Faramis adalah hero yang jarang dipick di scene kompetitif maupun ranked tier tinggi. Power dari sang hero memang tak optimal pada META yang sekarang.

Keunikan memang menjadi kelebihan Faramis. Bisa hidup lagi setelah mati (pun membawa temannya untuk ressurect juga), CC yang cukup mengganggu, dan damage yang lumayan menjadi kelebihannya.

Moonton pun sadar akan power hero Faramis yang kurang dan dia direncanakan bakal direvamp beberapa waktu ke depan. Tapi Faramis memang punya satu kelebihan.

Mobile Legends, Gloo MLBB, Skin Verdan Enchanter

Dia adalah counter murni bagi Gloo, hero yang sedang sangat populer di scene kompetitif saat ini. Uniknya selama Gloo muncul sepanjang MPL ID S9, tak ada yang mencounternya dengan Faramis. Baru Bigetron Alpha melakukan itu dua kali beruntun pada dua game menghadapi RRQ Hoshi, Minggu (27/2).



Faramis jadi bumerang bagi Bigetron Alpha

Meski dua kali mencoba meng-counter Gloo yang dipakai R7, Faramis dari Renbo bisa dibilang tidak efektif. Altar yang dibuka kerap tak menguntungkan untuk tim.

Faramis Renbo bahkan jarang membuka skill 2 untuk menghancurkan bulir dari Gloo karena R7 tahu benar timing yang tepat mengeluarkannya agar tak ter-counter.

Durabilitas war sebuah tim harusnya semakin besar ketika ada Faramis, faktanya hal itu tak terjadi pada laga ini. RRQ Hoshi tahu benar memaksimalkan potensi hero yang dimiliki dan Faramis yang ada malah jadi kelemahan dari Bigetron Alpha karena mereka otomatis tak ada damage magic yang signifikan.

Mungkin Renbo sempat membuat momen di game kedua yang mana potensi end game RRQ Hoshi terhenti kala itu, tapi hanya itu saja.

Sebenarnya Faramis bisa saja dipakai, tapi harusnya jangan di posisi midlaner, tapi EXP Laner. Dengan begitu Renbo mungkin bisa memakai hero-hero damage yang biasa dia pakai sebelumnya.

Pasca pertandingan, Clay pun mengaku bahwa ini hanya soal mekanikal gameplay yang mereka menangi terkait melawan Faramis.

“Kita semua tahu Faramis itu counter natural Gloo. Tapi mungkin R7-nya aja yang lebih jago memakai Gloo,” katanya pada interview media.

“Cara melawannya memang kita lebih main kiting sih karena memang kurang unggul kalau war besar seperti itu,” timpal Skylarrr.

Alberttt comeback dan menggila

Setelah sempat absen pada laga melawan ONIC Esports dan digantikan Aether, Alberttt comeback pada laga melawan Bigetron Alpha. Benar saja, gameplay agresif RRQ Hoshi pun kembali. Mekanik dari Alberttt benar-benar di luar batas normal sehingga kualitas tim menanjak drastis.

Mobile Legends: Bang Bang RRQ Hoshi's Alberttt at the M3 World Championship
Credit: Moonton

Penggunaan Hayabusa dan Roger dari Alberttt nyaris sempurna. Ia benar-benar kerap melakukan finishing yang sempurna. Tak ayal dua kemenangan diraih dengan baik oleh Alberttt Dkk.

BACA JUGA: Rebellion Zion ucapkan selamat tinggal pada predikat ‘Badut’