RRQ Kazu bersama Thorrad dan POCO Star telah melewati babak Point Rush FFWS 2023 yang cukup keras pada tanggal 24-25 November 2023. RRQ menjadi tim Indonesia dengan keuntungan poin yang lebih banyak dibanding dua rekannya.

Kendati demikian, perjuangan mereka akan semakin keras di Grand Final, Minggu (26/11). Tim-tim lawan seperti tim-tim asal Thailand dan Brasil berhasil meraup poin lebih besar di Point Rush. Membuat tim-tim Indonesia harus berjuang lebih baik.

Bukan tidak mungkin, RRQ atau Thorrad dan POCO Star bisa menjadi juara di FFWS 2023. Hanya saja, kini mereka harus menyiapkan strategi yang lebih matang.

POCO Star, FFWS 2023, Free Fire
Kredit: Bang Fayad

Pelatih RRQ Kazu, Adi “Adyy” Gustiawan menyampaikan salah satu tantangan yang dihadapi oleh seluruh wakil Indonesia adalah persaingan META masing-masing tim.

Menurut Adyy, setiap tim punya META sendiri yang memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda satu sama lain.

“Untuk META seharusnya sama saja karena kami menggunakan OB41. Namun, kami harus beradaptasi karena di FFWS tahun ini, ada macam-macam META di masing-masing regional ada META Brasil, Thailand, Vietnam, MCPS, LATAM dan Indonesia,”

RRQ Kazu, RRQ. Team RRQ, FFWS 2023, FFWS, Free Fire
Kredit: Yoel Putra/TeamRRQ

“Menurut saya itu lebih menantang dan lebih kompetitif,” ucap Adyy kepada ONE Esports eksklusif.

BERITA FFWS 2023 LAINNYA
3 tim yang diwaspadai POCO Star di Grand Final FFWS 2023
Daftar juara FFWS (Free Fire World Series), inilah tim terbaik Free Fire di dunia!
Suka duka POCO Star bermain di FFWS 2023 Bangkok, langsung culture shock!

Adyy sebut 3 lawan terkuat RRQ Kazu di FFWS 2023 Bangkok

RRQ Kazu, RRQ. Team RRQ, FFWS 2023, FFWS, Free Fire
Kredit: Yoel Putra/TeamRRQ

Menghadapi Grand Final pada Minggu (26/11), Adyy menyebutkan ada beberapa tim yang ia waspadai di FFWS 2023 Bangkok.

Adyy menyebutkan bahwa tim-tim asal Thailand serta Brasil memiliki keunggulan masing-masing dan itu adalah ancaman bagi RRQ di Grand Final.

“Ada beberapa tim tertentu yang menjadi perhatian kami, yaitu tim dari Thailand, Buriram, CGGG dan EXP Esports itu cukup mendominasi di babak Group dan tim-tim Brasil LOUD serta Magic Squad disiplin pada late game mereka bagus,”

EVOS Phoenix, EVOS, Free Fire
Buriram x EVOS, FFPL Season 8 Champion | Kredit: Garena, BRU Namo

“Itu menjadi ancaman (bagi kami) di Grand Final nanti harusnya,” tambah dia.


Selain mewanti pergerakan lawan, Adyy juga mengevaluasi kinerja anak asuhnya. Menurut sang pelatih, eksekusi di late game menjadi fokus utama.

“Evaluasi terhadap anak-anak lebih ke arah disiplin harus bermain sabar di late game karena beberapa momen di late game tim-tim lawan mencoba memanfaatkan momen ketika fight dan itu yang kami evaluasi,” papar dia.

RRQ Kazu, RRQ. Team RRQ, FFWS 2023, FFWS, Free Fire
Kredit: Yoel Putra/TeamRRQ

“Bukan hanya tentang untuk membersihkan zona tengah atau zona late game tapi tentang pemanfaatan momen untuk join masuk ke pertempuran di late game,” pungkas dia.

Semoga dengan adanya kesadaran dan evaluasi penuh sebelum Grand Final memberikan hasil terbaik bagi RRQ Kazu dan tim Indonesia lainnya.

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA : Jadwal lengkap FFWS 2023 Bangkok, format, hasil dan cara menonton