Manay selaku pelatih EVOS Divine memiliki harapan terkait event akbar Free Fire misalnya Free Fire Indonesia Masters (FFIM) atau Free Fire Masters League (FFML).
Free Fire Masters League (FFML) dan Free Fire Indonesia Masters (FFIM) selama ini digelar secara terpusat di Jakarta. Selaku pihak penyelenggara, Garena sudah mengupayakan pengembangan penyelenggaraan event ternama seperti FFML dan FFIM dari waktu ke waktu.
Misalnya saja, Free Fire Indonesia Masters (FFIM) Shopee 2019 (FFIM 1) digelar pada sebuah Mall yakni di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat. Atau bahkan FFML Season 1, digelar pada sebuah gedung yakni FWD Tower, Jakarta Selatan. Kemudian, secara bertahap FFIM 2 mulai digelar pada sebuah venue yang berbeda yakni Tennis Indoor Senayan GBK.
FFML Season 2 pun juga kemudian berkembang dan digelar di MNC Studio, Kebon Jeruk, Jakarta Barat sampai saat ini. Sementara itu FFIM 2020 Spring masih digelar di Istora Senayan kemudian mengikuti pelaksanaan FFML digelar di MNC Studio.
- Pelatih baru AURA Esports, Rizaa Setiawan siap bawa segudang prestasi!
- Tips rusher Free Fire terbaik dengan karakter KENTA
Diketahui kerap digelar di Jakarta dari waktu ke waktu. Manay selaku pelatih memiliki harapan besar pada event akbar Free Fire seperti Final FFIM atau FFML. Kira-kira, apa yang ada di dalam pikiran sang pelatih? Simak ulasan ONE Esports berikut ini.
Manay berharap event final FFIM atau FFML digelar di luar Jakarta
Manay dalam sebuah unggahan pada akun instagramnya berharap jika event final FFML atau FFIM bisa digelar di luar Jakarta seperti turnamen esports lainnya.

“Sedang membayangkan final FFIM offline di gelar secara bergantian di provinsi yang berbeda-beda tiap musimnya. Supaya orang daerah bisa datang menonton juga,” ungkap Manay.
Hal itu ia tuliskan karena saat ini, Manay dan SAM13 sedang mengikuti sebuah event komunitas Free Fire di daerah Maluku. Antusiasme para penggemar pun sangat besar di sana, dan banyak pihak menyambut hadirnya 2 bintang EVOS tersebut dengan sangat meriah.
Tercatat, dalam sebuah mini event/mini tournament komunitas Free Fire Maluku, pendaftar atau peserta yang turut serta ambil bagian mencapai ratusan tim yang berarti antusiasme pemain Free Fire di sana sangatlah tinggi.
Memang, saat ini dikarenakan pandemi COVID-19 semua event digelar secara tertutup dan terbatas bagi beberapa pihak saja. Untuk FFML Season 5 Divisi 1 dan FFIM 2022 Spring kemarin pun, perlahan Garena memberikan akses kepada beberapa penggemar dalam jumlah terbatas untuk bisa menonton secara langsung ke venue MNC Studio, Kebon Jeruk.
Seorang penggemar dari daerah Cirebon berkorban demikian jauh hadir ke Jakarta untuk bisa menonton secara langsung aksi tim idolanya. Ia mengaku jika menonton tim idolanya bertanding secara langsung menjadi motivasi besar ia hadir walau dari daerah.

Di lain sisi, Wijaya Nugroho selaku Head of Business Development Garena mengaku jika pandemi COVID mereda, pihaknya akan menggelar event secara terbuka untuk dihadiri para fans seperti pada ajang FFIM Season 2 pada tahun 2019.
“Iya, untuk event offline yang bisa dihadiri penggemar sih kita lihat bagaimana pandemi juga ya. Jika bisa, tentu akan kita umumkan kemudian. Semuanya itu tergantung situasi dan kebijakan pemerintah juga,” ujar Wijaya.
Agus “TABUL” Dwi Saputra sebagai pelatih dan manajer ONIC Olympus mengaku sepakat dengan ide dari Manay terkait penyelenggaraan event final FFIM di luar Jakarta/daerah.

“Saya setuju sih sama Manay, karena ada dua faktor. Satu, supaya orang lain di luar Jakarta bisa nonton kita langsung saat tanding. Kedua, mungkin biar seperti turnamen esports lainnya, seru sih, jangan di Jakarta terus,” ungkap TABUL.
Pihak official melalui akun Instagram merespon ungkapan Manay dengan singkat, seolah memberi tanda jika ada kemungkinan ide ini dapat direalisasikan dalam waktu yang belum dapat ditentukan kemudian nantinya.
“Menarik,” pungkas pihak official (Garena) secara singkat membalas ide yang disampaikan oleh Manay.
Tampaknya menarik ya survivors, ide dari seorang Manay. Apakah kalian setuju jika event FFIM digelar di luar Jakarta? Ayo coba berikan pendapat kalian!
BACA JUGA : RANS Esports berpisah dengan Ady Gustiawan