VCT APAC Stage 2 resmi dimulai pada Rabu (15/6) sebagai salah satu langkah bagi semua tim-tim terbaik Valorant se-Asia Tenggara untuk meraih tempat menuju Masters: Kopenhagen.

Sebagai salah satu most improvement dan juga salah satu leading esports team di Indonesia, Alter Ego Esports memberikan performa yang cukup meningkat signifikan pada VCT ID Stage 2. Dan sebagai tim dengan predikat most improvement, tentu mereka memiliki misi besar untuk menembus Masters stage Kopenhagen mewakili Indonesia.

Banyak hal yang tentu menjadi perhatian (concern) terkait persiapan dari Alter Ego Esports menjalani VCT APAC Stage 2 nantinya. Mulai dari komposisi pemain, lawan-lawan, hingga persiapan di dalam dan di luar yang diantisipasi semua telah dipertimbangkan dan diperkirakan oleh pihak manajemen sebagai bagian dari memuluskan perjalanan mereka menuju Masters



Lantas, apa saja yang akan menjadi persiapan Alter Ego Esports dalam mempersiapkan diri menghadapi VCT APAC Stage 2 Group Stage. Simak ulasan ONE Esports selengkapnya.


Hadapi VCT APAC Stage 2, Manajer yakin bahwa Alter Ego Esports bisa lebih berkembang dan beri hasil positif

Dijumpai pada saat acara awarding session VCT ID Stage 2 di daerah PIK, Jakarta Utara manajer Alter Ego Esports Avian “WHYPHY” Luthfi memberikan tanggapannya terkait keberhasilan timnya di VCT ID Stage 2 bersama ONE Esports.

VCT APAC Stage 2 - Alter Ego Esports
Alter Ego Esports | Kredit: AE 3NABLE (Instagram)

“Mewakili manajemen, kami cukup puas dengan hasil yang kami capai di VCT ID Stage 2 saat ini. Walau mungkin kami dianggap sebagai ‘most improvement team’ kali ini namun saya yakin di VCT APAC nanti Alter Ego Esports bisa lebih menunjukkan potensi besarnya,”

“Performa yang sudah ditunjukkan oleh anak-anak juga sudah cukup baik, sinergi yang mereka bangun bersama pelatih baru kita yakni TRY juga cukup baik ya, jadi saya yakin tim Alter Ego Valorant bisa lebih ‘UP’ lagi lah untuk APAC,” ujarnya.


Kekuatan komposisi pemain dan tanggapan terkait 3nable

Menurut WHYPHY, untuk komposisi pemain yang diturunkan pada saat VCT ID Stage 2 berhasil memberi rasa optimistis bahwa timnya dapat memberikan yang terbaik di VCT APAC nantinya. Kehadiran AdrnKing di dalam tim sungguh berdampak besar. Namun, ia memberi tambahan bahwa ada senjata rahasia yang disimpan yakni Riduan “3nable” Hazi.

“Untuk komposisi pemain, jujur AdrnKing memberi kontribusi besar untuk Alter Ego berbekal dari prestasi dan pengalaman yang ia sudah raih selama ini ya,”

“Terkait komposisi sudah cukup baik, mengenai 3nable sebenarnya saat Group Stage mau kita pasang sebagai starting. Tetapi performa AxeLuvya (Huliolio) masih kurang stabil, 3nable ini kita siapkan sebagai backup. Diantara keduanya, AxeLuvya itu memiliki pool agent yang luas, jadi untuk saat ini ya bisa dibilang 3nable kita persiapkan sebagai ‘kartu as’ Alter Ego,” sambungnya.


Kehadiran TRY dan optimistis menembus Masters Stage

WHYPHY pun menambahkan bahwa saat ini, Alter Ego tengah mengurus beberapa dokumen terkait izin tinggal sang pelatih, Kang “TRY” Tae-Wook yang merupakan warga negara Korea Selatan.

Dalam waktu dekat ini, besar kemungkinan apapun hasil yang diraih oleh Alter Ego mereka menghadirkan TRY ke Indonesia.

“Untuk masalah TRY, kita belum bisa ya mendatangkan beliau dari Korea. Tapi saat ini manajemen sedang mencoba mengurus dokumen-dokumen terkait, supaya nantinya dia bisa datang dan hadir di Indonesia nantinya,” ungkap sang manajer.

Beberapa persiapan teknis dan non-teknis juga telah dipersiapkan oleh tim Alter Ego Esports menyambut VCT APAC Stage 2, sang manajer yakin mereka bisa menembus Masters Stage.

“Untuk perihal teknis, dari manajemen sudah menyiapkan berbagai backup plan. Tim juga sudah jalani berbagai scrim rutin, jaringan serta listrik sudah kita amankan juga,”

VCT APAC Stage 2 - XERXIA Esports
XERXIA Esports | Kredit: XERXIA Esports (Instagram)

“Soal tim lawan di VCT APAC, mungkin kita waspadai ada XERXIA yang paling kuat. Akan tetapi, kita cukup pede dan optimis bahwa kita bisa memberi hasil maksimal untuk bisa melaju ke Masters stage, buktikan bahwa tim Indonesia gak ‘cupu’ loh,” pungkasnya.


Good luck, Alter Ego Esports. Semoga nantinya dapat memberikan performa maksimal dan menjadi tim perwakilan Indonesia di Masters: Kopenhagen.

BACA JUGA : China resmi menjadi regional ketiga dalam LCQ Valorant Champions