Melawan pemain yang memiliki rank tinggi di level permainan rendah memang sangat menyebalkan. Mereka memainkan ID berlevel rendah untuk bersenang-senang, sementara kita tidak bisa menikmati keseruan game dan hanya menjadi bahan bulan-bulanan.
Smurfing merupakan masalah kongkret yang selalu dihadapi game kompetitif, termasuk Valorant. Kini tampaknya smurf di VALORANT telah menarik perhatian Riot.
Desainer kompetitif Jon Walker dan produser Sara Dadafshar membahas smurfing di blog Ask VALORANT beberapa hari lalu, masalah yang membuat frustrasi banyak orang dan berdampak negatif pada match-making kompetitif. Meski Riot sedang dalam proses studi masalah, tapi mereka belum memiliki rencana yang dapat dibagikan.
“Bagi mereka yang menghadapi smurf, kami tahu sulit untuk menerima fakta bahwa tidak ada solusi langsung saat ini, tetapi kami telah mendekati ruang masalah kompleks ini dengan cara yang benar tanpa mengacaukan sistem lain,” menurut Walker dan Dadafshar.
- Sepenggal kisah f0rsakeN, adik Xccurate yang sukses di scene Valorant
- 6045 Pirates tampil di panggung Valorant terbesar Asia Tenggara dari warnet!
Mereka lanjut menjelaskan, “memerangi smurf tidak hanya tentang pemberian hukuman, ini juga tentang membuat VALORANT lebih mudah diakses sehingga mereka yang tidak berniat buruk tak lagi merasa perlu untuk smurf.”
Riot mendekati masalah dengan mengeksplorasi beberapa pertanyaan mendasar, seperti mengapa pemain melakukan smurf, apakah ada kebutuhan yang tidak terpenuhi yang memaksa pemain untuk melakukannya, dan perubahan apa yang perlu dilakukan untuk melawannya?
Banyak pemain top, misalnya, melakukan smurf mereka karena mereka ingin menghindari waktu antrian yang lama di ID utamanya atau agar bisa bergabung dengan teman-teman mereka yang berperingkat lebih rendah. Tidak ada niat jahat di baliknya, mereka hanya ingin bermain.
Tapi, tentu saja, ada smurf lain yang melakukannya dengan “niat buruk”. Ini mungkin karena mereka ingin menindas pemain berperingkat lebih rendah, atau untuk merasa berkuasa di tim mereka. Setelah Riot menemukan solusi untuk mengurangi smurfing pada pemain tanpa niat jahat, mereka kemudian dapat melanjutkannya pada grup selanjutnya untuk menghilangkan mereka dari VALORANT.
Tampaknya belum ada waktu pasti tentang kapan solusi smurfing bisa diterapkan. Tetapi karena ini adalah salah satu fokus utama tim pengembang, kemungkinan itu akan segera diluncurkan.
BACA JUGA: Player Valorant Amerika Utara terbaik di setiap role versi 100 Thieves