GPX Basreng masih mampu memperlihatkan kapasitas yang apik di WSL Season 4. Tradisi positif yang mana hampir selalu unggul saat lawan EVOS LYNX kembali terulang.

Performa GPX Basreng sebenarnya sedang tidak prima. Sebagian besar pemainnya diyakini sedang kurang fit, tapi tetap harus bermain. Dampak terbesar adalah kekalahan 3-0 dari Belletron Era di final upper bracket.

Funi dan Earl tank baru evos lynx
Sumber: Instagram

Hal ini memaksa mereka untuk turun ke final lower dan berhadapan dengan EVOS LYNX yang notabene sedang on-fire di playoff.

Benar saja duel antara EVOS dan GPX berjalan begitu panas. Pada sistem BO5, kelima game benar-benar harus dijalankan.

GPX Basreng sempat tersudut

Funi Dkk sebenarnya sudah tampil cukup oke. Pada game pertama mereka menang relatif mudah. Komposisi berbeda yang mana Elle menjadi jungler benar-benar mengejutkan EVOS.

Kredit: Woman Star League

Tapi, EVOS LYNX berhasil cepat beradaptasi. Game kedua dan ketiga, Elle benar-benar tak dikasih maih sama sekali. Permainan Thall juga kian ganas dengan inisiasi yang begitu maksimal.

Peran Violet juga menjadi penting karena dia adalah badan kedua EVOS setelah Thall. Sehingga Caramel, Lipii, dan Pica bisa memaksimalkan damage output yang ada. EVOS unggul 2-1 dan sebenarnya tinggal menang satu game lagi untuk ke grand final.

Skye comeback, GPX Basreng langsung menang

Perubahan komposisi terjadi pada game keempat, yang mana Fumi digantikan oleh Skye. Elle kembali menjadi EXP Laner dan ini membuat EVOS lagi-lagi lama beradaptasi dengan musuh.



Apalagi di game keempat, GPX Basreng membuat surprise pick dengan menempatkan Valentina sebagai roamer, sesuatu yang jelas tak terdeteksi oleh mereka. GPX memenangi game keempat dan posisi menjadi 2-2.

Sampai di game penentu, laga panas terjadi. GPX unggul di early game. Keberadaan Hylos dan Jawhead benar-benar jadi masalah untuk Aamon dari Caramel.

Tapi, EVOS sempat memenangi satu war penting yang membuat kondisi berbalik. Sayangnya, EVOS kurang pintar dalam mengatur lanenya, yang mana GPX jauh unggul dari makro mapping.

Tak ayal, satu blunder dibuat EVOS yang berujung akan kekalahan. Berniat melakukan ganking ke arah Jawhead, posisi Caramel dan Violet malah terjepit oleh pemain-pemain GPX. Caramel mati di sini dan GPX dengan mudah melakukan push. GPX Basreng menang 3-2.

GPX Basreng dan Belletron Era wakil Indonesia di MWI 2022

Hasil tersebut membuat GPX Basreng dan Belletron Era menjadi dua wakil Indonesia di MWI 2022. Dua tim yang dipastikan juga langsung jadi unggulan di turnamen tersebut, karena kekuatan besar tim ladies Indonesia.

MWI 2022
Sumber: MWI 2022

Kedua tim juga akan berhadapan dengan sistem BO7 di grand final WSL Season 4 yang akan diadakan beberapa jam ke depan.

BACA JUGA: Belletron Era amankan tiket MWI 2022, EVOS LYNX pulangkan Alter Ego NYX dan RRQ Mika