Terlahir dari keluarga yang suka bermain game, tak mengheran juga Jason “f0rsakeN” Susanto berhasil menjadi seorang player profesional di dunia esports. Kini ia sudah bisa dianggap berhasil mengikuti jejak sang kakak, Kevin “xccurate” Susanto.

Beberapa waktu lalu, f0rsakeN berhasil mengukir perjalanan manisnya di Valorant Champions Tour (VCT) 2021: SEA Challenger 2 Finals bersama tim yang berbasis di Singapura, Paper Rex. Ia sukses membawa timnya finis di peringkat ketiga.

Awal ketertarikan f0rsakeN kepada dunia game dimulai karena ayahnya yang bekerja sebagai teknisi komputer. Namun, peran Xccurate juga tak kalah besar hingga menumbuhkan hasratnya untuk terjun ke dunia esports.

“Kakak yang meminta saya untuk mulai bermain secara serius. Ketika saya melihat dia (Xccurate) bermain, dia sangat bagus. Jadi saya memutuskan untuk mengikuti jejaknya,” kata f0rsakeN kepada ONE Esports.

f0rsakeN mulai bermain secara kompetitif saat masih berusia 12 tahun. Sama seperti Xccurate, dia memulainya dengan bermain Counter-Strike: Global Offensive (CS: GO).

Namun ketika Valorant dirilis oleh Riot Games pada Juni 2020, f0rsakeN mengaku tidak bisa berhenti untuk memainkannya. Kini melalui game FPS baru tersebut menjadi kesempatan baginya untuk membuktikan diri.



Pada usia 17 tahun, f0rsakeN menjadi salah satu pemain termuda di VCT 2021: SEA Challenger 2 Finals. Meskipun Paper Rex tidak berhasil lolos ke grand final, keterampilan yang berhasil ia tunjukkan di scene Valorant SEA telah berhasil membuat banyak orang terkesan.

“Dia memiliki ide-ide hebat. Dia tahu apa yang ingin dia lakukan dan dia tahu apa yang dia butuhkan dari kami,” kata Tommy, rekan satu timnya di Paper Rex kepada ONE Esports.

“Dia telah banyak membantu kami. Dia adalah pemain yang bagus, salah satu terbaik di Asia Tenggara saat ini,” tuturnya.

Di sisi lain, f0rsakeN juga mengetahui bahwa ada player FPS lainnya yang memiliki IGN sama dengan dirinya. Ia mengaku sempat ingin mengubah nickname-nya itu, tetapi urung dilakukan.

“Saya sempat akan mengubah nama panggilan saya. Namun ayah saya menyuruh untuk tidak mengubahnya karena saya sudah dikenal dengan nama ini. Jadi, saya mengikuti nasihatnya,” ucap f0rsakeN.

Ketika ditanya apakah ada peluang bagi f0rsakeN untuk bisa berduet dengan xccurate di scene Valorant, ia tampak memiliki pikiran terbuka mengenai gagasan itu, meski menjawabnya dengan santai.

“Mungkin. Kami akan menjadi tim yang lebih baik di Valorant daripada apa yang telah kami lakukan di Counter-Strike!” Kata f0rsakeN sambil tertawa.

Menarik untuk dinantikan kiprah f0rsakeN di turnamen esports Valorant berikutnya dan bagaimana ia mengukir namanya sendiri dan keluar dari bayang-bayang nama besar Xccurate.

BACA JUGA: 3 saran untuk menjadi pro player versi blaZek1ng