Presiden Esports 2022.

Branz promosi ke EVOS Legends, EVOS Icon, EVOS Dreams
sumber: MDL

Terbukti secara mekaniknya memang tak semenonjol Ferxiic. Sejak awal dia juga memang mengandalkan rotasi, makro, dan kemampuan farmingnya. Kurang fokus dengan mekanik dan kill.



Udil masih jadi Team Sutsujin

Performa Sutsu di pilpres belum begitu menonjol. EVOS Icon memang sudah dipastikan lolos ke main event, tapi mereka tak sesempurna EVOS Legends yang menang sempurna 100 persen di fase grup. Sutsujin Cs terhajar Rebellion Zion dan RRQ Hoshi.

EVOS Sutsujin
Sumber: MPL ID

Terlepas dari itu, Udil mengungkap bahwa dia adalah sosok yang begitu kagum dengan Arthur. Pentolan Alter Ego itu mengakui bahwa pemain ini punya makro yang begitu apik.

“Dia itu jago. Dia kurang sinergi saja sama timnya saja (di MPL ID S10). Sutsujinnya sendiri saja jago banget,” kata Udil kepada Antimage saat live streaming.

“Ferxiic kan lebih ke assassin. Ngomongin makro sutsujin ini OP kali. Ngerti dia kemana-kemana-nya. Saya lebih pilih main sama Sutsujin sih,” tambah dia.

BACA JUGA: EVOS Sutsujin jadi pusat perhatian, calon bintang atau overrated?