Beberapa hari lalu kita telah menyaksikan empat perwakilan dari tim juara MPL berbagai region saling beradu strategi untuk mendapatkan draft bracket yang mereka inginkan di MPLI 2021. Dan lagi-lagi, James memborong tim raksasa di bracketnya, sama seperti tahun lalu.

Di atas kertas, James memiliki banyak peluang untuk mendapatkan bracket yang lebih ringan. Oleh karena itu tak sedikit yang mempertanyakan keputusan mantan pelatih RRQ Hoshi tersebut. Lalu apa yang menjadi alasan sebenarnya di balik gerakan mencengangkan James?

Alasan James mengumpulkan para raksasa di bracket-nya

James, MPLI 2021 Captain's Bracket
Kredit: ONE Esports

Seperti yang kalian tahu, empat juara MPL memiliki hak istimewa untuk memilih empat tim di bracket-nya. Keempat tim yang terpilih bakal menghadapi tim juara MPL jika lolos ke perempat final nanti. Mungkin banyak yang berpikir untuk menghindari tim besar di bracket agar tak sulit melangkah ke tahap selanjutnya. Tapi berbeda dengam James. Pelatih yang membawa Team SMG menjadi juara di musim pertamanya itu memiliki pandangan lain.

Alih-alih menghindari tantangan, James justru ingin menghadapinya agar bisa belajar banyak hal. Itulah mengapa ia memilih banyak tim besar di bracket MPLI 2021, termasuk menghadirkan El Clasico di putaran pertama.

“Saya senang dengan hasil draft. Alasan pilih RRQ dan EVOS? Saya mau berlatih dan belajar dari semua tim. Semua tim (di MPLI) bagus. Dengan memilih tim terbaik di wilayah ini, kami harus bersiap menghadapi segala tantangan,” ungkap James.

Sang pelatih juga beranggapan jika timnya harus siap menghadapi segala rintangan, tidak peduli dengan apapun hasil yang didapat. Meskipun pada akhirnya harus menelan kekalahan, setidaknya itu bisa membuat timnya banyak belajar.

“Menurut saya, jika kami mau bertarung maka bertarunglah sekarang, tidak peduli apapun rintangan. Di sini kita bisa berkembang. Pilihan bagi kami adalah menang atau belajar. Sesederhana itu,” ucapnya.



Misi Team SMG di MPLI 2021

Mobile Legends, Team SMG, MPL MY S8, Sasa
Kredit: Facebook/Team SMG

Datang sebagai satu dari empat tim juara MPL yang mendapatkan keistimewaan untuk memilih bracket dan langsung lolos ke playoff, Team SMG tentunya dihadapkan dengan ekspektasi besar. Menanggapi hal tersebut, James hanya bisa menjanjikan satu hal, yaitu Team SMG akan melakukan yang terbaik.

“Kami akan melakukan yang terbaik, ini adalah turnamen di mana kami bisa memahami tim dari wilayah yang berbeda. Jadi ini bisa menjadi persiapan untuk M3 serta memahami bagaimana kebiasaan dan pendekatan mereka terhadap patch saat ini,” ujarnya.

Apa yang dikatakan James bisa diartikan Team SMG ingin mempelajari bagaimana cara tim terbaik di Asia Tenggara bermain dan memahami patch atau META. Pelatih berkebangsaan Malaysia menyadari jika setiap tim akan memiliki karakter yang berbeda, untuk itu ia ingin Team SMG belajar banyak hal di turnamen nanti.

“Meta begantung pada diri kita sendiri. beberapa meta tidak sesuai dengan tim tertentu, kalian harus menemukan apa yang sesuai. Meta bisa muncul dalam bentuk apa saja tetapi kalian hanya perlu menemukannya, semakin cepat kalian menemukan semakin banyak keuntungan yang akan didapatkan,” tutur James.

Jangan lewatkan panasnya persaingan tim MLBB terbaik Asia Tenggara di MPLI 2021 yang disiarkan secara langsung di platform FacebookTikTokTwitchTwitter, dan YouTube ONE Esports.

BACA JUGA: Jadwal MPLI 2021, tim peserta, bracket dan format turnamen