Grand Final Free Fire kini tengah ramai diperbincangkan para penggemar scene kompetitif Free Fire juga para staf pelatih tim-tim ternama. Event Free Fire khususnya dalam hal Grand Final baik event nasional ataupun internasional umumnya selama ini digelar hanya satu hari saja.
Hal itu tentu menjadi satu perdebatan, dimana salah satu pihak tentu berpikir bahwa akan lebih baik jika Grand Final bisa digelar selama 2 hingga 3 hari. Akan tetapi, namanya babak ‘final’ seharusnya memang hanya digelar sehari saja untuk efektifitas acara.
Ragam pendapat, kian meramaikan topik terkait Grand Final Free Fire. Digelar dalam satu hari ataupun lebih tentu yang penting adalah masing-masing tim harus menampilkan performa terbaik untuk meraih gelar juara, bukan? Apa pendapat para pelatih tentang hal ini?
- Senjata andalan EVOS MR05, tiru rusher terkuat di dunia sekarang!
- ONIC Olympus resmi berpisah dengan Lauw sang senior Landak Kuning
Terlepas dari apapun faktor yang melandasi perdebatan ini, baiknya tetap kita apresiasi peraturan yang kini telah berjalan dimana Grand Final Free Fire selalu diadakan selama 1 hari. Namun, tidak tertutup kemungkinan nantinya juga Grand Final bisa digelar lebih dari satu hari.

ONE Esports kali ini akan mengulas beberapa pendapat para pelatih ternama apakah Grand Final Free Fire lebih baik diadakan satu hari, atau mungkin lebih? Check this out.
Berawal dari pendapat RRQ Legaeloth, inilah tanggapan para pelatih terkait pelaksanaan Grand Final Free Fire
Pembicaraan mengenai Grand Final Free Fire lebih diadakan satu hari saja atau lebih sebenarnya bermula dari pendapat Legaeloth terkait Grand Final seharusnya digelar dua hari.
Hal itu ia sampaikan dalam sebuah podcast EMPETALK bersama Jonathan Liandi, menurutnya hal itu layak dipertimbangkan oleh pihak official (panitia) baik Garena maupun lainnya.
“Kepada para pihak official, semoga di turnamen Free Fire selanjutnya Grand Final itu dibuat (digelar) dua hari, jangan hanya satu hari,” ujar Legaeloth kepada Jonathan.
Pendapat tersebut ia ucapkan berdasarkan pengalamannya bersama timnas Free Fire Indonesia yang berlaga dalam ajang SEA Games 2021 Vietnam dimana penyelenggaraan Grand Final digelar selama dua hari berturut-turut.

Sontak, pelatih-pelatih ternama mulai angkat suara menanggapi pendapat Legaeloth. Perlu dicatat, para pelatih tidak menyalahkan pendapat sang kapten sama sekali melainkan hanya memberikan pendapat terkait apa yang telah mereka jalani selama ini.
Mulai dari Manay, sebagai pelatih EVOS Divine ia merasa bahwa ‘baiknya’ yang namanya Grand Final sudah baik dan sesuai digelar hanya dalam satu hari saja.
“Namanya FINAL, lebih setuju kalau diadakan satu hari. Bila ada jeda waktu untuk cooling-down, kurang enak esensinya bila disebut sebagai FINAL,” ujarnya.
Namun, Manay lebih sepakat dengan pendapat Legaeloth bila yang diperpanjang adalah babak Play-Ins atau sebelum final agar lebih berkesan.
“Mungkin biar eventnya lebih panjang, bisa di fase play-ins nya diubah menjadi grup dengan sistim liga agar momen event tersebut bisa lebih dinikmati. Kemudian, hal tersebut diakhiri dengan final yang hanya berlangsung 1 hari,” pungkasnya.
Beragam pendapat lainnya juga diutarakan oleh beberapa figur pelatih kenamaaan mulai dari ECHO MzIful hingga Bang Fayad.

ECHO MzIful selaku manajer tim ECHO Esports yang mengantarkan timnya di FFWS 2022 Sentosa merasa tidak peduli mau satu hari atau dua hari Grand Final asalkan tim tersebut dapat memberi yang terbaik di pertandingan tersebut.
“Menurut saya tidak peduli mau digelar satu hari atau dua hari (Grand Final), yang penting timnya tetap menampilkan yang terbaik,” ujarnya.
Di lain sisi, Bang Fayad menyatakan bahwa lebih baik setiap tim/pemain berfokus pada peraturan yang sudah berlaku dan berjalan selama ini saja dan tidak memikirkan hal lainnya.

“Lagi ramai nih obrolan tentang final, menurut saya sebaiknya kita berfokus pada basic kompetisinya dulu saja ya survivors, semoga nantinya kualitas event Free Fire Indonesia maupun dunia bisa menjadi lebih baik kedepannya,” pungkasnya.
Menarik ya, survivors. Lantas, baik sehari ataupun dua hari semoga tim-tim esports yang berkompetisi di scene kompetitif nasional maupun internasional dapat memberikan yang terbaik dalam setiap turnamen yang mereka jalani.
BACA JUGA : 5 Bundle langka Free Fire, hanya player old yang punya!