EVOS SG adalah salah satu tim yang konsisten tampil di M Series. Sejak M1, M2, sampai sekarang M3, mereka selalu hadir sebagai juara di regionnya.
Sayangnya ketika bermain di level internasional, Potato Dkk kerap mengalami kendala. Mereka kerap kesulitan dan terlihat beda level dengan tim-tim unggulan dari Filipina dan Indonesia.

Namun, keberuntungan ada di Macan Putih dari Singapura tersebut di M3, setidaknya pada fase awal. EVOS SG ada di grup C bersama BTK (Amerika Serikat), See You Soon (Kamboja), dan Na’Vi (Rusia).
Peluang keempat tim dianggap setara, tapi EVOS SG membuktikan bahwa pengalaman mereka, ditambah titel juara MPL SG Season 2 tak bisa dibohongi.
EVOS SG amankan upper bracket M3 dengan rekor sempurna
EVOS SG benar-benar superior di fase grup M3. Hanya See You Soon yang sempat sedikit menyulitkan mereka, itu pun tak sepenuhnya. Tiga kemenangan mutlak mereka dapati dan perjalanan di M3 sejauh ini masih mulus.
Mereka memang belum bertemu tim-tim raksasa, tapi tiga kemenangan menjadi modal sekaligus pemanasan penting bagi mereka sebelum ujian sesungguhnya hadir di upper bracket nanti.
- ONIC Baloyskie kembali jadi roamer di M3, ini alasannya
- Luiiz mengaku tidak percaya Vivo Keyd berhasil kalahkan ONIC Esports di M3
EVOS SG tak punya target muluk di M3
Terlepas dari permainan apik mereka, EVOS SG mengaku tak punya target muluk. Mereka memang ingin juara, tapi mereka mencoba realistis dengan keadaan yang ada.
“Kami memang ingin juara, tapi jika realistis, kami hanya ingin mencapai enam besar,” kata EXP Laner tim, Gear.

Pemain berusia 16 tahun itu juga mengaku sangat ingin melawan tim Indonesia, karena sempat bermain di tanah air.
“Saya ingin menghadapi tim Indonesia, karena pernah main di sana. Saya sangat menantikan hal tersebut dan menghormati mereka,” pungkas sosok belia tersebut.
BACA JUGA: Pertunjukan solo MobaZane bawa BTK temani EVOS SG ke Upper Bracket M3