EVOS Esports kembali mengumumkan perpisahan dengan beberapa pemain Legends dan ICON setelah sebelumnya mengumumkan perpisahan dengan para pemain dari EVOS Holy. Bukan main-main, berbagai juara dunia kini turut dilepas.
Tahun 2023 mungkin tahun yang cukup berat bagi EVOS Esports, baik tentang Legends atau ICON pada scene kompetitif MLBB Indonesia. Naik-turun performa tampaknya sudah tidak dapat ditolerir, kini EVOS benar-benar ingin kembali merebut tahta.

Tidak ada ruang untuk kesalahan dan kekurangan, sudah cukup Fams meratap melihat tim Macan Putih gagal di tahun 2023. EVOS Esports harus berani ambil resiko, ambil sikap demi menuai hasil yang diharapkan oleh semua pihak.
Gelombang perpisahan di akhir tahun 2023 ini, mungkin menjadi yang terakhir. EVOS telah siap untuk menyambut pasukan yang lebih baik di tahun 2024.
| BERITA PILIHAN REDAKSI |
| Alasan MPL ID S13 bakal menjadi kompetisi terpanas di 2024 |
| Beda Zeys dan Age saat latih EVOS Legends |
| Penting! Tips jadi pro player MLBB ala EVOS Tazz |
EVOS cuci gudang, roster hingga manajer tim juara dunia pamit!

Pada kanal YouTube EVOS TV, Minggu (31/12) EVOS Esports resmi melepas para pemain mulai dari Legends, hingga ICON.
Pemain-pemain yang dilepas mulai dari Delvin “Hijumee” Ramadhana, M Nur “cr1te” Efandy, Arthur “Sutsujin” Sunarkho, Muhammad “Gamoraa” Daffa, Raihan “Caid” Said hingga sang manajer Aji “SOA” Wicaksono.
Perpisahan ini merupakan bagian terberat bagi EVOS. Pasalnya, beberapa di antara pemain dengan potensi yang cukup besar, termasuk Hijumee, hingga Sutsujin. Pemain-pemain yang sudah berprestasi pada level Internasional.

Termasuk Cr1te, pemain yang sempat membuktikan diri membawa EVOS ICON juara MDL ID S7 masih sempat membela EVOS Legends. Sementara itu, Gamoraa dan Caid adalah para pemain baru direkrut musim kompetisi MDL ID S8.
Sang manajer, SOA (Son of Anarchy) adalah sosok ikonik di balik layar EVOS Legends sejak MPL ID S8 di mana ia menggantikan posisi Mada “GHOST” Rahadian. SOA sudah menemani anak-anak Legends selama 2 tahun terakhir, bahkan ia bersama dengan Legends membawa Indonesia menjadi juara IESF WEC 2022, Bali tahun lalu.

Perpisahan ini meninggalkan lubang yang cukup besar di tubuh EVOS Esports. Namun, ada kata pepatah ‘hilang akan tumbuh’ maka tentunya posisi para pemain yang harus hengkang akan digantikan oleh para pemain baru serta manajer baru nantinya.
Terima kasih Hijumee, Cr1te, Sutsujin, Gamoraa, Caid dan SOA. Kalian sudah menjadi bagian dari sejarah terbaik EVOS Esports.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Cuci gudang, EVOS Holy rombak pemain besar-besaran!