Gloo Wall Free Fire merupakan salah satu item penting di dalam permainan Free Fire. Gloo Wall umumnya digunakan sebagai mekanisme pertahanan diri ketika diserang. Atau, fungsi lainnya untuk memanjat ke objek tertentu.

Namun, kembali ke fungsi aslinya yakni Gloo Wall Free Fire adalah alat pertahanan diri yang digunakan para pemain. Ada beragam cara mendapatkan Gloo Wall Free Fire, mulai dengan menemukannya di medan tempur, melalui skill pet Mr.Waggor hingga melalui mesin vending machine.

Sayangnya, semua itu sudah tidak lagi berlaku bagi seluruh pemain. Para pemain tak lagi akan melihat Gloo Wall Free Fire berserakan di medan tempur, tidak lagi mengimpor Gloo Wall melalui Mr.Waggor hingga menemukannya di vending machine.

Pada patch baru OB40 yang baru-baru ini dirilis, Garena telah mengubah ketentuan sistem Gloo Wall Free Fire menjadi one-way system melalui alat Gloo Maker. Gloo Maker adalah sarana pemain untuk mendapatkan Gloo Wall.

Update Free Fire terbaru, Free Fire
Kredit: Garena

Perubahan sistem Gloo Wall Free Fire tentu akan memberikan sebuah kejutan atau ‘culture shock’ bagi para pemain yang terbiasa mendapatkan Gloo Wall di mana pun dan kapan pun mereka mau mencari item tersebut.

Lantas, dengan perubahan seperti itu, bagaimanakah gameplay para pemain kedepannya? Seperti apa dampak dari perubahan sistem Gloo Wall Free Fire terhadap para pemain, baik di scene kompetitif atau non-kompetitif?


Pandangan RRQ Ady terhadap perubahan sistem Gloo Wall Free Fire

ONE Esports membahas perubahan sistem Gloo Wall Free Fire bersama RRQ Ady, pelatih Team RRQ. Menurut Ady, perubahan Gloo Wall yang dihadirkan oleh Garena sama sekali tidak memberi dampak negatif.

Ady menambahkan, para pemain seharusnya terbiasa dengan perubahan ini karena sifat gloo maker sama seperti dengan cara kerja pet Mr.Waggor.

Adi Gustiawan, RRQ Adi, RRQ, FFML S7, FFML, Free Fire
Kredit: Team RRQ

“Perubahan soal gloo maker itu tentu tidak asing untuk para pemain Free Fire khususnya yang biasa pakai pet Mr.Waggor. Sistemnya seperti itu, ada cooldown mengisi Gloo Wall,” ucap Ady kepada ONE Esports eksklusif.

“Untuk update terbaru atau sekarang Gloo Wall sudah tidak lagi menjadi item lootingan para pemain. Mereka tidak harus mencari Gloo Wall karena ketika mereka turun, mereka punya satu Gloo Wall. Positifnya, ini mengajarkan para pemain supaya tidak terlalu agresif/hype loot.”



Menurut Ady setidaknya ada beberapa dampak dari perubahan sistem Gloo Wall Free Fire yang dibawa oleh Garena melalui patch OB40. Pertama, Ady menilai kalau para pemain diharuskan bermain dengan lebih disiplin terlebih dengan Gloo Wall.

Kredit: Garena

“Dampaknya para pemain harus disiplin mendapatkan Gloo Wall, (lalu) menempatkan Gloo Wall itu salah satu bentuk disiplin di dalam game. Menurut saya (perubahan) ini juga lebih fair, lebih fair seperti apa? Setiap compound, setiap drop zone mereka punya kapasitas lootingan masing-masing,” tambah dia.

“Misalnya perbandingan antara Observatory sama Rim Nam Village atau Observatory sama Katulistiwa atau Kota Tua. Sebenarnya area Kota Tua bisa saja kami jadikan drop zone tapi memang minim lootingan, bagaimana cara mensetarakannya?”

“Mungkin dengan cara Gloo Wall tidak lagi menjadi item lootingan, mereka fokus mencari resource untuk bertempur dan bukan untuk perlindungan diri.”

Adanya gloo maker menurut Ady bisa menjadi salah satu cara Garena agar semua pemain bisa bermain lebih disipin dan dewasa. Ia juga menegaskan, bahwa sebenarnya perubahan sistem Gloo Wall Free Fire bisa memberi efek positif bagi para pemain supaya lebih terarah dalam memanfaatkan resource yang mereka miliki.

Kredit: Garena

“Ketika mereka turun di compound, mereka sudah punya perlindungan diri sendiri. Sekarang banyak para pemain berlomba mengumpulkan Gloo Wall. Dengan gloo maker, sekarang itu lebih disiplin fightnya, cara menempatkan Gloo Wall-nya tidak sembarangan dan menjadi lebih dewasa,” tegas Ady.

“Logikanya, ketika kita punya uang dalam jumlah terbatas. Uang itu harus kita manfaatkan sebaik mungkin sama seperti Gloo Wall. Sejauh ini dibanding season sebelumnya, Gloo Wall berserakan dan akhirnya para pemain melakukan hal-hal yang tidak penting membuang resource-nya segala macam,”

Kredit: Garena

“Dengan adanya keterbatasan ini menjadi cara mendisiplinkan pemain untuk menjaga visi dan posisi tidak asal-asalan dan lebih dewasa lagi gameplaynya.”

Ady memaparkan, di scene pro perubahan sistem Gloo Wall Free Fire memberi pengaruh yang cukup besar. Senada dengan pendapat sebelumnya, menurut Ady perubahan ini membuat para pemain profesional juga semakin disiplin.

“Untuk di scene pro sejauh ini rata-rata para pemain di setiap tim mungkin bisa memiliki total 20-30 Gloo Wall hingga ke late game. Sekarang mereka paling banyak hanya punya 9-10 Gloo Wall saja, tak masalah selama penggunaannya objektif,” papar Ady.

Kredit: Garena

“Memang dari awal gameplay tidak mungkin cukup kalau pemain hanya memiliki 9 Gloo Wall. Namun di late game menurut saya itu sudah lebih dari cukup.”

Terakhir, Ady menambahkan perubahan sistem Gloo Wall Free Fire juga memberi masukan bagi para tim supaya bisa lebih memanfaatkan kemampuan para pet selain Mr.Waggor. Dengan adanya gloo maker, skill dari Mr.Waggor bisa dialihkan dengan menggunakan pet lainnya yang turut mendukung kebutuhan tim di setiap map.

“Perubahan ini juga membuat para pemain bisa beralih dari skill pet Waggor ke arah skill pet lainnya yang bisa mereka gunakan. Misalnya Beaston, Falco, Arvon, atau pet lainnya,” pungkas dia.

Pet baru Free Fire, Arvon Free Fire
Kredit: Garena

“Season lalu rata-rata para tim karena pengen punya Gloo Wall banyak mereka memakai dua pet Waggor, Falco (ini wajib) lalu sama Beaston, mungkin karena Beaston biasa dipakai oleh Fragger. Tersisa dua skill slot pet dengan perubahan ini di mana mereka bisa menggunakan pet lain yang bisa membantu kebutuhan tim.”

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA : Roster RRQ FFML Season 8, ada 2 bintang baru siap hadir!