Jalan berbeda akan diarungi oleh dua wakil Indonesia di awal playoff M3 World Championship, RRQ Hoshi dan ONIC Esports. Di fase menentukan tersebut, ONIC Esports akan mengarungi lower bracket dan RRQ Hoshi di upper bracket. Meski demikian, asa untuk melihat keduanya tampil di grand final M3 masih tetap ada.
Hasil ini didapat setelah ONIC Esports secara mengejutkan harus terdampar di dasar klasemen Grup B usai takluk dari Vivo Keyd dan Todak, meski mereka sempat menang atas pemuncak klasemen, ONIC PH, di laga pembuka.
Sedangkan RRQ Hoshi di Grup D tampil begitu perkasa. Mereka mampu menunjukkan performa hebat dan dominasi dari setiap tim yang dihadapi, yaitu Team SMG, GX Squad, dan RSG SG.
Kini ONIC Esports akan berjumpa dengan Team SMG di ronde pertama lower bracket M3. Sementara RRQ Hoshi bakal ditantang Todak di perempat final upper bracket.

Mengingat kualitas yang dimiliki oleh RRQ Hoshi dan ONIC Esports, harapan melihat keduanya bisa berjumpa di grand final M3 pun dikumandangkan oleh komunitas Mobile Legends Indonesia dan netizen di berbagai platform.
Hal ini sangat lumrah terjadi karena di atas kertas, mereka memang layak untuk bisa melaju dan berada di pertandingan tersebut. Namun, jangan sampai juga hal ini menjadi tekanan tersendiri bagi RRQ Hoshi dan ONIC Esports.
- RRQ Hoshi takkan membeda-bedakan tim lawan di M3
- Statistik group stage M3: 3 hero tak terlupakan di fase draft pick
Clay minta semua pihak hanya fokus mendukung RRQ Hoshi dan ONIC Esports

Harapan agar RRQ Hoshi dan ONIC Esports bisa terus melaju hingga saling berjumpa di grand final adalah harapan terbesar dari komunitas Mobile Legends Indonesia di M3.
Pasalnya, hal ini dapat memastikan bahwa gelar juara M3 akan berhasil dibawa pulang ke Tanah Air dan menunjukkan bahwa Indonesia adalah yang terbaik di scene Mobile Legends dunia.

Midlaner RRQ Hoshi, Clay, juga berharap ekspektasi tersebut bisa terwujud di M3. Namun di sisi lain, ia memiliki sebuah pesan bijak kepada semua pihak yang juga mengharapkan RRQ Hoshi dan ONIC Esports bisa lolos ke grand final M3 untuk hanya fokus memberikan dukungan dari pertandingan ke pertandingan dan tidak membesar-besarkan soal ekspektasi tersebut.
“Sebenernya kita gak bisa bilang RRQ bantai upper bracket, ONIC bantai lower bracket, takutnya kejadian di M2 terulang lagi. Lebih baik kalian support kami agar bisa lebih semangat lagi membantai tim yang di atas dan di bawah,” ucap Clay saat berbincang-bincang dengan Mirko melalui Live Instagram.
Dengan hanya fokus memberikan dukungan kepada RRQ Hoshi dan ONIC Esports di setiap pertandingannya, hal ini dipercaya Clay akan semakin meningkatkan semangat, ketimbang terus membicarakan soal ekspektasi yang hanya akan menjadi beban dan tekanan bagi setiap tim dalam bertanding.
BACA JUGA: Jadwal M3 World Championship, playoff, prize pool, tim peserta, pembagian grup, hasil pertandingan