GPX menjadi salah satu tim yang paling dinanti performanya di play-in MDL Season 5. Tak mengejutkan karena tim ini punya basis fans yang cukup besar.
Gagal tampil baik di MDL Season 4 dan finis dua terbawah memaksa Geng Kapak untuk bermain dari fase play-in bersama Pabz Esports dan lima tim baru lainnya.
Tapi GPX dan Pabz sebagai tim yang bermain di season 4 mendapat priviledge langsung tampil di babak playoff ketimbang tim-tim baru yang harus bermain sejak awal.
GPX serius menanggapi MDL Season 5
Pada MDL season 4 roster GPX memang masih kerap berganti. Di awal sampai tengah musim mereka masih memainkan eks pemain-pemain Siren Esports. Sampai ketika tim terlanjur terpuruk, pemain-pemain yang direncanakan tampil di MPL turun gunung.

Sebut saja Watt, Fredo, dan Rinazmi. Sayangnya itu tak memberikan dampak besar. Tim ini tetap tak lolos playoff dan merasakan kegagalan di musim MDL perdananya.
Pembelajaran pun dipetik dan kali ini mereka sangat serius pada MDL Season 5. Selain langsung memainkan para pemain utamanya, dua rekrutan besar pun baru saja diumumkan.

Sehari sebelum tampil di play-in, mereka mendatangkan Ando dari EVOS Esports dan wonderkid Team Gryffin, Reyy. Dua pemain ini menyempurnakan komposisi bertaraf MPL yang mereka miliki yakni Fredo, Watt, dan Rinazmi.
- GPX Basreng duetkan Minotaur – Hylos, Earl: Itu bukan troll!
- RRQ Mika telan kekalahan pertama, GPX Basreng kuasai puncak klasemen WSL S4
Geng Kapak menggila dan membantai tim paling potensial di play-in
Benar saja, kemewahan roster langsung terlihat pada laga pertama mereka menghadapi Freakout DBK, tim yang notabene paling mengejutkan di fase awal dengan hasil yang cukup memikat.
Sayang bakat hebat Freakout tak bisa mengimbangi kualitas dan pengalaman para pemain Geng Kapak. Dua game diselesaikan relatif mudah oleh Ando Dkk.
Ando dan Reyy sebagai pemain baru pun tampil penuh percaya diri, dan benar-benar memperlihatkan potensi terbaik yang dimiliki.
Reyy dua kali memainkan Hayabusa dengan sangat spesial. Dia membuktikan Donkey Dkk tak salah memilih jungler dan ini memperlihatkan bahwa ada nama baru yang harus diperhatikan di scene pro saat ini.
Sementara Ando juga tak kalah bagus bermain Valentina dan Cecilion, bahkan di game kedua, Cecilionnya menutup kemenangan dengan triple kill.
BACA JUGA: Ando dan Reyy resmi merapat, GPX semakin berbahaya