Tak perlu diragukan lagi jika saat ini Sanz adalah salah satu midlaner terbaik di dunia. Selain mampu membawa ONIC Esports mengapai back-to-back champion MPL ID, ia juga dinobatkan sebagai grand final MVP di season terbaru.

Berbeda dengan kebanyakan midlaner lain, Sanz tidak menunggu momen datang pada dirinya. Sering kali pilar utama ONIC Esports melakukan manuver gila yang berakhir jadi momen krusial untuk timnya.

Sempat berperan sebagai jungler di beberapa musim sebelumnya membuat Sanz memiliki skill mekanik di atas rata-rata. Mungkin itu yang menjadikan gaya permainannya penuh aksi dan sangat digemari para penonton.

Baru-baru ini kami berkesempatan untuk berbincang secara eksklusif di sela-sela MSC 2023. Kala itu kita sempat membahas poin penting apa yang harus dimiliki seorang mdilaner.



3 poin yang wajib dimiliki midlaner menurut Sanz

Sanz, ONIC Sanz, MPL ID S11, MLBB, Mobile Legends
Kredit: ONE Esports

Pertama-tama, ia membagikan cara paling lumrah untuk meningkatkan kemampuan. Tidak hanya untuk midlaner, melainkan untuk semua role.

“Kalian harus spam rank untuk mengasah skill mekanik dan pemahaman makro,” jelasnya.

Lalu ia lanjut menjelaskan, kali ini pandangannya mengerucut ke role midlaner.

“3 poin penting midlaner? Perhitungan, mekanik, dan positioning,” terang Sanz.

Kredit: Instagram/garudaku.esi

Apa yang tersirat dari pesan Sanz sebenarnya cukup dalam, mari kita ulas satu per satu.

Perhitungan, setiap midlaner harus memiliki perhitungan matang, terutama dengan kalkulasi damage. Kalian harus tahu seberapa besar damage yang bisa dihasilkan dengan item yang sudah dimiliki. Jika itu cukup, maka team-fight berpotensi besar untuk dimenangkan dan kalian bisa meminta roamer atau initiator lain untuk melakukan inisiasi.

Mekanik, mungkin sebagian besar dari kalian sudah mengerti apa yang dimaksud pada poin ini. Ya, seorang midlaner harus bisa memaksimalkan potensi hero. Setiap hero sama-sama memiliki set skill dengan kegunaannya masing-masing, yang membedakan hanya kemampuan pemain untuk memaksimalkannya. Analogi sederhananya, ketika Eudora bertarung 1v1 melawan Eudora, yang menentukan hasil pertarungan tentunya hanya kemampuan pemain untuk memaksimalkan potensi hero tersebut.

Positioning atau pemilihan tempat, lokasi kalian saat melakukan team-fight bakal menentukan hasil pertempuran. Bayangkan ada Nana terjebak di garis depan saat team-fight berlangsung, sementara di kubu lain ada Pharsa di barisan belakang yang siap melayangkan Ultimate Feathered Air Strike ketika semua core lawan berada dalam jarak serangnya. Bisa dipastikan dengan mudah bukan midlaner mana yang berpotensi memberikan kontribusi lebih besar pada tim.

Semua poin diatas tidak akan bisa kalian dapatkan hanya dengan latihan semalam, perlu tekad kuat dan proses panjang untuk mencapai level tertinggi di jagat persaingan Mobile Legends. Bagaimana dengan kalian? Sudah memiliki tiga poin penting tersebut?

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: Jadwal MSC 2023, format, hasil pertandingan dan cara menonton