Kategori Mobile Legends di Piala Presiden Esports 2021 menjadi ajang terakhir yang diikuti oleh EVOS Legends pada 2021. Di ajang tersebut, REKT dkk gagal lolos ke main event atau fase grup yang digelar offline di Bali.
Padahal, EVOS Legends sudah begitu serius untuk bisa meraih gelar juara di ajang tersebut. Mereka sempat mengikuti kualifikasi tertutup dan terbuka untuk lolos ke main event.
Di kualifikasi tertutup, perjalanan EVOS Legends sempat lancar sebelum mereka berjumpa dengan Aura Fire. Setelah itu, mereka juga harus tumbang ditangan Alter Ego di laga Bronze Match, hingga dipastikan gagal meraih tiket ke main event Piala Presiden Esports 2021 dari fase ini.
Tak menyerah sampai di situ, EVOS Legends pun berusaha untuk lolos ke main event Piala Presiden Esports 2021 melalui kualifikasi terbuka. Memainkan roster berbeda dengan menyertakan Panser, LJ, dan Ando di dalamnya, plus mengembalikan REKT sebagai gold laner, perjalanan mereka cukup lancar.
Namun di partai grand final, EVOS Legends harus tumbang dit angan Bigetron Alpha. Hasil ini membuat REKT dkk dipastikan gagal lolos ke fase grup Piala Presiden 2021.
- Item build Yve paling broken versi Jonathan Liandi
- Zeys dan REKT ungkap penyebab EVOS Legends gagal lolos ke M3
Penyebab EVOS Legends gagal lolos ke Piala Presiden Esports 2021

Bagi EVOS Legends, kegagalan mereka lolos ke main event Piala Presiden Esports 2021 ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa performa mereka mungkin tengah menurun, atau memang tengah terjadi sesuatu di dalam tim.
Kini setelah semuanya berlalu, pelatih EVOS Legends Zeys, buka suara mengenai apa yang sebenarnya terjadi di dalam tim, bahkan sejak gelaran MPL ID Season 8 yang membuat mereka gagal lolos ke M3 World Championship.
“Di Piala Presiden, para pemain sedikit bersemangat. Namun ketika kami mampu meraih kemenangan demi kemenangan di kualifikasi terbuka, kami juga masih memiliki masalah internal sejak pertandingan menghadapi Alter Ego (kualifikasi tertutup), di mana mereka (para pemain) tidak saling percaya satu sama lain,” ucap Zeys dalam video yang diunggah ke channel Youtube EVOS TV.
Bermain sebagai tim adalah hal mutlak untuk dilakukan oleh setiap tim yang bertanding di turnamen besar, meskipun memiliki pemain terbaik di setiap role. Jika tidak, permainan dan kemampuan terbaik mereka tidak akan muncul.
Dengan banyaknya pelajaran yang mereka dapatkan di sepanjang 2021, hal ini pasti akan dijadikan pengalaman bagu EVOS Legends sebagai persiapan mereka menghadapi MPL ID Season 9. Mungkin hal ini juga akan mereka jadikan sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan transfer pemain.
BACA JUGA: RRQ Hoshi paling sibuk sepanjang 2021, ONIC Esports pemilik winrate tertinggi