Timnas Valorant Indonesia siap menyumbang medali dengan berhasil merebut tiket menuju final SEA Games 2023 – Valorant usai menumbangkan rival berat, Filipina. Dalam best of 3 series, Indonesia mendominasi seluruh pertandingan.

Perjuangan berdarah-darah Asteriskk dkk membuahkan pelajaran berharga bagi mereka di babak playoff menghadapi Filipina. Walau di laga pembuka, mereka dikalahkan dengan skor 2-13, tidak menjadi penghalang bagi mental juang anak bangsa.

Ambisi besar untuk menorehkan sejarah baru di nomor pertandingan Valorant, menaikkan mental dan performa Timnas di semifinal begitu berapi-api. Filipina yang digadang sebagai tim terkuat dibuat tak berkutik sedikitpun.

Tentunya, dengan hasil membanggakan ini, Timnas Valorant Indonesia siap menyambut siapapun lawan di Grand Final antara Vietnam dan Singapura.


Dominasi penuh! Timnas Valorant Indonesia amankan tiket ke final SEA Games 2023

Timnas Valorant Indonesia, Roster Timnas Valorant Indonesia, SEA Games 2023, Valorant
Kredit: Valorant Esports Indonesia

Bermain dalam best of 3 series (BO3), Timnas Valorant Indonesia dan Filipina bermain di map Lotus, pilihan Indonesia dan Ascent, pilihan Filipina dan Split menjadi map penentu. Perlu dicatat, Ascent merupakan map pool terkuat Filipina.

Indonesia berhasil memenangkan round pembuka (eco-round) atas Filipina di map Lotus membuka peluang unggul di map pilihan. Para pemain senior Indonesia, Asteriskk dan Eeyore memberi dampak signifikan.

Timeout yang dilakukan oleh Filipina di round 5, tidak mengubah keadaan dan Indonesia terus menggila memimpin kedudukan hingga 10-0. Sebuah angin segar bagi Indonesia, untuk mengamankan tiket ke Grand Final.

Menutup first-half, Filipina akhirnya berhasil memenangkan round ke-12 memberi poin pertama untuk mereka di laga pembuka semifinal. Kedudukan akhir di first half memberi keunggulan bagi Indonesia dengan skor 11-1.

Kredit: Valorant Esports Indonesia

Keunggulan di first-half membuat Indonesia tak begitu kesulitan membuka second-half dengan dominasi penuh dan menutup kemenangan map Lotus 13-1.


Bermain di Ascent, Indonesia melakukan perubahan agent comps yang lebih kompatibel. Sama seperti map pertama, Indonesia bermain dengan penuh percaya diri. Sekalipun ini map unggulan Filipina tak menyurutkan semangat juang anak bangsa.

Memenangkan eco-round membuka keran pundi-pundi poin bagi Indonesia. Filipina dibuat tak berkutik hingga keunggulan Indonesia memimpin 10-0. Filipina baru menyusul di round ke-11 membukukan poin pertama mereka.

Kredit: SIBOL

Kecolongan satu poin tak menjadi batu sandungan bagi Indonesia. Dengan cepat Asteriskk dkk menutup first-half map kedua dengan skor 11-1.

Filipina berhasil mengejar ketinggalan dengan eco-round di second-half. Force buy yang dilakukan oleh M0rea dengan Marshall berhasil mendapatkan kill pembuka.

Bermain lebih agresif di anti-eco, Indonesia membuka peluang untuk memenangkan round dengan main menuju site A yang kosong. Filipina kecolongan, Indonesia semakin dekat dengan kemenangan di map kedua, Ascent.

Dengan kondisi ekonomi yang berpihak kepada Indonesia, dengan match point yang diraih Asteriskk dkk membuat Filipina gambling melakukan force buy. Kemenangan di depan mata, Indonesia menutup hasil telak 13-2 atas Filipina di map kedua.

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA : Jadwal SEA Games 2023 Valorant, format, hasil dan cara menonton