VCT Masters Reykjavik 2022 babak Knockouts telah dimulai Kamis (14/4) mempertemukan beberapa tim mulai dari LOUD, G2 Esports, ZETA Division dan Team Liquid.

Team Liquid harus menelan kekalahan pahit di awal babak Knockouts VCT Masters Reykjavik 2022 dari LOUD, Kamis (14/4) dini hari.

LOUD berhasil membuat gempar scene kompetitif VALORANT di seluruh dunia, aksi menegangkan mereka menaklukkan Team Liquid benar-benar gila.

LOUD memberikan shock therapy pada Team Liquid, kekuatan tim Brazil melawan tim EMEA dengan hasil di luar dugaan.



Dengan kemenangan LOUD, mereka berhasil melaju ke babak selanjutnya dan akan bertemu dengan raksasa EMA lainnya G2 Esports.

Sementara Team Liquid harus turun ke lower bracket, untuk menghadapi ZETA Division asal region jepang yang harus menerima kekalahan di match sebelumnya.

Lebih jauh, ONE Esports akan mengulas beberapa hal menarik terkait pertandingan antara LOUD dan Team Liquid. Check this out.


Tak gentar hadapi Team Liquid, LOUD beri kejutan di Knockouts VCT Masters Reykjavik 2022

Sebagai perwakilan region Brazil yang tersisa, LOUD cukup percaya diri menghadapi Team Liquid yang berhasil sapu bersih babak Group Stage.

Memasuki map pertama, ScreaM dkk berhasil mengawali pertandingan dengan baik. Walau demikian, LOUD berhasil mengejar dengan permainan yang baik dari Sacy.



Setelah kecurian poin pada round sebelumnya, LOUD pun lebih unggul daripada Liquid. Beberapa round ke arah mid game, Liquid mulai kembali mengejar.

Selisih poin di arah round 16 pun tidak terlalu jauh, kedua tim bersaing sangat sengit. ScreaM dkk benar-benar garang.

Kendati terus dikejar, LOUD pun tetap berusaha memperbesar keunggulan mereka. Mengarah ke late game, kedudukan 12-9 tidak membuat Liquid gentar.

Blunder yang dilakukan oleh Liquid post-planted spike pun dapat dimanfaatkan oleh LOUD untuk menjadi kemenangan di map pertama.


Beralih ke map kedua, ScreaM dkk tampak lebih unggul dan dominan daripada LOUD. Beberapa poin di awal pun mereka kuasai.

Namun, bergerak ke arah mid game LOUD tampak kewalahan menghadapi Liquid. Alhasil, beberapa kali pun strat mereka berhasil dipatahkan.

Dibanding dengan map sebelumnya, kali ini LOUD benar-benar sangat kewalahan menghadapi berbagai strat Liquid.

Liquid pun semakin memastikan kemenangan mereka dengan keunggulan 12-3 usai clutch 1v2 post-planted yang baik dari Nivera.



Di round penentu pun LOUD yang sudah tidak bisa berkutik harus menyerah dari permainan yang menggila seorang Jammpi, 13-3 untuk Liquid.


Memasuki map ketiga, Liquid masih tetap mendominasi round awal seperti sebelumnya. Namun, LOUD tetap dapat mengejar ketertinggalan.

Kendati sempat tertinggal, sebenarnya LOUD bermain cukup baik di map kedua kali ini. Akan tetapi, Liquid masih bisa mengejar sesekali.

Bergerak ke arah mid game, Liquid pun hanya butuh waktu singkat untuk bisa menyamakan kedudukan dengan LOUD di arah round 13.

Team Liquid
Team Liquid | Kredit: Team Liquid (Instagram)

Kedua tim ini pun tampak tidak mau kalah, semua bertarung dengan gigih demi prestise region mereka masing-masing.

Mendekati round 22, kedudukan masih sangat sengit 10-11 dengan keunggulan ada di tangan LOUD. Clutchplay seorang saadhak semakin memperbesar keunggulan.

Ke arah late game, LOUD berhasil mengamankan kemenangan mereka seiring strat Liquid semakin berantakan, 13-11 untuk kemenangan LOUD kali ini.

BACA JUGA : Sinatraa is back? Ini petunjuk sang juara dunia akan beraksi lagi!