Aura Fire menjadi salah satu tim yang mendapat sorotan di MPL ID S9. Mereka berhasil mengubah stigma dari tim pesakitan, menjadi salah satu unggulan juara musim ini.

Perjalanan Aura untuk mendapat perhatian di MPL berjalan cukup lama. Sejak MPL ID S5 Aura menjadi tim langganan peringkat bawah dan tak pernah lolos ke playoff bersama Geek Fam ID hingga season 7.

Mobile Legends, Reza Pahlevi, Aura Fire
Kredit: Instagram/Rezaaphlev

Mereka kerap dihina dan dihujat oleh para netizen. Tak sedikit juga yang menyebut Aura Fire sebagai tim badut, menengok susahnya mereka meraih kemenangan di MPL.

Tapi sejak season 8, Aura Fire memperlihatkan perubahan yang mencolok. Ini awal mula kebangkitan Aura Fire.



Aura Fire tak sekadar diperhitungkan

Hebatnya Aura adalah keunikan yang mereka buat. Tim ini tak hanya bisa bersaing dan lolos di MPL ID S8, kemudian juara Piala Presiden Esports 2021 dan masuk papan atas sekarang di MPL ID S9, tapi mereka memperlihatkan sesuatu yang berbeda.

Aura adalah tim dengan gameplay paling beragam dan pool hero terunik di MPL. Mungkin hanya mereka yang mampu bermain agresif assassin macam Fanny, kemudian tiba-tiba bermain late game fighter jungler seperti Aulus, sampai ke gameplay unik macam roamer killer dengan jungler tank.

Inovasi ini yang membuat High Dkk berbeda dari tim lainnya. Bahkan pujian pun didatangkan kepada Aura dari Jonathan Liandi. Ketika sedang mereaksi sebuah video, Jo menganggap Aura Fire adalah fenomena di MPL sepanjang sejarah.

“Sekarang mereka membuktikan memang layak ada di MPL. Menurut saya Aura Fire adalah fenomena di MPL,” ujarnya di sebuah video reaksi Tiktok pada Youtubenya.

“Karena setelah 9 season MPL berjalan, baru terjadi hal seperti Aura ini. Mereka menggunakan roster yang sama tanpa perombakan, mayoritas pemainnya pun bukan pemain bintang. Dan bisa berkembang sejauh ini.”

“Kalau sampai Aura juara musim ini, mereka adalah People’s Champion. Bisa memenangi hati netizen,” tutup dia.

BACA JUGA: Filosofi Aura High mengenai role jungler MLBB