META Shotgun Free Fire masih menjadi andalan bagi seluruh pemain Free Fire. Mulai dari para pemain pro, hingga pemain biasa tak jarang semua berpegang pada Shotgun sebagai salah satu senjata secondary wajib mereka.
Di dalam META Shotgun Free Fire hingga saat ini, ada beragam Shotgun, mulai dari M1014, M1887, SPAS 12, MAG-7, Trogon, Charge Buster hingga M1873.
Semua tipe senjata itu mendapatkan berbagai penyesuaian selama 6 bulan terakhir. Mulai dari M1887 yang selalu di-nerf, M1014 yang kini bisa dipasangi Chip Leveling, dan Shotgun lain dengan perubahan yang beragam.
Namun, tampaknya walau kerap diubah, para pemain tetap berpegang teguh dengan META Shotgun Free Fire. Mereka seolah tetap yakin dengan damage yang diberikan oleh Shotgun selama tidak dikurangi akan tetap menjadi pilihan utama.

Pada patch terbaru Free Fire (OB40) setidaknya META Shotgun Free Fire mendapat berbagai penyesuaian dengan detail sebagai berikut:
- M1887: Range -15%, Reload Speed +10%
- M1014 (all level): Range -12%, Accuracy +20%
- Charge Buster: Range -20%, Peluru +1
- Trogon: Lebih mudah digunakan
- MAG-7: Lebih mudah digunakan
Dengan variasi penyesuaian tersebut, tentu para rusher harus cermat mempelajari META Shotgun Free Fire agar memudahkan mereka di medan tempur. Pelatih RRQ, Adi Gustiawan mengungkap berbagai insight menarik tentang hal tersebut.
Bagaimana cara mencermati perubahan META Shotgun Free Fire di OB40? Simak ulasan berikut ini.
Ulasan lengkap tentang META Shotgun Free Fire bersama pelatih RRQ, Adi Gustiawan

ONE Esports berkesempatan menghubungi pelatih RRQ, Adi Gustiawan membahas lebih detail dampak perubahan dari patch baru (OB40) terhadap perkembangan META Shotgun Free Fire.
Pertama, mulai dari shotgun M1887. Menurut Adi, M1887 atau Shotgun Double-Barrel (dua peluru) atau Shotgun isi 2 walau mendapatkan pengurangan range, tidak menjadi masalah besar karena shotgun itu mendapatkan penyesuaian waktu reload lebih cepat.
Adi menegaskan bahwa walau berkali-kali di-nerf, M1887 masih tetap efektif digunakan, apalagi di scene pro (kompetitif).

“Sejarahnya, shotgun double-barrel dari awal dirilis sampai sekarang itu sudah ada 4 hingga 6 kali di-nerf dan saya bisa bilang senjata tersebut masih work. Pengurangan range tidak terlalu efektif karena ada buff reload speed,”
- Begini cara kerja Orion Free Fire, imbangi kualitas Chrono!
- Roster RRQ FFML Season 8, ada 2 bintang baru siap hadir!
“Analoginya begini, membahas close-combat fight efisiensi waktu harus tepat. Menurut saya range tidak jadi masalah karena senjata ini dikhususkan untuk jarak dekat, reload speed di-buff memberi dampak ke close-combat fight itu,” ucap Adi Eksklusif.
Lebih lanjut, perubahan M1014 dengan akurasi yang di-buff, menurut Adi membuat senjata ini semakin efektif untuk digunakan. Sebaran peluru (recoil) sukses diatasi dengan adanya buff akurasi yang diberikan.
“Berbicara soal M1014, kalau kita bahas soal range yang di-nerf, umumnya M1014 itu saat ditembakkan peluru ke-3, ke-4 membuat recoilnya semakin besar pelurunya jadi mencar. Dengan akurasi di-buff bisa membuat M1014 menjadi lebih mematikan, khususnya di waktu menembakkan peluru ke-1 dan ke-2 nya,” tambah Adi.

“Dengan buff akurasi, peluru ke-3 nya hanya untuk finishing saja. Alhasil untuk recoil senjata hanya terjadi ketika menembakkan peluru ke-4 atau ke-5 saja dari total 6 peluru, cukup bagus menurut saya.”
Adi menekankan, bagi para pengguna M1014 supaya menggunakan karakter Hayato untuk menambah rate penetrasi armor ke arah musuh.
“Untuk pengguna M1014, saya merekomendasikan penggunaan Hayato. Kenapa? Karena dia mengurangi damage dari depan dan bisa melakukan penetrasi armor karena peluru ke-1 dan ke-2 kalau musuhnya tidak knock karena armornya tetap tinggi masih ada peluang untuk menjatuhkan musuh,” papar Adi.

“Tanpa Hayato, menembakkan 3 hingga 4 peluru mungkin masih belum cukup menjatuhkan musuh dan malah pengguna yang dijatuhkan. Dengan Hayato, peluru ke-1 dan ke-2 bisa digunakan sebagai armor penetration terhadap musuh, dan peluru ke-3 dan ke-4 nya sudah bisa finishing/menghabisi musuh di medan tempur.”
Untuk Charge Buster, menurut Adi senjata tersebut diperuntukkan bagi para second rusher atau fragger khusus orang ke-2 atau orang ke-3. Sementara untuk main rusher atau orang ke-1 disarankan untuk memakai M1887/M1014.

“Charge Buster itu sebenarnya senjata yang diperuntukkan untuk second rusher, untuk orang ke-2 atau orang ke-3 kenapa? Karena mekanismenya (digunakan) untuk saat menyelesaikan satu pertempuran, kalau orang depan atau orang ke-1 disarankan pakai M1887/M1014,” tuturnya.
Adi menjelaskan, buff bagi Charge Buster di mana terdapat 1 peluru ditambahkan membuat senjata ini akan menjadi primadona di medan tempur. Bahkan Adi menyebut jika pemain bisa membuat atraksi menarik dengan senjata ini.
“Penambahan 1 peluru di Charge Buster itu sudah lebih dari cukup. Bisa saja, penambahan itu membuat para pemain berkreasi dengan montage-montage di FFML musim depan, 1 peluru itu berguna sekali,” tegas Adi.

“Walau Charge Buster sedikit lama saat reload, senjata itu tidak cocok untuk kondisi war yang cepat. Itu tergantung cara pemain memakainya. Charge Buster mungkin bakal menjadi lebih OP seharusnya dan di season depan akan ada atraksi unik, clutch semacam itu ketika main rusher menjatuhkan 2 pemain, masih bisa menjatuhkan 2 pemain lainnya,” pungkasnya.
“Prinsipnya, Charge Buster itu (cocok dipakai) untuk finishing. Kalau misalkan nge-rush kondisinya maju buka Gloo Wall segala macam akan sulit sekali.”
Dengan penjelasan di atas, apakah kalian sudah bisa mencermati META Shotgun Free Fire terbaru setelah patch OB40, survivor? Ayo login sekarang.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Alasan Alok Awakening Free Fire adalah terobosan jenius